Pemenuhan Harapan dalam Doa Minggu
tgl 28 Juli 2013
22 Lalu berpalinglah
orang-orang itu dari situ dan berjalan ke Sodom, tetapi Abraham masih tetap
berdiri di hadapan TUHAN.23 Abraham datang mendekat dan berkata:
"Apakah Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang
fasik? 24 Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota
itu? Apakah Engkau akan melenyapkan tempat itu dan tidakkah Engkau
mengampuninya karena kelima puluh orang benar yang ada di dalamnya itu? 25Jauhlah
kiranya dari pada-Mu untuk berbuat demikian, membunuh orang benar bersama-sama
dengan orang fasik, sehingga orang benar itu seolah-olah sama dengan orang
fasik! Jauhlah kiranya yang demikian dari pada-Mu! Masakan Hakim segenap bumi
tidak menghukum dengan adil?" 26 TUHAN berfirman: "Jika
Kudapati lima puluh orang benar dalam kota Sodom, Aku akan mengampuni seluruh
tempat itu karena mereka." 27 Abraham menyahut:
"Sesungguhnya aku telah memberanikan diri berkata kepada Tuhan, walaupun
aku debu dan abu. 28
Sekiranya kurang lima orang dari kelima puluh orang benar itu, apakah
Engkau akan memusnahkan seluruh kota itu karena yang lima itu?"
Firman-Nya: "Aku tidak memusnahkannya, jika Kudapati empat puluh lima di
sana." 29 Lagi Abraham
melanjutkan perkataannya kepada-Nya: "Sekiranya empat puluh didapati di
sana?" Firman-Nya: "Aku tidak akan berbuat demikian karena yang empat
puluh itu." 30 Katanya: "Janganlah kiranya Tuhan murka,
kalau aku berkata sekali lagi. Sekiranya tiga puluh didapati di sana?"
Firman-Nya: "Aku tidak akan berbuat demikian, jika Kudapati tiga puluh di
sana." 31 Katanya: "Sesungguhnya aku telah memberanikan
diri berkata kepada Tuhan. Sekiranya dua puluh didapati di sana?"
Firman-Nya: "Aku tidak akan memusnahkannya karena yang dua puluh
itu." 32 Katanya: "Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau
aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana?"
Firman-Nya: "Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu." 33Lalu
pergilah TUHAN, setelah Ia selesai berfirman kepada Abraham; dan kembalilah
Abraham ke tempat tinggalnya.
Kol. 2:12-14;
Kol. 2:12-14;
12 karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di
dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja
kuasa Allah, yg telah membangkitkan Dia dari orang mati.13 Kamu juga,
meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak
disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah
bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala
pelanggaran kita, 14 dengan menghapuskan
surat hutang, yang oleh ketentuan2 hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan
itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya
pada kayu salib:
Luk. 11:1-13
Luk. 11:1-13
1 Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu
tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya
kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan
Yohanes kepada murid-muridnya." 2 Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu
berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.3Berikanlah
kami setiap hari makanan kami yang secukupnya 4 dan ampunilah kami
akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada
kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan." 5 Lalu kata-Nya kepada mereka: "Jika
seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan
berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, 6sebab
seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan
aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya; 7 masakan
ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah
tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan
memberikannya kepada saudara. 8 Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia
tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah
sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan
memberikan kepadanya apa yang diperlukannya. 9 Oleh karena itu Aku
berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu
akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. 10 Karena
setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan
setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. 11 Bapa manakah
di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular
kepada anaknya itu ganti ikan? 12 Atau, jika ia minta telur, akan
memberikan kepadanya kalajengking?13Jadi jika kamu yang jahat tahu
memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga!
Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
Pembahasan
Apakah adil memusnahkan org benar
diantara org yg tidak benar?Apakah org
benar cukup berarti untuk mencegah penghancuran bagi org2 yg
jahat?Ketegangan dalam pembicaraan tercipta karena Abraham yg menaruh rasa
hormat pada Tuhan shg berani berdebat dan mendesak Yahwe untuk menunda
penghancuran kota Sodom dg terus terang
menurunkan terus jumlah org benar dalam penawaran itu.
Definisi Org Benar: Tidak mencuri (Kel
22:12),Tidak sebarkan kabar bohong/saksi dusta (Kel 23:1 ),Tidak berdusta (Kel
23:7 ),tidak terima suap (Kel 23:8 ), Menguduskan tempat dan dpt bonus (Im
27:19 ),Tidak memutar balikkan fakta (Ul 16:19 ) dll (162 poin).
“SahabatKu” adalah anggapan Allah thdp Abraham,
dan hubungannya dg Allah adalah suatu persahabatan yg nyata dan mendalam. Anak2
Israel adalah hamba2 Allah dan keturunan Abraham, yang adalah
sahabat Allah.Dapatkah kita menikmati hubungan semacam itu dengan Tuhan,
bagaimana cara memperolehnya?
Sahabat terbaik kita adalah mereka yang sepakat
dengan kita pada sejumlah besar masalah yang penting.
·
Kita dapat saja bersikap
bersahabat dengan orang lain,
·
Selalu dpt melakukan
percakapan yg menyenangkan dan hangat dgn mereka, senang bertemu dgn mereka
dari waktu ke waktu
·
Mereka yang berpikir
seperti kita.
·
Ia mentaati Allah secara
tepat dan dalam hal yang sekecil2nya bahkan pada saat ia tidak mengetahui
apa yg akan terjadi: Amos 3:3
·
Berada dalam kesepakatan
yg tepat dan tetap dgn Allah dan mengatakan, Ya! Kami akan melakukan
apa yang Anda ingin lakukan.
·
Apabila kita setia pada
perjanjian kita dg Allah & memastikan utk memasrahkan kemauan &
keinginan kita sesuai dg kehendakNya
Syarat seorg teman/sahabat sejati:
1.
Diperlukan
adanya suatu kesepakatan
Pengertian
ini tidak hanya dua orang yang berjalan bersama-sama ke arah yang sama karena
mereka setuju untuk itu, namun lebih pada pengertian adanya dua orang yang
bersepakat untuk dan membuat suatu perjanjian untuk bergabung dan dari situ
memulai sebuah perjalanan bersama ke satu tujuan. Amos 3:3 Akankah dua orang
berjalan bersama, kecuali jika mereka telah lebih dulu berjanji?
2. Setia dan dapat
diandalkan
Orang2 yg
setia kepada anda baik dalam kesusahan maupun kesenangan.Sahabat sejati adalah
mereka yang saling setia dan saling mempercayai satu sama lain saat
senang dan pada saat kesusahan datang:sahabat yang sejati
saling mendukung, saling berkorban.dapat diandalkan
Yoh 15:13 Tidak ada kasih yg lebih besar
daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.
3.
Kemampuan
untuk dapat mempercayakan Yoh 15:15
Paulus rupanya
melihat masalah dalam jemaat Kolose. Kota Kolose adalah tempat
bertemunya berbagai tradisi dan kebudayaan, sehingga berpeluang melahirkan
berbagai ajaran yang dapat mempengaruhi kekristenan di Kolose.
Oleh karena itulah Paulus memberikan peringatan yang tegas
dan keras (ayat 8) kepada jemaat
yang telah mengenal dan hidup dalam Kristus (ayat 6-7) agar mereka tidak
terbawa arus. Kata2 kerja yang dipakai Paulus (ayat 6-7) menunjukkan bahwa
status mereka yang baru harus dihidupi dengan mempertahankan kemenangan iman
dalam segala aspek kehidupan, bukan dengan kekuatan
sendiri tetapi hidup dalam anugerahNya. Hidup dalam Dia berarti
dimampukan hidup kudus, benar, dan tidak bercela, karena seluruh kepenuhan Allah yang ada di dalam Dia (ayat 9-10).
Semua peristiwa yang dialamiNya sebagai Manusia telah menghidupkan kita di
dalam penebusanNya (ayat 11- 14).
Inilah iman kita bahwa di dalam Dia kita telah menyalibkan kehidupan lama dan
dibangkitkan sebagai manusia baru yang telah diperbaharui di dalam Dia.
Persunatan Yahudi
yang dianjurkan dalam umat tak ada gunanya
untuk dibenarkan. Hanya persunatan baru dalam Kristus, yaitu permandian
sbg penghapusan segala dosa, meinggalkan kebiasaan
buruk lama menjadi penghasil buah roh Gal 5:22-23)
Sang rasul
menegaskan Yesus selaku Kepala dan Penguasa dari semua kekuasaan dan selaku lingkungan keberadaan zaman baru
Kristiani, tempatNya meliputi semua aspek kehidupan, dan tertutup terhadap
semua pihak yang lain. Baptisan mengacu kepada baptisan kematian Yesus
(bdk. Mrk. 10:38; Luk. 12:50),
sekalipun baptisan Kristiani tidak boleh ditiadakan (bdk Rm. 6:4).
Tidak ada hubungan antara baptisan Kristiani dengan upacara sunat "zaman
lama."
Sunat di sini
adalah kematian Kristus, yang denganNya Dia melaksanakan pemisahan dengan zaman
lama, pentahiran dari dosa dan pemulihan
hubungan dengan Allah (bdk Ul 30:6;Yer 4:4;Yer 9:25,26).
Berbagai tradisi
dan kebiasaan keluarga turun-temurun seringkali masih menjadi pengikat bagi
umat Kristiani zaman kini, sehingga menjadikan Kristiani sebagai terdakwa bila
tidak melakukan kebiasaan agama ataupun keluarga yang tidak sesuai dengan
firman Tuhan. Bukan tradisi tetapi firman Tuhan yang seharusnya menjadi tolok
ukur kehidupan Kristiani yang bertumbuh.
Prinsip-prinsip Doa
1.
Doa harus sesuai dengan Firman Allah. (Yoh.
15:7).
2. Doa harus terarah dan
spesifik. (Mat.
7:7-11). Yang pertama kita harus meminta.
3. Berdoa dalam nama Yesus. (Yoh. 14:13-14) dan (Yoh. 16:23-24).
4. Berdoa dengan iman. (Mat. 21:22) dan (Mrk. 11:24).
5.
Berdoa dengan tekun. (Yak. 5:16b) dan Kis 12:5,
6. Kita harus memiliki motivasi
yang benar. (Yak. 4:3).
7.
Sekalipun kita berdoa agar orang2 diselamatkan dan memohon perubahan utk menjadi
lebih baik, kiranya hal itu hanya demi kemuliaan Allah.
Bapa Kami yang ada di surga,
…………… Betapa bersyukurnya aku boleh menyebut Engkau, “Bapa”
Dimuliakanlah nama-Mu, Datanglah kerajaan-Mu … Biarlah nama-Mu dimuliakan di dalam hidupku
Jadilah kehendakMu,di atas bumi spt di dlm surga …Aku mau taat & menjadikan kehendakMu yg terutama
Berilah kami rejeki pada hari ini …………………… terutama rejeki rohani, yaitu Kristus Sang Roti Hidup
Dan ampunilah kesalahan kami ………………………………………… Kasihanilah aku, yang berdosa ini
spt kamipun mengampuni yg bersalah kpd kami …….. Berilah aku kekuatan untuk mengampuni sesama
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan ……………… Sebab aku mengakui kelemahanku
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat …………… terutama terhadap kesombongan dan ketinggian hati
Dimuliakanlah nama-Mu, Datanglah kerajaan-Mu … Biarlah nama-Mu dimuliakan di dalam hidupku
Jadilah kehendakMu,di atas bumi spt di dlm surga …Aku mau taat & menjadikan kehendakMu yg terutama
Berilah kami rejeki pada hari ini …………………… terutama rejeki rohani, yaitu Kristus Sang Roti Hidup
Dan ampunilah kesalahan kami ………………………………………… Kasihanilah aku, yang berdosa ini
spt kamipun mengampuni yg bersalah kpd kami …….. Berilah aku kekuatan untuk mengampuni sesama
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan ……………… Sebab aku mengakui kelemahanku
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat …………… terutama terhadap kesombongan dan ketinggian hati
Dari
ketiga bacaan kami belajar:
1.
Persahabatan dg
Tuhan yang sungguh erat adalah kunci utama dalam mengalami kemurahan Tuhan.
2.
Miliki syarat
seorang sahabat yang baik utk sesama dan Tuhan.
3.
Pembabtisan saja
tidaklah cukup untuk mengubah sikap diri tapi penghasil buah rohlah yang utama
dalam pelayanan dan hidup dalam Yesus.
4.
Dalam doa, pertama
mintalah pada Yang EmpuNya Kehidupan. Anak yang menghormati ayahnya doanya dikabulkan
(Sirakh 3:5)
5.
Ucapkanlah syukur
selalu dalam segala taraf, segala segi, segala keadaan sehingga Tuhan
melihatNya sebagai persembahan yang harum, dan berkenan sbg seorang Benar dalam
menegosiasikan segala sesuatu.
6.
Pusatkan semua tujuan
hidup pada Tuhan dan sesama sehingga nyata penebusan salib Yesus tercipta dalam semua tindak tanduk kita dalam
hidup.
7.
Ketekunan doa
adalah kunci semua terkabulnya doa yang kita daraskan selama ini.
8.
Komunikasi adalah
kunci utama dalam berhubungan dg Tuhan dan sesama, dimana buah roh adalah
bahasa yang kita pahami tidak melanggar semua hukum.
9.
Perjanjian dalam
sebuah persahabatan sungguh diikat dan dipelihara dalam semua hubungan didalam
Tuhan dan sesama yg selalu kita jujung tinggi dlm menjalankan hidup di dunia,
sehingga kita benar di mata Tuhan.
10.
Ada 162 point
lebih untuk menjadikan kita benar dimata Tuhan, dan itu menciptakan pembedaan
kita dengan orang yang belum mengenal Yesus, jadikan ini sebagai dasar
Kristiani dan persahabatan di dunia.
11.
Hasil pembenaran
Tuhan beda dengan pembenaran diri.
12.
Pembenaran Tuhan
akan membela kita dalam segala perkara yg sangat sulit sekalipun, sedang
pembenaran diri hanya sementara, tidak tahan akan segala cobaan, dan akan
runtuh akan Kekuasaan Tuhan yg Maha Dashyat dan sahabat kita akan mengetahui
sebagai kesombongan sikap dan iman.
13.
Kesetiaan dan
dapat dipercaya sungguh kunci di dalam persahabatan dan pemenuhan ungkapan
segala doa, artinya semua yang dilakukan harus mengacu pada kesepakatan pertama
kita bersahabat, ada timbal balik (take and give), ada kasih (power of give)
yang dalam di dalam persabahatan murni ini, segala segi/ taraf dan keadaan, dan
teruji oleh waktu yang lama.
14.
Kadang kelemahan
fisik/ mental dihajar Tuhan untuk menerima Anugrah yang Besar sebagai kasih
karunia Tuhan dan kalau anda menolak artinya akan berjalan memutar dan tdk akan
mendapat apa yg kita harapkan.
15.
Percaya akan Kasih
karunia Tuhan akan menutupi dan menghasilkan pengharapan akan segala doa.
16.
Karena Tuhan itu sbg pusat harapan dan sandaran hidup kita, maka hanya kepada
Tuhanlah kita bergantung dan memohon.,harus diakui bahwa kita
tidak bisa lepas dari Tuhan dan selalu bergantung kepadaNya. Hidup dan mati
kita hanya tergantung kepada Tuhan. Maka hanya kepada Dialah kita berdoa dan
memohon belas kasihNya, sepanjang permohonan kita itu wajar dan memang dibutuhkan dalam menopang hidup
kita serta berguna bagi perkembangan iman
kita, Tuhan akan mengabulkanNya.
17.
Ungkapan doa
“dikuduskanlah namaMu” berakar pada pemahaman teologis Yudaisme bahwa nama
Allah begitu mulia dan wajib dikuduskan. Panggilan untuk menjaga kekudusan nama
Allah dinyatakan dalam Sepuluh Firman Allah yaitu “Jangan
menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang
bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan” (Kel.
20:7)
18.
Kehadiran Kerajaan Allah
tersebut ditandai dengan terwujudnya kehendak Allah di atas bumi yang
memerintah atas kehidupan umat manusia dan pada pihak lain umat manusia memberi
respon dengan kesediaannya untuk tunduk kepada kehendak Allah dan firman-Nya.
19.
Sifat kebergantungan dg penyediaan
Tuhan adalah hal yang mutlak dalam menjadi umat Kristiani.
20.
Kata “pencobaan” berasal
dari kata “peirasmos”. Tetapi bukankah diimani bahwa “Allah tidak
dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun?” (Yak.
1:13) tapi ujian disini berupa ujian karakter (test of character).
21.
Hidup dalam Dia berarti
diharuskan, dimampukan hidup kudus, benar,
dan tidak bercela, karena seluruh kepenuhan Allah yang ada di dalam Dia (Kol 2: 9-10), inipun syarat doa dikabulkan tanpa ikatan kutuk dan iblis,
hanya satu syarat pelepasan kutuk /pemulihan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar