Senin, 10 Maret 2014

Hasil Pembenaran Tuhan

Hasil Pembenaran Tuhan
2 Sam 12:7-10,13
7  Kemudian berkatalah Natan kepada Daud: "Engkaulah orang itu! Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Akulah yang mengurapi engkau menjadi raja atas Israel dan Akulah yang melepaskan engkau dari tangan Saul.8  Telah Kuberikan isi rumah tuanmu kepadamu, dan isteri-isteri tuanmu ke dalam pangkuanmu. Aku telah memberikan kepadamu kaum Israel dan Yehuda; dan seandainya itu belum cukup, tentu Kutambah lagi ini dan itu kepadamu.9  Mengapa engkau menghina TUHAN dengan melakukan apa yang jahat di mata-Nya? Uria, orang Het itu, kaubiarkan ditewaskan dengan pedang; isterinya kauambil menjadi isterimu, dan dia sendiri telah kaubiarkan dibunuh oleh pedang bani Amon.10  Oleh sebab itu, pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya, karena engkau telah menghina Aku dan mengambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi isterimu.13  Lalu berkatalah Daud kepada Natan: "Aku sudah berdosa kepada TUHAN." Dan Natan berkata kepada Daud: "TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.
Gal 2:16,19-21
16  Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat.19  Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus;20  namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi  sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.21  Aku tidak menolak kasih karunia Allah. Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus.
Luk 7:36-8:3
36  Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.37  Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.38  Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.39  Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamahNya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa."40  Lalu Yesus berkata kepadanya: "Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu." Sahut Simon: "Katakanlah, Guru."41  "Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh.42  Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?"43  Jawab Simon: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu."44  Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: "Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kakiKu, tetapi dia membasahi kakiKu dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya.45  Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku.46  Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi.47  Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih."48  Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni."49  Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?"50  Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"1  Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,2  dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,3  Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan2 ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.2  dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,3  Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.
Pembahasan
Kesalahan Daud mengutus Uria ke medan perang sehingga dia meninggal dan Daud memperistri Betsyeba, Paulus yang  memberikan definisi kebenaran dalam kerajaan Tuhan, dan terakhir Maria Magdalena yg dibuang iblisnya 7 biji menyeka dan membasuh kaki Yesus dg air mata dan minyak Narwastu yg mahal, sedang kaum Farisi iri hati (buah daging) mendapat pembenaran dan pengampunan dari Yesus sendiri.
Hubungan ke tiganya adalah begini:
Kesalahan Daud (teguran Samuel sbg hamba Tuhan) langsung diterima Daud dg rendah hati, Daud dulu diurapi karna Saul telah mengakui allah lain bukan Yahwe/ Allah Yang Hidup, tapi karena keirihatiannya pada Daud setelah beberapa kali menang dalam pertempuran, Saul memenangkan perang beribu2, dan Daud berlaksa2, keirihatian memenuhi hati Saul sehingga Tuhan tidak suka, Saulpun pernah ditegur oleh Samuel, tapi tidak bertobat, sedang Daud langsung bertobat, tapi tidak terhindar dari hukuman Tuhan yg Dahsyat dan Adil, anak pertamanya meninggal, tapi Daud menerimanya dan menjadikan ini sebagai pelajaran bagi hidupnya, dan Daud harus menerima itu tdk boleh menolaknya, di sini terlihat sekali beda Saul dg Daud dalam pertobatannya, Saul tdk gentar akan kedahsyatan Tuhan, sedangkan Daud yg memiliki sifat yang hebat, sedang Paulus mendefinisikan kebenaran dalam Yesus Kristus itu bagaimana dg mengatakan bahwa tidak seorang pun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Disini Paulus mengatakan merekapun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat.  Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus;  namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.
Kalau hidup dalam Yesus artinya menghasilkan buah Roh (lihat Gal 5:22-23) Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,kelemahlembutan, penguasaan diri. Sudahkah kita hidup dalam Yesus selama ini? Makanya terakhir Paulus mengatakan ”Dan hidupku yang kuhidupi  sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.  Aku tidak menolak kasih karunia Allah (semua talenta Paulus bisa menyembuhkan dan menulis semua surat ini krn hampir 2/3 bagian PB adalah tulisan beliau). Dalam tulisan dia “Sebab sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat (dijabarkan), maka sia-sialah kematian Kristus”, Paulus ingin mengatakan jangan sia2kan kematian dg perbuatan daging, sehingga karya penebusan Tuhan Yesus di atas kayu salib sempurna dan nyata dalam hidup kita.
Dalam bacaan Injil mengatakan bahwa Maria  Magdalena (yg digosipkan pacarnya Yesus karena kecantikkannya), diampuni dosanya, (7 roh yang melekat pada dirinya dibuang oleh Yesus, dan ini sbg tanda bahwa Yesus nanti menampakkan diri pertama padanya ),  lalu menyeka kaki Yesus dg air mata dan minyak Narwastu yg mahal, tapi Simon Petrus yg mestinya melihat sisi kenabian Yesus yg Maha Kasih/ Penuh Pengampunan tidak dilihat oleh Petrus, bahkan Petrus menyindir dan memendam rasa ketidaksukaannya (iri hati) pada tindakan Yesus yg demikian, sehingga mesti dijelaskan hingga jelas bahwa bagaimana hutang mesti dihapuskan dari org berdosa, tapi Petrus belum ngerti jua, sampai diperlihatkan satu per satu jabaran perumpamaan ini, kebanyakan dari manusia selalu menyimpan balok dalam matanya, ini seperti sesumbar bagi dirinya, dan merupakan dosa yg tidak bisa dihilangkan hanya dg penyesalan, bahkan sampai mesti dibongkar dg nyata dimuka umum, sehingga kadang orang malu, kadang kita merasakan hal ini karena Yesus ingin tobat yg murni dan mengikuti Dia 100% bukan yg  kurang dari itu. Di sini pembenaran dalam keanggotaan Kerajaan Surga telah dijabarkan Yesus, bagaimana dosa itu diampuni.
Kita belajar di sini adalah :
1.       Memiliki 3 sifat seperti Daud (rendah hati, tdk memendam dendam, hati sebagai hamba), dan langsung sadar atas kesalahan kita.
2.       Menghasilkan buah roh (Gal 5:22-23) dalam hidup kita, sehingga Tuhan melihat pertobatan kita dengan sungguh2 bukan main2  dan memberi pembenaran bukan pembenaran atas tindakan kita sendiri selama kita hidup di dunia.Kala itu jadi beban maka Yesus berkata dalam Mat 11:29-30  29Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. 30Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
3.       Yesus memberikan contoh yg konkret dalam diri Maria Magdalena mengampuniNya langsung saat dia mengusap dan menyeka kakiNya dan meneteskan air mata pertobatan dalam kedosaannya yg besar dalam hidup Maria Magdalena. Yang mestinya dirajam tapi diampuni dan semestinya masuk neraka tapi diangkat jadi bagian Kerajaan Surga yg selalu kita idam2kan.
4.       Ef 4:29  Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. Ini salah satu ayat yg mesti direnungkan dalam pergaulan sehari2, sudahkah kita menghasilkan buah roh? Atau terus kita menghasilkan buah daging?
5.       Sikap Petrus (kaum Farisi) yang tidak boleh ada pada diri kia, selama itu menjadi batu sandungan, sungguh menjadi balok yg besar dalam mata & hidup kita, dan kita tidak akan pernah menikmati kerajaan Surga yg sesungguhnya kelak, karena Tuhan melihat dan menantikan pertanggungan jawab kita di surge nanti.
6.        Jangan sampai kedosaan kita diperlihatkan Yesus satu persatu, disini kita butuh KEPEKAAN, dalam menjalankan semua perintah Tuhan utk saling mengasihi sesama dan Tuhan, ini yg sulit bagi kita. Maka dari itu kita hidup cari sisi positif dan kembangkan itu sehingga apa yg kita perbuat memuliakan Tuhan yg Hebat, bukan malah menjatuhkan Kemuliaan Tuhan dg perbuatan yg tidak semestinya (contoh: kejadian ada org (yg Percaya Yesus)memberikan rokok pada org lain (siapapun)).
7.       Magdalena dan Yohana ,2 wanita inilah yg memberikan inspirasi bahwa kedosaan kita selalu diampuni dan kita sebagai manusia mesti mengucapkan syukur yg dalam dalam tindakan kita dalam pergaulan, dalam keluarga yg menghasilkan buah roh, bukan daging. Sehingga nyatalah Karya Keselamatan Yesus di atas Salib.
8.       Ketiganya adalah membicarakan ttg pembenaran dalam Kasih Tuhan yg Maha Pengampun, tapi itu dari diri kita jua, apakah kita uidah menerima Yesus sebagai pusat / sebagai hal yg biasa dan lumrah dalam hidup sehari2 kita, sehingga apa yg Tuhan inginkan bisa terlihat dalam tindak tanduk kita sehari2, ingat pepatah ini:
·        jagalah pikiranmu krn itu akan jadi perkataanmu,
·        jagalah perkataanmu karena itu perbuatanmu
·        jagalah perbuatan  karena itu menjadi kebiasaanmu
·        jagalah kebiasaanmu karena itu menjadi karakter mu
·         jagalah karakter  karena itu menjadi nasibmu
·         Karena itulah nasibmu menjadi  kehidupanmu

Semoga membangun iman semua yang merasa jadi MURID YESUS, bukan pengikut. Salam damai, dan damai sejahtera beserta kalian semua , perlihatkanlah KASIH Tuhan kita dalam hidup keseharian kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar