Senin, 10 Maret 2014

Kekuatiran

Hal Kekuatiran                        Minggu 2 Maret 2014
Yes 49: 14-15
14 Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku." 15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
1 Kor 4:1-5
1 Demikianlah hendaknya org memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yg kepadanya dipercayakan rahasia Allah.2 Yg akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.3 Bagiku sedikit sekali artinya entahkah aku dihakimi oleh kamu atau oleh suatu pengadilan manusia. Malahan diriku sendiripun tidak kuhakimi.4 Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan.5 Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.
Mat 6:24-34
24 Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."25 "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?26 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?28 Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal,29 namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.30  Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."
Pembahasan
Yes 49:14-15 Kasih ibu dan Kasih Tuhan
Inilah kata2 org Israel yg mengalami kesusahan besar shg merasa ditinggalkan dan dilupakan Allah. Tanggapan Allah memberikan kepastian ilahi kpd setiap org percaya yg sdg mengalami masa2 sulit.
1.     KasihNya kpd kita lebih besar drpd kasih seorg ibu bagi anaknya; karena itu mustahil Dia melupakan kita, khususnya pada masa keputusasaan dan kesedihan (Yer 31:20).
2.     Belas kasihanNya untuk kita tidak akan pernah gagal, bgmpun juga situasi hidup ini; Dia mengawasi kita dg penuh kelembutan dan kasih, dan kita dpt beristirahat di dalam keyakinan bahwa Dia tidak akan pernah meninggalkan kita.
3.     Bukti kasih Allah yg besar ialah bahwa Dia telah melukiskan kita di telapak tangan-Nya, shg tidak akan melupakan kita; bekas luka di telapak tangan itu senantiasa di depan mataNya sbg tanda kasihNya yg besar yg dicurahkan atas kita dan kerinduan-Nya untuk memperhatikan kita.
Tuhan memberikan jaminan kepada Israel krn Israel putus asa. Aib dan sengsara akibat Pembuangan menjadi alasan kuat Israel utk merasa ditinggalkan oleh Allah. Karenanya, "pernyataan yg membangkitkan semangat (ay. 15, 16), ialah bahwa kasih Allah melebihi kasih dari ibu yg mana pun. Para perusak dari Kasdim pasti lenyap dilupakan, dan pada masanya org2 kafir yg telah bertobat akan datang kepada Israel untuk menyembah Allahnya dan mengakui Kristus sbg Juruselamat dan Raja mereka. Jadi, banyak sekali warga baru akan mengisi kesenjangan2 yg ditinggalkan bg Yahudi, yg dibunuh secara besar-besaran dalam peperangan melawan Kasdim, Makabe dan Roma. Israel rohani, yg sesudah kedatangan Kristus akan merupakan Israel Kristen, akan dipenuhi keraguan dan juga gembira melihat gelombang luar biasa dari bg2 lain yg dilahirkan kembali ini. Sangat mungkin org2 bertobat dari bgs2 lain yg disebut pada ayat 22 sedang berkumpul di bawah panji2 salib. Mereka dg penuh kasih dan kesabaran menunjukkan kepeduliannya kpd bg Yahudi sbg sesama umat seagama mereka. Bahkan para raja bangsa2 lain akan datang oleh karena kuasa. Mesias dan menunjukkan kepedulian yg penuh hormat thdp Negeri Kudus itu dan bgnya, dan bangga mengabdi sbg pelindung dan penjaga Gereja Kristus.
1 Kor 4:1-5
Di bagian ini penelitian thdp penyebab terjadinya perpecahan diakhiri. Para hamba Allah adalah pelayan yg hanya diwajibkan untuk setia (ay 1, 2). Mereka hanya akan dihakimi oleh Tuhan saja (ay 3,4). Oki semua penghakiman harus menanti kedatanganNya yg kedua (ay 5). Sebelumnya tidak boleh ada penghakiman!
Jika ini adalah milikku, maka ... ? 
Biasanya, kita akan melanjutkannya dg "... saya bebas melakukan apa saja dgnya dan kepadanya." Benar dmk? Apa yang Paulus katakan dalam bagian ini memberikan kpd kita suatu pengertian yg agak berbeda ttg arti kepemilikian / memiliki sesuatu.
Dalam bagian ini, Paulus meringkaskan argumen2 terdahulunya dmk: mengapa bermegah pada manusia; mengapa memfavoritkan seorg pelayan dan berselisih shg ada perpecahan? Semuanya tidak perlu, krn segala sesuatu adalah milik-"mu", milik jemaat Korintus (ayat 21,22). Argumen spt ini menarik, karena bagi sebagian org, masalah hak milik justru menjadi sumber perpecahan dan perselisihan. Lalu apa arti kepemilikan spt ini? Jemaat Korintus memiliki segala sesuatu, krn mereka adalah milik Kristus, Sang Pemilik segala sesuatu. Mereka memiliki segala sesuatu dalam Kristus, oleh kasih karunia Allah, demi statusnya sbg bait Allah: sbg tempat Roh Allah nyata dalam kehidupan jemaat, shg menjadi alternatif ilahi yg kontras dg gaya hidup kota Korintus yg dekaden.
Memiliki segala sesuatu dalam Kristus bagi org percaya berimplikasi dua hal. Pertama, karena di dalam Kristus kita memiliki segala sesuatu, maka kita hanya dapat bermegah dalam Tuhan dan tidak mengandalkan diri sendiri. Hidup Kristen yg memiliki segala sesuatu adalah hidup yg mencari hikmat Allah dan taat kpd kehendakNya dalam segala sesuatu. Kedua, memiliki segala sesuatu di dalam Kristus berarti sadar bahwa kita semua adalah milik Kristus; hamba Kristus. Sesama hamba Kristus kita tidak diperkenankan untuk saling menghakimi, karena hanya Tuhanlah satu-satunya hakim.
Mat 4:24-34
A.      Mengabdi kpd uang berarti menilainya begitu tinggi hingga kita
1.      menaruh kepercayaan dan iman kepadanya,
2.      memandangnya sbg sumber jaminan dan kebahagiaan,
3.      menjadikannya harapan masa depan,
4.      menginginkannya lebih daripada kebenaran dan Kerajaan Allah.
B.     Pengumpulan kekayaan dg segera menguasai pikiran dan kehidupan seseorang shg kemuliaan Allah tidak lagi menjadi yg utama
Menyikapi kebutuhan materiil. 
Para murid Yesus harus mengambil keputusan yg benar ttg bgm bersikap thdp kebutuhan materiil. Jika tidak, beberapa ancaman thdp kesetiaan kita kpd Tuhan akan terjadi.
Pertama, org Kristen harus tahu membuat prioritas yg benar. Yg harus diprioritaskan adalah harta surgawi, bukan harta duniawi (ayat 19-20). Kita harus mengutamakan yg kekal dan menomorduakan yg sementara. Kedua, Yesus realistis sekali. Jika harta duniawi prioritas kita, hati kita pun akan tertambat kpd dunia ini (ayat 21). Harta harus ditempatkan sbg hamba dan alat. Jika tidak, ia akan "melonjak" menjadi tuan, dan kita di "kudeta"nya ke kedudukan budak (ayat 24). Ketiga, salah prioritas dalam soal harta akan membuat kita kehilangan kesukaan dalam hidup ini. Hidup akan terbungkuk memikul beban kekuatiran ttg kebutuhan sehari-hari (ayat 25-31). Kehidupan Kristiani spt itu akan serendah kehidupan org yg tidak mengenal Tuhan (ayat 32).
Yesus mengajak kita mengubah cara pandang kita ttg kebutuhan materi. Ia mengingatkan kita bahwa kebutuhan dalam hidup tidak sama dg kehidupan itu sendiri. Makanan, pakaian, tempat tinggal, dan harta adalah penunjang kehidupan. Yg lebih penting untuk kita perhatikan dan yg menjadi kepentingan utama perhatian Tuhan adalah kehidupan kita. Kita diajak Yesus untuk menghargai hidup berdasarkan kasih dan perhatian-Nya, bukan berdasarkan apa yg kita makan, pakai, dan miliki. Firman Tuhan ini menuntut kita membuat komitmen mutlak hanya kepada Tuhan saja. Dengan menempatkan Allah sungguh sbg Tuhan, kita perlu belajar dari hari ke hari menundukkan perhatian kita kepada harta, makanan, dan pakaian ke bawah pemeliharaan dan pemerintahan Allah. Inti prinsip inilah maksud Tuhan: mendahulukan Kerajaan Allah dan memercayai bahwa Dia yg memenuhi kebutuhan2 materi kita (ayat 33).
Harta dan manusia.
Tarif listrik, PAM, dan harga BBM yg naik, bahkan baru2 ini harga gas naik hingga 40%, menambah beban masyarakat yg masih dalam perjuangan mengatasi krisis ekonomi yg berkepanjangan. Dalam kondisi dmk, respons wajar yg muncul adalah kuatir & bekerja mati- matian, sampai menghalalkan segala cara untuk memenuhi kebutuhannya. Bgm Kristiani harus bereaksi dalam situasi spt ini?
Dalam kondisi spt sekarang ini ajaran Yesus sangat relevan (ayat 19-20) sebab byk org menjadi egois dan memberikan nilai mutlak kpd uang dan harta. Yesus mengingatkan bahwa tujuan Kristen adalah mengumpulkan harta yg jauh lebih mulia dan bernilai kekal, yaitu harta surgawi. Harta ini dapat berupa apa pun yg bermakna mulia dan kekal, yg dihasilkan karena berbagi dg yg kekurangan, memaafkan sesama, menderita bagi Kristus, berbuat kebaikan, dsb. Itulah harta yg terindah yg hrs dikumpulkan oleh umat Kristiani dg segenap hati (ayat 21). Namun melakukan itu tidaklah mudah sebab hidup pada hakikatnya adalah masalah perspektif (ayat 22-23). Kristen harus waspada agar tidak mudah tergiur dg apa yg ia lihat. Umat Kristiani juga harus sadar bahwa dalam hubnya dg harta,mereka dituntut untuk bersikap tegas antara diperhamba dan memperhamba. Ketika ia memperhamba harta berarti ia diperhamba oleh Allah, dmk pula sebaliknya (ayat 24).
Lalu bgm dg kekuatiran? Apakah dalam situasi ekonomi yg sulit umat Kristiani tidak boleh kuatir akan masa depan keluarga dan anak2nya? Yesus tidak pernah mengatakan bahwa menguatirkan pemenuhan kebutuhan dasar tidaklah salah. Yesus hanya mengatakan reaksi itu tidak perlu. Byk org dicekam kekuatiran krn mereka menghadapi masa depan yg tidak pasti. Umat Kristiani yg mempunyai hub pribadi dg Allah, bergantung kpd Allah yg tidak hanya mengetahui namun juga mengontrol masa depan.
Dari ketiga bacaan kami belajar:
1.       Seperti seorang ibu tidak pernah melupakan anaknya, dmk jua Tuhan akan umatNya dan domba2Nya, meskipun mereka sempat di buang ke Babel tapi saatnya tiba (70 th), mereka jua kembali dipulihkan.
2.       Semua kebutuhan manusia adalah fana yg terutama adalah kebutuhan surgawi shg Tuhan tau apa yg menjadikan manusia itu berguna.
3.       Kita memiliki hub khusus dg Tuhan bergantung pada Tuhan yg mengetahui segalaNya dan mengontrol masa depan.
4.       Kita tidak hanya harus waspada akan kenikmatan dunia, apa yg kita lihat, karena semuanya fana dan dapat di rusak oleh ngengat, Tuhan tau semua yg dibutuhkan manusia karenaNya Dia meminta mencari Kerajaan Surga dan KebenaranNya dulu yg lain akan di tambahakan.
5.       Harta yg berguna itu spt berbagi dg yg kekurangan, memaafkan sesama, menderita bagi Yesus, berbuat kebaikan dsb.
6.       Di dalam Yesus kita memiliki segala sesuatu, maka kita hanya dapat bermegah dalam Tuhan dan tidak mengandalkan diri sendiri. Hidup Kristen yg memiliki segala sesuatu adalah hidup yg mencari hikmat Allah dan taat kpd kehendakNya dalam segala sesuatu.
7.       Berpikir dan melihat yg tepat. Mata gunanya untuk melihat. Penglihatan mempengaruhi pikiran. Apa yg terlihat dan terpikir akan menggerakkan manusia untuk bertindak dan mengambil keputusan dan bertindak konkrit. Salah pikir dan salah pandang sesuatu akan berakibat fatal. Mata yg kabur tidak dapat melihat benda dg jelas, dmk juga kalau mata rohani kita kabur akan berakibat fatal.
8.       Kekuatiran seolah wajar dialami semua manusia, namun tidak perlu dan tidak boleh menjadi ciri org beriman. Org beriman melihat jelas bahwa Tuhan setia dan pemurah memenuhi kebutuhan semua makhluk ciptaanNya, apalagi manusia!
9.       Keinginan manusia semua adalah harta yg banyak tetapi dari Yesus kita mengetahui harta yg berharga itu adalah mengasihi Yesus dan mencari Nya senantiasa, apapun akan diberikanNya setelah kita menerima damai sejahtera dari Nya.
10.   Kemampuan Yesus menerangkan kekuatiran yg ada dalam diri manusia membuat semua org tabjub dan mencari tau bgm mendapatkan Nya, memang bila tidak mengetahui caraNya maka kita akan terputus akan semua kehendakNya, tapi bila telah menemukanNya hati kita senantiasa lega dan damai selalu ada dalam diri kita.
11.   Rasa damai itulah yg ingin ditegaskan Yesus sebagai ciri org beriman dan ygbtidka takut akan hari esok karena burungpun dipelihara Tuhan, apalagi manusia yg diciptakan segambar dan serupa Tuhan sendiri.
12.   Kehendak Yesus membuat manusia menjadi sadar akan kelemahan & keterbatasan diri, sehingga perlu bergantung pada FT selalu.
13.   Harta yg benar dimata Tuhan adalah kepemilikkan harta surgawi yg abadi yakni sifat Bapa sendiri thdp anakNya.
14.   Kesempurnaan tugas Yesus selalu ditegaskan dalam berbagai perumpamaan dan tindakan yg nyata mengobati org sakit bukan kepura2an dan kemunafikan yg ditonjolkan.

15.   Pimpinan Yesus dalam segala tindakan menjadikan manusia selalu sadar akan kelemahan dan menjadikan manusia damai dalam hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar