Keselamatan dari Maut 11 August 2013
Why 11:19a;12:1,3-6a,10a
19 Maka terbukalah Rumah Allah di surga, 1
Maka tampaklah suatu tanda besar di langit:
Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan
di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya. 3 Maka tampaklah
suatu tanda yang lain di langit; dan
lihatlah, seekor naga merah padam yang
besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh,
dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.4 Dan ekornya menyeret sepertiga
dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak
melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu
melahirkan-Nya.5 Maka ia melahirkan seorang Anak
laki-laki, yang akan menggembalakan semua
bangsa dengan gada besi; tiba-tiba
Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.6 Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah
disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, 10 Dan aku mendengar
suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan
kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya
1 Kor 15:20-26
20 Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang
mati, sebagai yang sulung dari orang-orang
yang telah meninggal.21 Sebab sama seperti maut datang karena satu orang
manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.22
Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula
semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan
Kristus.23 Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai
buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu
kedatangan-Nya.24 Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia
menyerahkan Kerajaan kepada Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan,
kekuasaan dan kekuatan.25 Karena Ia
harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai Allah meletakkan semua
musuh-Nya di bawah kaki-Nya.26
Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.
Luk 1:39-56
Luk 1:39-56
39 Beberapa waktu kemudian berangkatlah
Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju
sebuah kota di Yehuda.40 Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.41 Dan
ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah
anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh
dgn Roh Kudus,42 lalu berseru dgn suara nyaring:
"Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah
rahimmu.43 Siapakah aku ini sampai ibu
Tuhanku datang mengunjungi aku?44 Sebab
sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yg di dalam rahimku
melonjak kegirangan.45 Dan berbahagialah ia, yg telah percaya,
sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."46
Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,47 dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,48 sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hambaNya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang
segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,49
karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan2
besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.50 Dan rahmat-Nya turun-temurun
atas orang yang takut akan Dia.51
Ia memperlihatkan kuasa-Nya dgn perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang2 yg congkak hatinya;52 Ia menurunkan
orang2 yg berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang2 yg rendah;53 Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh
orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;54 Ia menolong Israel,
hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya,55 seperti yg
dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk
selama-lamanya."56 Dan Maria tinggal kira2 tiga bulan
lamanya bersama dgn Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.
Pembahasan
Why 11:19a;12:1,3-6a,10a
Rumah Allah, digambarkan hanya sekilas,
tapi menegaskan bahwa tabut Bait Suci akan ditempatkan kembali di Yerusalem.
Cerita ttg wanita & naga mempergunakan kekayaan simbolisme mitos2
dari Timur Dekat Kuno, sumber2 Yahudi dan Yunani. Banyak pararel
mengenai mitos2 tsb dpt dicocokan dg peristiwa2 dalam
bagian ini. Kita akan puas dg pemaparan sekilas gban2 pokok mengenai
peristiwa ini utk menunjukkan betapa simbol2 itu berakar dalam
kesadaran mitis manusia. Salah satu fungsi penting wanita dalam Wahyu adalah
utk menampilkan sebuah anti tipe gban Babel sbg pelacur.Seorang wanita
berselubungkan matahari dg mudah mengingatkan pembaca pada gban org Roma yg digunakan
utk cerita dewa matahari; yakni Apollo. Bagi org Roma, ratu surga dihormati sbg
IBU(sebuah berhala yg disembah). Kaisar Agustus mengklaim bahwa ia telah
membawa zaman keemasan kerajaan yg dikaitkan dg Apollo. Kaisar Nero, yg akan
memainkan peranan besar dalam penglihatan binatang yad, bahwa berpandangan
lebih jauh lagi. Ia mengklaim bahwa sbg BAYI, ia telah dibebaskan dari serangan seekor ular sama spt bayi Apollo.
Dalam mitos Apollo ditampilkan bahwa Python berusaha membunuh Leto, yg dihamili
Apollo, anak Zeus. Zeus memerintahkan angin Utara utk menyelamatkan Leto dg
membawanya ke sebuah pulau, Poseidom, dewa Lautan, ikut membebaskan wanita tsb
dg menutupi pulau itu dg ombaknya. Kesamaan dg cerita ini dg kisah Wahyu sangat
jelas, wanita yg berselubungkan matahari dikejar oleh seekor naga. Ia
diselamatkan oleh seekor burung nasar. Kemudian, bumi ikut menyelamatkan dg
menelan air naga. Tradisi mitologi yg lain jua mengisahkan cerita mengenai ibu
dewi yg harus waspada atas serangan ular. Namun, tidak satupun cerita2
tsb sungguh identik satu sama lain, khususnya yg lebih identik dg cerita dalam
Wahyu, kecuali kisah mengenai Apollo.Mitos2 tsb menggbkan suatu symbol
dasar mengenai ibu surgawi dan anak ilahinya, yg diserang oleh binatang jahat dari
air kekacauan. Si ibu dan si anak harus dibebaskan dari kekuatan jahat.Bagi
pembaca Wahyu, yg baru saja melihatpentahtaan Anak Domba, adegan inimerupakan
kilas balik dari cerita kuno mengenai kelahiran dan pembebasan anak ilahi (bgm
Yesus terhindar dari Herodes yg menginginkan Yesus mati). Cerita ini akan menyajikan
penjelasan mitis bagi permusuhan antara pengikut binatang & pengikut Anak
Domba. Mudah utk melihat mengapa org Kristiani kelak menyamakan wanita ini dg
Maria. Namun, Wahyu berbicara mengenai makna simbolis. Kisah ttg wanita
berselubung matahari ini tidak turun sampai tahap identifikasi thdp org ttn.
Semua gban dari “wanita” dalam bab ini harus dibaca dalam tingkat
transpersonal. Anak2 dari wanita yg dikejar jua harus dilukiskan sbg
org2 yg harus berperang melawan naga di bumi. Krnnya, simbol wanita
surgawi menjadi prototype mitologi kenyataan di bumi yg harus dihadapi pembaca.
Kita lihat Yohanes tdk mengambil gban2nya dari sebuah sumber
saja.Gban wanita jua mengingatkan pada tradisi2 PL.”Berselubungkan matahari” mengingatkan kemuliaan Tuhan,
Pencipta, yg berpakaian keagungan dan semarak dalam Mzm 104:1-2. Ke12 bintang
dan mahkotanya merup simbolis perbintangan, yg berkaitan dg 12 lambang zodiac,
meskipun dalam konteks ini ke 12 bintang ini dpt jua menggbkan 12 suku Israel
(ingat:bulan dan 11 bintang dalam mimpi Yusuf dalam Kej 37:9). Yes 7:14
menunjukkan kpd anak yg harus dilahirkan sbg tanda Mesias.Rasa sakit wanita
merup refleksi rasa sakit putrid Sion (Mi 4:10; Yes 26:17). Teriakannya mengingatkan
suara yg berseru dari kenisah tepat sebelum Sion melahirkan Mesias dalam Yes
66:6-8.Gban itu menjelaskan bahwa bayi dari wanita itu adalah Yesus sang
Mesias. Mesias inilah yg menggembalakan bangsa dg cambuk
besi (Yes 66:8, Yes 7:14). Namun kita menemukan hal lain dari penundaan2
yg meresapi gban2 Wahyu. Dalam Yes 66, sakit melahirkan itu diikuti
oleh zaman keselamatan Mesias. Disini digbkan ttg serangan naga, yg masih belum
merupakan peperangan terakhir antara kebaikan dg kejahatan.Naga adalah mitologis
dari musuh2 Tuhan. Dalam mitos penciptaan di Timur Dekat Kuno, dewa
badai harus mengalahkan naga air yg mengacaukan sebelum dunia diciptakan.Dalam
apokolatif Yahudi penaklukan thdp binatang menandai kehancuran final dunia dan
permulaan penciptaan baru.Binatang ini merup suatu gban yg diperhebatmengacu
pada binatang laut dalam Daniel.Warnanya dan kehancuran bintang2 tsb
menghubungkannya dg pelaku kehancuran dalam paro pertama kitab ini.Spt dalam
Daniel, binatang mempunyai banyak kepala yg melambangkan banyak kerajaan (Dan
7:7). Bintang2 dihapus dari langit(Dan 8:10). Spt dalam penglihatan
sangkakala, penghancuran bintang dibatasi sampai sepertiga. Naga merup symbol
surgawi terakhir. Sisa2 mahluk mitis lain akan muncul dari laut /
akan digabungkan dg bumi.Perlindungan simbolis thdp wanita selama 3 1/2
th muncul kembali pada akhir bab, sesudah naga dilemparkan dari
langit.Pelariannya ke gurun mengingatkan cerita Elia (1 Raj 17:1-7) Diandaikan
bahwa malaikat merawat naga itu di padang gurun (1 Raj 19:5-7). Ayat 10 merup
madah kemenangan antara Mikhael melawan iblis (dewa atas binatang kekacauan),
harus direalisasikan dalam kemenangan umat Allh yg setia. Selain itu madah menggemakan
peringatan kpd mereka yg ada dibumi. Pelemparan iblis ke bumi, sbg terdakwa
surgawi, termasuk dalam gban kenaikan Mesias yg penuh kemenangan. Usaha iblis
utk mempersalahkan para kudus dihadapan Tuhan telah dikalahkan dg kesetiaan
mereka dan oleh kurban Anak Domba. Madah ini menggbkan Mzm 96: 10-13 dan
kegembiraan kosmos mengacu pada Yes 44:23; Yes 49:13. Pengaruh madah terdahulu
mungkin menyebabkan kita mengharapkan madah ini berakhir dalam nuansa
KEGEMBIRAAN. Sebaliknya, dalam lanjutan madah ini diberikan suatu peringatan
berupa kemungkinan naga yg marah akan dikalahkan dan lebih kejam dalam
pengejarannya thdp wanita dan anaknya dibumi. Kemenangan Mikhael telah
menunjukkan bahwa pemerintahan naga telah berakhir. Apa yg selanjutnya adalah
gban mengenai penderitaan Mesias yg dialami pada kaum beriman.
1 Kor 15:20-26
Paulus menolak pandangan Korintus sbg kepalsuan
bahwa Yesus tdk dibangkitkan. Paulus meneruskan keyakinannya terus ditinjau.
Yesus memang bangkit dan ini adalah suatu janji bagi semua yg mati,utk semua
org.KebangkitanNya mempunyai akibat hebat dalam kehidupan iman kita. Sbg buah
yg pertama, Yesus mewujudkan janjiNya bahwa manusia yg lain pasti spt Dia. Ini
disebabkan karena Yesus merup antitype Adam, yg dosanya mendatangkan kematian di dunia. Betapa lebih besar kebangkitan
Yesus utk kehidupan yg akan datang. Di sini Antropologi Paulus bernada
Kristologis. Konsekwensi universal dosa Adam meliputi kebutuhan alam semesta
(Universal) akan keselamatan. DOSA
menyebabkan kematian utk manusia. Kebangkitan Yesus masa lalu memberi
pengharapan masa depan. Akhirnya, Yesus menundukkan segala sesuatu pd diriNya,
baik rohani dan jasmani. TugasNya menghancurkan semua ketidakpercayaan dan
kemudian menyerahkan semua itu dalam kekuasaanNya kpd Bapa. Musuh terakhirNya
KEMATIAN. Kematian dikalahkan Yesus tetapi tidak dalam penciptaan. Paulus
mengharapkan KS PL menguatkan pendapatnya, bahwa FT menempatkan segala sesuatu
dibawah kakiNya. Kematian Yesus memulai proses mengalahkan kuasa musuh dosa
dan kebencian. Tapi kematianNya belum terlaksana penuh
bahkan dalam diri org beriman sekalipun. Dalam Kol 1:24 “ .. aku ..
menggenapkan dalam dagingku apa yg kurang pada penderitaan Yesus, utk tubuhNya,
yaitu Jemaat”. Jadi dalam Yesus Tuhan telah memberi kita bagian
dalam karya pemulihan dunia dg diriNya(2 Kor 5:17-20; Kol 1:20), Dialah jaminan
pewarisan kita, pembayaran pertama dari penebusan penuh umat yg telah dijadikan
Tuhan sbg milikNya. Dg KebangkitanNya, Yesus menjadi Tuhan, dibebaskan dari
segala sesuatu krn semua tunduk kpdNya. Setelah taat pada BapaNya, mengosongkan
diri, ambil rupa sbg HAMBA, maka dari itu Ia ditinggikan, diberi nama diatas
segala nama(Flp 2:9)demikian selalu dan dimana2, Dia segalaNya dalam
segala hal. Makna kemenangan Yesus atas kematianNya.
Luk 1:39-56
Zakharia diberi janji bahwa anaknya akan
penuh dg RK, begitu Yesus dikandung oleh kekuatan RK, RK dpt menjadi aktif
dalam diri org lain. Yoh menerima RK dalam kehadiran Yesus, Roh memenuhi
Elisabeth dan kelak Zakaria serta Simeon. Ini melambangkan pemuliaan Yesus
kelak, yg akan memberikan RK pada tiap org. (Kis 2:33) Pertanyaan Elisabet,”
bgm ini terjadi pada diriku bahwa ibu Tuhanku mengunjungi aku?” Mengingatkan
kata2 Daud ketika tabut perjanjian di kembalikan ke Yerusalem
sesudah dirampas org2
Filistin; “bgm tabut TUHAN ini dpt sampai padaku?” (2 Sam 6:9), Tabut
melambangkan kehadiran Yakwe, Allah Israel. Kedatangan Maria menyucikan
rumahnya dg kehadiran Tuhan.Kidung Maria, scr tradisional di sebut Magnificat,
sesuai dg kata pertamanya dalam bhs Latin, adalah mosaic kutipan2
dari PL dan menunjukkan kedatangan Yesus. Kidung ini sangat kuat dipengaruhi
oleh kidung yg dinyanyikan Hana, ibu nabi Samuel (yg tadinya mandul kemudian
hamil di masa tuanya), sesudah kelahiran anaknya lewat campur tangan Ilahi (1
Sam2 :1-10), Kedua kidung melihat tindakan Allah ini sbg bagian dari suatu
proses panjang dari terlemparnya kebanggaan manusiawi dan menjunjung tinggi yg
rendah. Kata Maria utk ini adalah :”Belas kasih”.
Dari 3 bacaan di atas kami belajar:
1.
Kelahiran Yesus
dinantikan tidak hanya oleh iblis, tapi oleh orang yang telah menantinya sejak
dahulu kala.
2.
Kerajaan
Roma/Herodes (Naga merah padam) telah menunggu dan membunuh sebagian besar bayi
yang mengancam keberadaannya.
3.
Gambar ini sesuai
dengan Kej 3:15-16: Dengan sakit beranak, Why 12:2. Perempuan itu melahirkan
Mesias, Why 12:5. Iblis mencobai, Why 12:9; bdk Why 20:2, dan mengejar
Perempuan itu serta keturunannya, Why 12:6,13,17. Perempuan itu melambangkan
umat yang kudus di zaman Mesias, Yes 54:1-17; 60:1-22; 66:7; Mi 4:10, jadi
Gereja yg sedang berjuang. Mungkin Yohanes juga berpikir kepada Maria, ialah
Hawa yang baru. Puteri Sion yang melahirkan Mesias, bdk Yoh 19:25.
4.
Ular naga adalah iblis yang
menyesatkan umat pilihan (yang bisa) dan yang memburu untuk dibinasakan (karena
tidak bisa disesatkan)
5.
Wanita adalah lambang Gereja Tuhan
atau mempelai Tuhan (gereja mula-mula):
a.
Gereja Assyria Timur (ACOE – Assyrian
Church of the East) :1Pet 5:13 Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang
terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku. Harap dibedakan dg
Chalden Church
b.
Syriac Orthodox :Satu kesamaan
dari kedua gereja ini adalah dilestarikannnya penggunaan bahasa Aram (dg
dialeknya) serta tradisi2 semitis lainnya sampai saat ini serta menempatkan
Maria sebatas Bunda Tuhan (Christokos), bukan Bunda Allah (Theotokos), Untuk
gereja yang di Alexandria (Koptik), Byzantium (Yunani) memiliki praktik yang
sama dengan Roman Catholik (juga ritus timur). Dalam sejarahnya, gereja2
(pengikut2nya — aktor no 3 atau ayat 15) dg doktrin Theotokos telah
memburu dan membunuh banyak sesama karena perbedaan doktrin ini
6.
Kesulungan Yesus sbg yg pertama
bangkit dari org mati menjamin kita utk mendapatkan tempat setelah kematian.
7.
Naga dilambangkan sebagai kekuasaan,
pemerintahan, kekuatan yang besar akan dipatahkan dg pemerintahan Yesus
menggunakan GADA BESI, terlihat dari bergirang nya Yohanes yg dikandung
Elizabeth kala Maria berkunjung, yg lebih hebat adalah maut yg dikalahkan Yesus
(bangkit dari mati)
8.
Pernyataan Elisabeth bukanlah landasan
utk menjadikan sebuah doa “Salam Maria”, pendarasan ucapan syukur atas
datangnya Ibu Tuhan padanya.
9.
Rasa “belas kasihan” selama 3 bulan
dihabiskan waktu utk menghibur saudaranya, memberikan waktu Elisabeth merasakan pengaruh Yesus dalam
hidupnya sehingga Yohanes menjadi kuat dan mempersiapkan Yesus lebih matang
dalam karya keselamatan.
10.
DOSA menyebabkan kematian manusia,kebangkitanNya
memberi harapan akan masa depan, menundukkan segala sesuatu pd diriNya, baik
rohani dan jasmani. TugasNya menghancurkan semua ketidakpercayaan (musuh) dan
kemudian menyerahkan semua dalam kekuasaan Bapa yaitu KEMATIAN menuju KEHIDUPAN KEKAL.
11.
Rasul Yohanes menunjukkan bahwa tabut
perjanjian itu, dan tabut itu adalah seorang wanita. Hal ini menyerupai kisah
sebelumnya yang mengatakan bahwa seorang mempelai yang kelihatan sebagai sebuah
kota.
12.
Walaupun dikandung dan
dilahirkan serta dibesarkan oleh Maria namun TIGA kali Yesus menyangkal Maria
sebagai ibuNya. Yesus Kristus adalah Tuhan. Tiga kali menyangkal lebih dari
cukup untuk menegaskan bahwa Dia memang bukan anak jasmani Maria. Yesus juga
menyatakan dengan tegas dan gamblang bahwa Dia tidak berasal dari dunia ini.
Tidak berasal dari dunia berarti bukan anak jasmani manusia. Bukan anak jasmani
Maria berarti bukan keturunan Hawa. Bukan keturunan Hawa berarti bukan
keturunan Ular alias Adam. Karena Yesus bukan anak Maria dan bukan keturunan
Hawa serta mustahil anak jasmani manusia itu berarti PEREMPUAN di dalam Kejadian 3:15 bukan manusia. Siapakah Perempuan dalam Kejadian
3:15? Perempuan dalam Kejadian 3:15 adalah Roh Allah alias Roh Kudus.
13.
Sang Mesias digambarkan mengalami
penderitaan:
a)
Yakub menggambarkan bahwa Mesias akan
mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur (Kej
49:11).
b)
Daniel 9 memberikan gambaran akan
Mesias yang menderita, dimana dia akan disingkirkan, walaupun tidak mempunyai
kesalahan apapun (Dan 9: 26)
14.
Gambaran akan penderitaan Mesias dan
kebangkitan-Nya:
a. Nabi Yesaya
memberikan gambaran yang begitu jelas akan penderitaan Sang Mesias (Yes 42; 49;
50; 53)
b. Mesias
harus menderita untuk menanggung dosa dunia; oleh bilur2Nya, kita
disembuhkan (Yes 53:5)
c.
Mesias juga akan ditolak oleh org
banyak (Mzm 118:22).
Yesus ditolak bukan hanya oleh orang2, namun terutama adalah para ahli farisi,
imam agung. Namun penolakan ini melahirkan Kerajaan Allah, dgn Yesus sendiri
sebagai batu penjuru (Mat 21:42)
d. Daud
berbicara tentang penderitaan Kristus di kayu salib, seperti: tangan dan
kakinya akan ditusuk, segala tulangnya terlihat, membagi pakaiannya, menderita
kehausan yang sangat (Mzm 22).
e. Nabi Yesaya
mengatakan bahwa Mesias akan memberikan punggungnya bagi orang2 yang
memukulnya, dan memberikan pipinya bagi yang mencabut janggutnya. Dia dinodai
dan diludahi, namun dia tidak menyembunyikan mukanya (Yes 50:6).
f.
Kebijaksanaan Salomo menceritakan
tentang penganiayaan dan penolakan akan Kristus (Keb 2:12-20). Drama yang
begitu kejam ini terpenuhi dlm diri Kristus yg mengalami penderitaan begitu
hebat sesuai dgn yg dinubuatkan nabi Daud dan
Yesaya (Mat 27:39-42)
g. Daud
berbicara tentang kebangkitan Mesias ketika dia berkata bahwa Tuhan tidak akan
memberikan Dia kepada dunia orang mati (Mzm 49:15). Yesus menggenapi nubuat
ini, dgn kebangkitan-Nya dari mati; dgn disaksikan begitu banyak org yg masih
hidup pada waktu Injil dan Surat Rasul Paulus ditulis (Mat 28:7). Yesus juga
mengatakan bahwa Dia adalah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya
kepada-Nya, dia akan hidup walaupun dia sudah mati (Yoh 11:25)
15.
Jiwa
adalah sumber hidup, yang menghidupkan dan menggairahkan cara hidup dan cara
bertindak kita. "Jiwaku memuliakan Tuhan" artinya cara
hidup dan bertindakku senantiasa menempatkan Tuhan di atas segala2nya
/ Tuhan menjiwai cara hidup dan cara bertindak kita setiap hari dimanapun dan
kapanpun.Hidup dan bertindak dijiwai oleh Tuhan berarti membahagiakan,
mensejahterakan dan menyelamatkan sesama manusia maupun lingkungan hidupnya
atau hidup dan bertindak dijiwai oleh Roh Kudus, sehingga menghasilkan
keutamaan-keutamaan seperti "kasih, sukacita, damai sejahtera,
kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan
diri." Dan kerendahhatian.
16.
Dari
hatilah terpancar kehidupan. Iman merupakan satu jalan untuk menyucikan hati,
dengan hati yang bergembira, Tuhanpun akan mendapatkan bahwa manusia itu penuh
SUKACITA, yang merupakan sifat dasar Tuhan yang penuh kedamaian dan sukacita,
dibutuhkan sifat ini dalam menjalani hidup yg berkemenangan di dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar