Senin, 10 Maret 2014

Yang Hilang Ditemukan

PENEBUSAN               Minggu 15 September 2013
Kel 32:7-11,13-14
7 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak lakunya.8 Segera juga mereka menyimpang dari jalan yang Kuperintahkan kepada mereka; mereka telah membuat anak lembu tuangan, dan kepadanya mereka sujud menyembah dan mempersembahkan korban, sambil berkata: Hai Israel, inilah Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir."9 Lagi firman TUHAN kepada Musa: "Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.10  Oleh sebab itu biarkanlah Aku, supaya murka-Ku bangkit terhadap mereka dan Aku akan membinasakan mereka, tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa yang besar."11  Lalu Musa mencoba melunakkan hati TUHAN, Allahnya, dengan berkata: "Mengapakah, TUHAN, murka-Mu bangkit terhadap umat-Mu, yang telah Kaubawa keluar dari tanah Mesir dengan kekuatan yang besar dan dengan tangan yang kuat?13 Ingatlah kepada Abraham, Ishak dan Israel, hamba-hamba-Mu itu, sebab kepada mereka Engkau telah bersumpah demi diri-Mu sendiri dengan berfirman kepada mereka: Aku akan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit, dan seluruh negeri yang telah Kujanjikan ini akan Kuberikan kepada keturunanmu, supaya dimilikinya untuk selama-lamanya."14  Dan menyesallah TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.
1 Tim 1:12-17
12 Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku  13  aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman.14  Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. 15  Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.16 Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal.17 Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.
Luk 15;1-32
1 Para pemungut cukai dan orang2 berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.2 Maka bersungut2lah orang2 Farisi dan ahli2 Taurat, katanya: "Ia menerima orang2 berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka."3 Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:4 "Siapakah di antara kamu yg mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yg sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?5 Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,6 dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat2 dan tetangga2nya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama2 dgn aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.7 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."8 "Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?9 Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat2 dan tetangga2nya serta berkata: Bersukacitalah bersama2 dgn aku, sebab dirhamku yg hilang itu telah kutemukan.10 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat2 Allah karena satu orang berdosa yg bertobat."11 Yesus berkata lagi: "Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki.12 Kata yg bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yg menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi2kan harta kekayaan itu di antara mereka.13 Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yg jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dgn hidup berfoya2.14 Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan iapun mulai melarat.15 Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Org itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya.16 Lalu ia ingin mengisi perutnya dgn ampas yg menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya.17 Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah2 makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan.18  Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa,19 aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa.20  Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya.23 Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita.24  Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria.25 Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian.26 Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu.27  Jawab hamba itu: Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dgn sehat.28 Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dgn dia.29 Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat2ku.30 Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama2 dgn pelacur2,maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia.31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dgn aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.32 Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali."
Pembahasan
Kel 32:7-11,13-14 Kemarahan Yahwe dalam diri Musa
Musa tampil sbg perantara perjanjian, sbg seorg yg memohon belas kasihan Tuhan pada umatNya, ia berusaha memperoleh pengampunan supaya perjanjian dg leluhurnya terus diperbaharui. Dg dmk org Israel sebenarnya mendambakan peranan perantara, yg mengikat hub antara org2 percaya dg Yahwe berkat keertatan hub ini. Di sini perlu diperhatikan jua, walaupun Musa menentang Yahwe tapi dia tidak disbutkan sbg yg tidak setia. Reaksi Yahwe sangatlah DAHSYAT, benar2 diluar perkiraan para pemuja patung Anak Lembu Emas. Bahkan Yahwe akan memusnahkan bangsa itu, memulai dg bangsa yg baru (ayat 7-10), lalu Musa menjelaskan perantaraannya dg mengajukan sebuah kenyataan utk kelangsungan sejarah (janjiNya dulu pada Abraham, Ishak dan Yakob/Israel). Menghancurkan bangsa ini mati di padang gurun adalah sebuah ejekan dari musuh Yahwe di Mesir, yg seharusnya tindakan mengeluarkan bangsa itu harus diselesaikan, bila ditinggalkan berarti mengkhianati janji awal (ayat 11-13), maka Yahwe menerima Musa sbg perantaraNya pada bangsa itu (ayat 14).
1 Tim 1:12-17 Doa Syukur
Khas bagi surat2 Paulus berisikan doa syukur pada permulaan surat, biasanya rasa syukur karena kasih karunia Allah kpd jemaatNya (Rom 1: 8-10, 1 Kor 1:4-9).Paulus mengucap syukur atas rahmat yg telah diberikan Tuhan padanya, selama ini ia lakukan dg cara yg khas.Ia jua menunjukkan dosanya yg lama(1 Kor 15:9, Kis 8:3) dan panggilannya utk bertobat dan melayani (Gal 1:13, Ef 3:8). Sebagaimana cerita2 tg Petrus selalu kita diingatkan ttg kelemahan2 dan pengkhianatannya thdp Yesus, dmk Paulus, dulu mengejar dan menganiaya jemaat. Maksudnya disini utk menekankan inti iman kita spt dlm ayat 15: Yesus datang utk menyelamatan manusia yg berdosa (Mrk 2:10, Luk15). Dmk pertobatan total Paulus menjadi teladan moral bagi Timotius dan bagi kita semua (ayat 16). Dalam dunia sekarang terlihat pemimpin tdk sempurna ketika dipanggil Tuhan,tapi secara total diharapkan bertobat kpd Tuhan. Kemudian akan dikembangkan di bab 3 ttg syarat penilik dan diakon. Khas yg sering diungkapkan Paulus adalah “turutilah teladanku”(1 Kor 4:16, 1 Kor 11:1). Pemilihan Paulus dalam surat gembala ini terus diulang dan mencapai puncaknya dalam berkat khas Yahudi dan pujian pada Tuhan (Rom 16:27).
Luk 15;1-32
Tiga perumpamaan ini menunjukkan kembalinya org berdosa utk bertobat. Cerita domba yg hilang, meninggalkan 99 ekor di padang gurun adalah keinginan yg besar utk menemukan domba yg sesat, yg kehilangan gembala/ yg kehilangan pegangan hidup, dan sebuah cerita ttg Drachmas (mata uangdan sahabat perak Yunani), membongkar rumah adalah tindakan yg extreme utk sebuah keping kecil,ini adalah hiasan yg berharga darinya. Kegembiraan menemukan domba dan drachmas yg hilang spt kebahagiaan di surga atas seorg pendosa yg bertobat. Adanya pesta syukur dg memanggil tetangga menunjukkan pesta di Surga melebihi hitungan org dagang.Cerita “Anak Hilang” sungguh tidak asing bagi kita, Anak sulung berpera sbg “Pekerja”, anak bungsu mengerti kedudukannya sbg “Anak” dan meminta warsannya, tapi agak kurang ajar karena tidak menghormati ortu yg belum meninggal telah meminta warisan. Foya2 adalah gambaran kemewahan dan ketidakperdulian anak bungsu atas mendapat kekayaan yg sangat berarti.Bagi org Ibrani menjaga babi adalah kemurtadan dan kehilangan segala sesuatu yg menyebabkan anak bungsu pahit hati. Kondisi ini lebih rendah dari babi yg hanya makan dg ampas. Bapa yg menerimanya/ menunggunya senantiasa adalah gambaran Tuhan yg selalu rindu akan kembalinya kita dari dosa/ pertobatan. Penolakan anak sulung utk masuk dalam kegembiraan mereka adalah sikap manusia umumnya:protes atas ketidak adilan selama hidup kita. Tidak ada kesempurnaan tanpa kebahagiaan di surga nanti.
Dari ke tiga bacaan kami belajar
1.      Semua orang diundang untuk memasuki Surga yg indah, hanya dg pengakuan dosa dan kerendahan hati menerima Yesus sebagai Penebus dosa seluruh umat manusia.
2.      Menyimpang artinya memusatkan pada kekuasaan lain selain Yahwe, sedang Tuhan adalah Allah yg cemburu,pembuatan anak lembu emas seperti menyembah yg lain (bentuk apapun, gambar, stiker, patung Maria/ Yesus/ doraemon, batman, wayang, gajah, Julay Hut,dll) adalah kekejian bagi Tuhan, dikutuk. Pelepasan kutuk adalah proses melepaskan kuasa jahat dalam sebuah keterikatan atas dosa/ kemarahan dll(buah daging). Dari sini akan mencapai perasaan damai sejahtera dan buah roh yg lain bisa dihasilkan melalui ini.
3.      Tegar tengkuk adalah sikap menentang/ mendumel/ ngomel dalam melakukan pekerjaan, sehingga tidak mencapai tanah perjanjian yg serba enak/ bahagia/ terjamin/ terpelihara.
4.      Paulus dipilih Yesus dalam pelayanan yg luar biasa bukan dari seseorg yg baik tapi dari seorg pemberontak/ penganiaya jemaat/ org paling hina diantara nabiNya, suatu anugrah/ kasih karunia Tuhan yg besar dalam hidupnya, sehingga dia dipakai mencapai org bukan Yahudi saja, tapi Yunani dll, karena itulah penyempurnaan Karya Yesus sangat besar dalam diri Paulus bukan Petrus.
5.      Penilaian Paulus dibanding dg org berdosa, dia paling berdosa karena dia membunuh sekian banyak jemaat.
6.      Domba yang hilang (artinya berdosa dan merasa perlu diampuni) dicari Tuhan meninggalkan yg ke 99 di padang gurun (kondisi suhu yg extreme membuat domba terpanggang, dan tidak ada yg mengendalikan bisa beresiko dicuri dan di terkam binatang buas).
7.      Domba yg dirangkul menjadikan prioritas utama penyelamatan dari org berdosa, kegembiraan yg luar biasa timbul dalam menemukan org yg mau bertobat spt ini.
8.      Yang hilang ketika bertemu Tuhan dia bertobat, sehingga pengampunan terjadi, belas kasihan Tuhan menjadikan domba (org ini) kudus dan layak masuk dalam kemeriahan Surga.
9.      Yang ke 99 merasa benar dan tidak perlu bertobat, sehingga tidak layak utk Tuhan dalam surga yg kudus dan bersih.Artinya pertobatan adalah kegiatan kita terus menerus bukan hanya sekali seumur hidup, dosa selalu mengintip di depan pintu kala org mengalami kepahitan. Di sini kitalah yg ditujukan utk selalu bertobat.
10.  Dirham yg hilang berbicara ttg seorang yg bertobat adalah berharga dimata Tuhan dan malaikat di surga (Luk 15:7), luapan kegembiraan itu spt kemeriahan sebh pesta krn org bertobat menjadi kudus dan layak bagi Tuhan.
11.  Perumpamaan “Anak Yg Hilang”, gambaran anak bungsu mengerti akan haknya sbg “anak”, sedang sulung tidak mengerti dan bekerja sebagai “Pegawai/org upahan”, tapi kala dia menjadi miskin dan tak berpengharapan.
12.  Anak Sulung memiliki 2/3 warisan dan bungsu hanya 1/3, dan anak bungsu adalah figure yg tidak menghargai adanya ortu dan mengharapkan ortunya cepat meninggal (krn warisan diberikan kala ortu meninggal) & harus diberikan denda pada jaman itu bagi org Ibrani.
13.  Kepergian dg 1/3 saja adalah keputusan yg menghilangkan persaudaraan dan kedudukan ortu dalam hidup, bungsu tidak mengharapkan darah saudara itu ada dalam hidupnya, ini kedosaan yg besar.
14.  Pekerjaan di peternakan babi adalah lambang kemurtadan bagi kaum Ibrani dan kehinaan paling hina dalam pekerjaan, ketiadaan kehormatan/ kekayaan/segala sesuatu dari hidup yg dulu.
15.  Figure Ayah yg selalu menunggu anak bungsu pulang adalah sikap Allah Bapa yg selalu menunggu kita utk bertobat dan kembali pada kekudusan surgawi sehingga layak masuk kemuliaan Kerajaan Tuhan.

16.  Ketiga bacaan menunjukkan pertobatan, jaman Musa umat yg menyimpang, Saulus yg menganiaya jemaat berubah menjadi Paulus yg penyebar Injil yg hebat, dan domba, dirham, dan anak bungsu yg kurang ajar adalah gambaran situasi yg buruk dalam kedosaan kita, Tuhan sungguh rindu akan kondisi kita yg sama dgNya (kudus/bersih/putih/setia).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar