Iman
Menghasilkan Kesembuhan Minggu 13 Okt 2013
2 Raj 5:14-17
14 Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam
sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya
kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir.15 Kemudian
kembalilah ia dengan seluruh pasukannya kepada abdi Allah itu. Setelah sampai,
tampillah ia ke depan Elisa dan berkata: "Sekarang aku tahu, bahwa di
seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel. Karena itu terimalah kiranya
suatu pemberian dari hambamu ini!"16 Tetapi Elisa menjawab:
"Demi TUHAN yang hidup, yang di hadapan-Nya aku menjadi pelayan,
sesungguhnya aku tidak akan menerima apa-apa." Dan walaupun Naaman
mendesaknya supaya menerima sesuatu, ia tetap menolak.17 Akhirnya
berkatalah Naaman: "Jikalau demikian, biarlah diberikan kepada hambamu ini
tanah sebanyak muatan sepasang bagal, sebab hambamu ini tidak lagi akan
mempersembahkan korban bakaran atau korban sembelihan kepada allah lain kecuali
kepada TUHAN.
2 Tim 2:8-13
8 Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari
antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang
kuberitakan dalam Injilku.9 Karena pemberitaan Injil inilah aku
menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak
terbelenggu.10 Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang
pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus
dengan kemuliaan yang kekal.11 Benarlah perkataan ini: "Jika
kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup dengan Dia;12 jika kita
bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia,
Diapun akan menyangkal kita;13 jika kita tidak setia, Dia tetap
setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya."
Luk 17:11-19
11 Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur
perbatasan Samaria dan Galilea.12 Ketika Ia memasuki suatu desa
datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh 13
dan berteriak: "Yesus, Guru, kasihanilah kami!"14 Lalu Ia
memandang mereka dan berkata: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada
imam-imam." Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.15
Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil
memuliakan Allah dengan suara nyaring,16 lalu tersungkur di depan
kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria.17
Lalu Yesus berkata: "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi
tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?18 Tidak adakah di antara
mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing
ini?"19 Lalu Ia berkata kepada orang itu: "Berdirilah dan
pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau."
Pembahasan
2Raj
5:14-17 Naaman di sembuhkan
Kisah Naaman menunjukkan pemeliharaan
Allah (ayat 2Raj 5:1-14), kuasa dan kasih karunia-Nya yang menyelamatkan (ayat
2Raj 5:15-19), dan hukuman nya atas dosa
(ayat 2Raj 5:20-27). Yang menonjol dalam kisah ini ialah kebenaran bahwa kasih
karunia dan keselamatan Allah tidak terbatas pada Israel, tetapi bahwa Ia ingin
menunjukkan belas kasihan kepada bangsa bukan Israel dan menuntun mereka untuk
mengenal Allah yang esa dan benar (lih Luk 4:18-19,25-27). Enam org
diperkenalkan dalam kisah ini:istri Naaman, hamba perempuan, Naaman, raja Aram
(majkan Naaman), raja Israel,Elisa.4 org yg disebutkan hubnya dg penyakit
kusta, mereka mendukung permintaan utk menyembuhkan dia, tapi raja Israel tak
berdaya. Elisa dapat menyembuhkannya dg kekuatan Tuhan. Elisa menyuruh mandi 7x
disungai Yordan, penderita telah mandi di sungai lain dan menolak mandi di
situ. Ia tdk sadar bahwa kekuat an perkataan nabi adalah dari Tuhan, ia
mengabaikannya, tapi krn hambanya membujuknya akhirnya melakukan apa yg
diperintahkan Elisa dan sembuh. Kesembuhan ini menjadi dasar keimanannya kpd
Yahwe, Allah Israel. Ia ingin membayar nabi Elisa, setidaknya membeli tanah
Israel, dimana ia kemudian hari mempersembahkan korban dan menyembah Yahwe.
Elisa menolak, menyetujui pertobatannya. Namun Gehazi (bujang Elisa) punya
pikiran lain, Kekuatan Yahwe telah bekerja melalui Elisa,menyebabkan Naaman
sembuh, mengapa tdk mengambil keuntungan utk diri dari kekuatan Yahwe itu?
Begitu kiranya motivasi Gehazi meminta talenta dan pakaian pesta, shg dia
berbohong,pertama kpd Naaman, lalu kpd Elisa. Elisa mengetahui dan mencela nya
dan menghukumnya. Ia menderita kusta spt Naaman, ketidaksetiaan hanya
menghasilkan kutuk.
2
Tim 2:8-13
Titik puncak nasehat bagian madah
(2:11-13) yg mengundang kita utk menyesuaikan diri dg misteri Paskah dan
karenanya kita mengambil bag dalam kemenanganNya. Madah dikenal pada jemaat
Timotius, dan pengutipannya mencerminkan kepekaan pastoral pengarang utk
menjelaskan nasehatnya dalam istilah2 yg punya makna bagi pendengar.
Meski ditujukan pada Timotius, undangan itu berlaku utk kita jua. Pada intinya,
mereka menderita bersama Kristus, yg wafat (ayat 11), yg bertahan sampai akhir
(ayat 12) akan hidup dan memerintah bersamaNya. Ada kaitannya dg ucapan Yesus
“Bangkit dari antara org mati” (ayat 8), dan penderitaan yg dialami Paulus dan
Timotius bagi Injil (ayat 9). Kesetiaan kpd Yesusberarti menang bersamaNya, ini
brulang kali disebutkan, terutama dalam ungkapan sbg ganjaran pelayanan yg
setia (2 Tim 1:15-18, 2 Tim 4:1,8,17-18). Tapi ada masalah dalam ayat 12b-13,
bila menyangkal Yesus dmk pula tindakanNya pada kita, spt yg dalam Injil Mat
10:32-33. Tetapi ayat 13 sangat berlawanan, bila kita tidak setia Yesus tetap
setia. Kesetiaan Tuhan berkali2 disinggung dalam Surat Paulus(1 Kor 1:9, 1 Kor
10:13, 1 Tes 5:24), berkaitan dg janji bagi pilihan Tuhan & pembenaran oleh
iman, tetapi tidak berkaitan dg ketidakperdulian Tuhan akan kedosaan manusia.
Namun, surat ini menekankan ganjaran & hukumanbagi pelayanan &
kegagalan, tampaknya mengisyaratkan ayat 18 ditambahkan pada teks & bahwa
tekanan teologisnyaterletak pada ayat 11-12,ajakan utk menyesuaikan diri dg
Yesus, sbg sumber hidup.
Luk
17:11-19 Org Kusta yg tahu
terimakasih
Kondisi org kusta jaman Yesus dijelaskan
Luk 5:12-16, saat ini rombongan yg menemuiNya tdd org Yahudi, dari Galilea dan
Samaria. Kerukunan tdk terjadi, memperlihatkan kondisi mereka tanpa
pengharapan,menyebabkan kondisi mereka tergantung satu sama lain. Krn mereka
tdk boleh kontak dg yg kusta, (Im 13:45-46),tapi bergantung dg belas kasihan
mereka agar hidup, para penderita terpaksa hidup di pinggir kota. Rombongan ini
berseru pada jarak ttn, krn mereka mendengar ttg belas kasihan dan penyembuhan
Yesus yg besar. Yesus hanya memberi perintah spt yg dilakukan Elisa kpd Naaman
(2Raj 5:10-12), berarti cobaan akan iman dan ketaatan mereka. Mereka harus
menunjukkan diri pada para imam, yg bertg jw menilai apakah seorg kusta boleh
kembali/ tdk,(Im 14:2). Mereka mentaatiNya,pergi utk melaporkan kesembuhan
mereka.Hanya seorg dari mereka yg kembali utk mengungkapkan betapa berterima
kasihnya pada Tuhan. Ia menganggap semua dari Tuhan, dg terus terang
menyanyikan lagu pujian. Rasa tidak tau berterima kasih dari yg lain perlu
disesali, tapi justru yg kembali adalah org Samaria (yg tdk boleh berhub dg org
Yahudi), sangat mengejutkan Yesus dan org banyak ayat 16,18.PesanNya terakhir
utknya spt pada perempuan di rumah org Farisi(Luk 7 :50), dan pada perempuan
sakit pendarahan yg disembuhkan. Iman mereka menyembuhkan sakitnya, Bagi org
Samaria kesembuhan ini mendatangkan “KESELAMATAN”/kesembuhan menyeluru, dan hub
yg erat dg Tuhan.
Penyakit.
1. Dalam PL bukan
merupakan sebuah gejala fisiologis, melainkan sebuah hukuman yang dikirimkan
oleh Tuhan (Kel 9:14-15; Bil 12:9-14), dari Yahwe
sendiri (2Sam 6:7; Mazm 69:27), atau
berhubungan dengan seorang malaekat Yahwe (2Sam 24:16-17), juga suatu
pekerjaan seorang à Demon/roh jahat (1Sam 16:14-15), atau dari
setan (Ayb 2:7). Sebagai
hukuman penyakit adalah akibat dari dosa (Im 26:14-16; Ul 28:21-22 dbtl.) dan
sekaligus menunjuk orang sakit sebagai orang berdosa (Ayb 9:29; Yes 53:4). Orang sakit
itu dihindari, diejek, dan disendirikan dari masyarakat sebagai najis seperti
orang kusta. Di dalam sastra nabiah ~P merupakan lukisan dari ketidaksetiaan
dan kedosaan terhadap Yahwe oleh bangsa yang telah murtad (Yes 1:4-6) maupun sedang
dihukum (Yer 8:17-18; Rat 1:13-14). Lambat-laun
barulah timbul pengalaman yang menyatakan, bahwa penyakit adalah sebuah
percobaan (Ayb 2:5-6), penertiban,
pembersihan (Tob 11:15) atau peringatan. Seperti halnya pandangan tentang
datangnya penyakit, demikian pula tentang penyembuhannya oleh Yahwe (Kel 15:26). Si sakit
mencari penyembuhan itu lewat doa (2Raj 20:2-3) atau lewat
korban (2Raj 24:18-25). Seni usaha tabib (2Raj 8:29) dan cara
kerja obat itu dikembalikan kepada Tuhan (minyak balsem, bobokan, salf).
2. Dalam PB,
banyak sekali ditemukan pandangan PL perihal penyakit dan sebab-musababnya (Luk 13:11,16; Yoh 9:2; 1Kor 11:30-32.). Meskipun
demikian Yesus menunjukkan sebuah fungsi baru dari penyakit itu. Olehnya
karya-karya Allah akan dinyatakan (Yoh 9:3). Melawan
orang sakit termasuk ke dalam golongan karya kemurahan hati (Mat 25:34-45; Luk 10:30-37). Penyembuhan
mukjijat yang banyak sekali dibuat oleh Yesus (: serta para muridNya) merupakan
tanda kedatangan zaman Mesias (Mat 11:4-5).
Bermacam2
penyakit yang disebutkan dalam Alkitab sulit untuk diidentifikasi dgn nama2
modern. Pada zaman Alkitab penyakit dan cara penyembuhannya merupakan hal yg
sangat penting, dan kadang2 dianggap berasal dari Allah sbg “hukuman”
dosa seperti ketika penyakit sampar menerpa seluruh bangsa karena kelancangan
Daud dalam melakukan sensus penduduk (2Sam. 24). Namun,
pandangan yg dmk ttg Allah telah dimodifikasi dalam Kitab Tawarikh (1Taw. 21:1, bnd. 2Sam. 24:1), yg
menganggap seluruh episode tsb disebabkan oleh setan. Dalam PB dikatakan bahwa
setan dan ciptaan2 nya adalah penyebab penyakit (Mrk. 1:25; Luk. 13:16, 32). Hubungan
antara dosa dgn penyakit dipertanyakan oleh Ayub (2:10) dan oleh
Yesus (Yoh. 9:1-3). Begitu
banyak wajah rusak, keluhan2 pilu, kasus2 kelumpuhan dan
penyakit mental, cacat tubuh atau anggota badan, tidak memadainya perawatan
medis (Mrk. 5:26) dan diagnosis
(1Sam. 16:15), semua itu
memberi kesaksian ttg ketidakabadian hidup ini, sebagai bagian penting konteks
pewartaan Alkitab.
NAAMAN
Seorang
panglima di bawah Raja Benhadad dari Aram yang mengidap penyakit kusta. Dari
seorang budak anak perempuan Israel ia mendengar bahwa Nabi Elisa memiliki
kemampuan luar biasa untuk menyembuhkan. Naaman dikirim oleh rajanya ke Samaria
dengan membawa surat untuk raja Israel (yang pada waktu itu nyatanya tunduk
kepada Aram). Elisa menyuruh Naaman mencuci dirinya di Sungai Yordan, dan ia
sembuh. Naaman lalu bersumpah untuk menyembah Yahweh dan, dengan anggapan bahwa
Allah hanya dapat disembah di tanah-Nya sendiri, Naaman mengangkut tanah dari
Israel sebanyak muatan sepasang bagal (2Raj. 5) ke
Aram.(Na'aman= “menyenangkan, sedap”). Panglima tertinggi yg sangat berhasil di
bawah Ben-Hadad, raja Damsyik dan musuh tengik Israel (bnd 1 Raj 20). Riwayatnya
diceritakan dalam 2 Raj 5. Dia 'seorang
terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi... sangat berani, tetapi...
seorang sakit kusta'. Di Israel penderitaan ini akan menyebabkan dia dibuang
dari masyarakat (bnd Im 13; 14), tapi di
Siria penyakit itu tidak menghalangi dia memegang jabatannya yg
tinggi.Berdasarkan ucapan gadis belia Israel yg ditawan dan menjadi pelayan di
rumahnya “ucapan itu disampaikan kepada raja” maka raja menyuruh Naaman ke
Samaria untuk mencari penyembuhan kepada Elisa. Ia membawa
persembahan-persembahan yg pantas sesuai maksud dan pangkatnya (C. F Keil, The
Books of the Kings, hlm 317). Kendati sambutan tidak menyenangkan dan bahkan
merasa dihina, baik karena cara penerimaan apalagi nasihat yg diberikan oleh
nabi itu, Naaman dibujuk menuruti perintah-perintah Elisa, berdasarkan pikiran
sehat yg mengesankan dari pegawai-pegawainya ('seandainya nabi itu menyuruh
Bapak melakukan perkara yg sukar, bukankah Bapak akan melakukannya?').
Setelah tahir dari penyakit kustanya,
Naaman mengakui bahwa Allah Israel adalah satu-satunya Allah yg benar, dan ia
meminta membawa tanah Kanaan sebanyak muatan sepasang bagal -- mungkin tanda
keyakinannya bahwa Yahweh dapat disembah hanya pada tanah-Nya sendiri (bnd Kel 20:24). Sesuai
pemikiran kafir pada masa itu, sinkretisme keagamaan diperbolehkan (mungkin
juga malahan diingini). Jadi Naaman mengajukan pertanyaan yg menarik, apakah
dia boleh secara pura-pura menyembah berhala, apabila pada masa mendatang dia
mendampingi raja Siria di kuil Rimon untuk sujud menyembah di sana. Elisa tidak
menanggapinya. Tahir dari penyakit kusta dan dengan iman baru, Naaman rela
menyodorkan kepada petualang Gehazi beberapa persembahan, yang telah ditolak
oleh Elisa.Suatu legenda Yahudi yg dipelihara Yosefus (Ant., 8. 414) menyamakan
Naaman dengan orang yg 'menarik panah dan menembak dengan sembarangan saja' dan
melukai Ahab sampai mati (1 Raj 22:34), tapi ini
tidak pernah dibenarkan atau diperkuat sumber lain. Naaman juga telah disebut
secara ringkas pada Luk 4:27.Nama yg sama
telah diberikan kepada seorang cucu Benyamin (Kej 46:21) yg
keturunannya adalah kaum orang Naaman (Bil 26:40), juga kepada
seorang anak Ehud (1 Taw 8:7), yg dianggap
oleh beberapa orang sama dengan yg disebut terdahulu.
GEHAZI
Arti
nama: PENYANGKAL, TUKANG INGKAR, TUKANG MENGURANGI
Bujang
Elisa (2Raj. 4:12). Setelah
Elisa menyembuhkan Naaman, panglima raja Aram yang menderita sakit kusta,
Gehazi secara tidak jujur mendapatkan upah atas penyembuhan itu, dan karena
kejahatan tersebut ia ditimpa kusta (2Raj. 5:27).Hamba Elisa.
Mungkin dialah 'hamba' yg tidak disebut namanya dalam 2 Raj 4:43 dan 'hamba'
dalam 2 Raj 6:15. Tapi secara
khusus namanya disebut pada tiga kesempatan.Dalam 2 Raj 4 ia mengatakan
bahwa Elisa patut memberi upah kepada perempuan Sunem dengan menjanjikan
seorang anak laki-laki. Di kemudian hari ia mengambil tongkat Elisa,
meletakkannya di atas anak yg telah meninggal dengan harapan dapat
mengembalikan nafas anak itu, namun sia-sia.Dalam 2 Raj 5, Elisa menolak
menerima hadiah dari Naaman yg sembuh dari penyakit kustanya. Gehazi memperoleh
hadiah2 itu bagi dirinya sendiri atas alasan2 palsu.
Sebagai hukumannya Gehazi kena penyakit kusta Naaman. Kusta dalam 2 Raj 5:27 dapat
dibandingkan dengan jenis kusta dalam Im 13:12-13. Apabila
penyakit kulit yg khas demikian, entah penyakit kulit apa pun itu, mengubah
seluruh kulit menjadi putih, maka penderita masih 'bersih', dan tidak
dikucilkan. Jadi Gehazi boleh tetap menjadi hamba Elisa.
Dalam 2 Raj 8:1-6 Gehazi
menceritakan kepada raja Yoram tentang anak perempuan Sunem dihidupkan kembali.
Sementara ia bercerita datanglah perempuan itu sendiri menghadap raja, memohon
hak miliknya dipulihkan.
Air.
Air menduduki tempat pertama di antara
bahan2 yg penting untuk hidup (Sir 29:21; 39:26). Di daerah yg tidak
bermata air orang mengumpulkan Air hujan di dalam kolam-gua bawah tanah untuk
musim kering. Kolam gua (perigi) itu dipahat dalam padas (Ul 6:10-12; Neh 9:25) yang dibuat
dengan dinding2 tertutup rapat agar tahan air (Yer 2:13). Kolam gua
itu mempunyai lubang kecil di atasnya yg dibuat melebar kedalam. Kolam gua itu
tidak hanya dibuat di desa atau di daerah skty, melainkan juga di padang
terbuka utk mendapatkan air bagi binatang ternak piaraan (2Taw 26:10). Kolam gua yg
kering dijadikan tempat persembunyian (1Sam 13:6), atau penjara
(Yer 38:6-13), atau tempat
penyimpanan bahan makanan di waktu perang (Yer 41:8). Di samping
itu orang membuat penggalian sumber2 air yg mencapai Air di dalam
tanah. Untuk menghindarkan kota yang sedang dikepung musuh terputus dari sumber
air, sebab kebanyakan kota terletak di daerah dataran, maka orang membuat
terowongan di bawah tanah dari kota sampai pada sumber air itu. Air yg demikian
itu kini terbongkar lewat penggalian2. Terutama di (à) Hazor (yang
paling hebat pembuatannya), Gibeon, Megido dan di Taanakh (:bdk. pula:àSiloam).
Akhirnya Air hujan juga dikumpulkan dalam kolam terbuka (2Sam 2:13; 1Raj 22:38; Kid 7:5). Mengambil
air merupakan tugas para wanita (Kej 24:11,15; 1Sam 9:11; Yoh 4:7). Air
merupakan minuman yg umum dan dicampur dengan cuka (Rut 2:14) / dgn anggur
(2Mak 15:39). Pada bidang ibadat orang menggunakan Air untuk pencucian rituil.
Kesaksian2 pertama dalam hal tsb adalah Kej 35:2 dan Kel 19:10. Di kemudian
harinya ritus2 pembersihan itu semakin kompleks jadinya (Mat 15:2;Mark 7:3-4). Pencucian
kaki yg semula adalah sebuah perbuatan profan memperoleh nilai religius di
dalam Perjamuan Malam yg terakhir (Yoh 13:1-17). Air yg
mengandung kekuatan melangsungkan kehidupan dan mengandung pula kekuatan
pembersihan, mengakibatkan timbulnya kata2 kiasan yang kaya akan
makna : Mulut orang benar (Ams 10:11),
kebijaksanaannya (Ams 16:22) dan ajarannya
(Ams 13:14) disebut
"Sumber air hidup". Yahwe (Yer 2:13; 17:13) dan Yesus (Yoh 7:37-39;
4:10,13-14)
menyebut Diri "Sumber air hidup". Berkat2 illahi dan harta
kekayaan Mesias muncul dalam gambaran air yg meluap2 (Yes 11:9;
32:2,20 dbtl).
Kerinduan akan Tuhan dilukiskan sbg (rusa dll) yg haus dan mendambakan air (Mazm 63:2;
143:6).
Dari
ke tiga bacaan kami belajar:
1.
Belas kasihan dan
pengampunan menyembuhkan org yg berpenyakit berat.
2.
Kemampuan Elisa
menyembuhkkan diulang Yesus utk mengingat kita bahwa air adalah sumber
kehidupan,air menyegarkan, air menyejukkan dan menyembuhkan berbagai dosa dan
penyakit.
3.
Iman yg berterima
kasih hanya dimiliki org yg percaya Yesus sbg penebus/ penyembuh segala
penyakit, bila tidak, kesembuhan tdk akan terjadi.
4.
Penyangkalan/kebohongan
(spt sikap Gehazi) menghasilkan kutuk yg tdk menyelamatkan hidup yg fana.
5.
Naaman sangat
menyenangkan hati Elisa dan Tuhan dalam bertindak sesuai dg arti namanya.
6.
Ketaatan
melahirkan kesetiaan karena kesabaran yang berlangsung dalam kurun waktu
tertentu dan panjang.
7.
Kesetiaan Yesus
tiada batas kepada manusia, hanya manusia selalu membatasi kesetiaan, Karena
diriNya tidak dapat menyangkal keberadaanNya.
8.
Dalam hikmat
kebijaksanaanNya lah Yesus menyuruh dan demikian jua Elisa utk para kusta
membersihkan diri dalam air (krn dalam perkataan Elisa dan Yesus terdapat makna
hidup spt air kehidupan)
9.
Tuhan selalu
berpihak pada keadilan dan memiliki belas kasihan pada org yg berdosa
(penyakit), karena Ia datang bukan utk para org yg sehat dan bugar, tapi org yg
sakit dan berdosa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar