Minggu, 02 Maret 2014

Keinginan Yesus

Keinginan Yesus            Minggu 30 Juni 2013
16b dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau. 19  Setelah Elia pergi dari sana, ia bertemu dengan Elisa bin Safat yang sedang membajak dengan dua belas pasang lembu, sedang ia sendiri mengemudikan yang kedua belas. Ketika Elia lalu dari dekatnya, ia melemparkan jubahnya kepadanya.20  Lalu Elisa meninggalkan lembu itu dan berlari mengikuti Elia, katanya: "Biarkanlah aku mencium ayahku dan ibuku dahulu, lalu aku akan mengikuti engkau." Jawabnya kepadanya: "Baiklah, pulang dahulu, dan ingatlah apa yang telah kuperbuat kepadamu."21  Lalu berbaliklah ia dari pada Elia, ia mengambil pasangan lembu itu, menyembelihnya dan memasak dagingnya dengan bajak lembu itu sebagai kayu api; ia memberikan daging itu kepada orang-orangnya, kemudian makanlah mereka. Sesudah itu bersiaplah ia, lalu mengikuti Elia dan menjadi pelayannya.
Gal 5:1,13-18; 
1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. 13 Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.14 Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!" 15 Tetapi jikalau kamu saling menggigit & saling menelan, awaslah, spy jgn kamu saling membinasakan.16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging  karena keduanya bertentangan  sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
51 Ketika hampir genap waktunya Yesus diangkat ke sorga, Ia mengarahkan pandanganNya untuk pergi ke Yerusalem,52 dan Ia mengirim beberapa utusan mendahului Dia. Mereka itu pergi, lalu masuk ke suatu desa orang Samaria untuk mempersiapkan segala sesuatu bagi-Nya.53 Tetapi orang-orang Samaria itu tidak mau menerima Dia, karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem. 54 Ketika dua murid-Nya, yaitu Yakobus dan Yohanes, melihat hal itu, mereka berkata: "Tuhan, apakah Engkau mau, supaya kami menyuruh api turun dari langit untuk membinasakan mereka?"55 Akan tetapi Ia berpaling dan menegor mereka.56 Lalu mereka pergi ke desa yang lain.57 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: "Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."58 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."59 Lalu Ia berkata kepada seorang lain: "Ikutlah Aku!" Tetapi orang itu berkata: "Izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan bapaku."60 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Biarlah orang mati menguburkan orang mati; tetapi engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah di mana-mana."61 Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku."62 Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."
Pembahasan
Panggilan Elisa, sejak itu tdk ada nama Elisa, selama 20 th tdk ada  cerita ttg Elisa oleh RK utk diceritakan, jadi pelayan. Tuhan sedang membangun sesuatu yg di dalam, yg menentukan dalam hidup kita. Tetap solid.Yg diminta Elisa adalah rohnya, bukan fisiknya, ini yg penting, karena Elisa mengalami semua hal yg ajaib dalam hidupnya. Maka dari itu kala Elia mau diangkat dia minta rohnya, bukan fisiknya, ada syaratnya, dan Elisa melihat ada kereta dll, maka roh Elia diberikan. Pertama kali mengikuti tradisi minta ijin ortu dan kejadian Elisa sedang membajak, itu bukan kebetulan dan saat Yesus dibalikkan kondisi yang lalu akan panggilan Elisa dari Elia sang nabi besar, Yesus menjawabNya dg suatu paradok yg sangat ditentang tradisi jaman itu, ini suatu pemikiran dan suatu hal yang mesti dicermati bahwa ikut Yesus (bukan ikuti jadi pengikut, artinya jadi murid Yesus) sungguh berat, sungguh penuh pengorbanan, disini penolakkan org Samaria menunjukkan bahwa paham dan para murid Yesus akan mengalami hal yg sama dg yg Yesus derita, bahkan ortu sendiri tak perlu digubris, mengartikan tindakan mengingat hal yang lalu adalah tidak diijinkan masuki KEKUDUSAN yang disyaratkan Tuhan bagi yang ingin mengalami kesempurnaan Yesus yang Sungguh Hebat,(para baju putih yang jumlahnya akan ditentukan Tuhan sendiri) mereka selalu tidak menyadari dan hingga kini pun perkataan ini hanya diterjemahkan dg harafiah saja, bukan secara rohani, karena semua yang diucapkan Yesus sebenarNya adalah kerohanian, suatu bentuk yang tidak nyata, suatu yang sungguh mendasar dalam lubuk hati yg paling dalam. Sedang Paulus mengatakan suatu bentuk kemerdekaan yang menjadikan kita umat yang tak kenal Yesus menjadi warga Kerajaan Tuhan yg Maha Besar, Maha SegalaNya, bebas dari kuk perhambaan (jaman dulu penjahat diberi kayu yg berat dan ditahan di bawah tanah, lain dg sekarang yg ada dg AC), hal ini tidak boleh disalahgunakan, artinya mentang2 udah bebas kita bisa seenaknya berbuat dosa, menyembah berhala, memper cayai Zodiak, peramal dll.
SERIGALA
Ibrani ze’ev (Yes 11:6, dst), Yunani lukos (Mat 7:15 dst) mengacu kepada bentuk serigala Asia Tenggara. Kawasan penyebarannya dan jumlahnya sangat berkurang oleh pertambahan penduduk manusia dan oleh metode pengendalian modern. Tapi hingga masa PB jumlahnya cukup banyak sehingga berbahaya bagi ternak, juga bagi hidup manusia. Sekarang disetujui, bahwa bagian terbesar catatan tentang bahaya serigala dalam pikiran umum, adalah dilebih-lebihkan. Dan harus diingat, bahwa sebenarnya serigala disebut di seluruh Alkitab hanyalah secara metaforis. Perlu pula dicatat bahwa mayoritas hunjukan kepada serigala dalam Alkitab adalah mengacu kepada seseorang yg menyalahgunakan wibawanya,  Zef 3:3. Walaupun agak lebih kecil, serigala Palestina serupa dengan serigala Eropa Tengah dan Eropa Utara.
Ciri-ciri:
1. Sifatnya rakus. Kej 49:27
2. Terutama buas waktu malam ketika mencari mangsa.Yer 5:6; Hab 1:8
3. Membinasakan kawanan domba. Yoh 10:12
4. Melukiskan:
a.       Orang-orang fasik. Mat 10:16; Luk 10:3
b.      Pemerintah yang lalim. Yeh 22:27; Zef 3:3
c.       Nabi-nabi palsu. Mat 7:15; Kis 20:29
d.      Iblis. Yoh 10:12
e.      Suku Benyamin. Kej 49:27
f.        Musuh yang bengis. Yer 5:6; Hab 1:8
g.       (Menjinakkan serigala)perubahan yang disebabkan karena pertobatan. Yes 11:6; 65:25
5.Lambang
        I.      METAFORA [10057] dan SIMILE [14205] untuk orang (dan juga binatang, dlm kasus Yes 11:6) yang sangat rakus dan buas. Kej 49:27; Yes 11:6; 65:25; Yeh 22:27; Hab 1:8.
      II.      LAMBANG guru agama palsu yang sangat mementingkan dirinya sendiri dan berniat jahat. Mat 7:15; 10:16; Luk 10:3; Yoh 10:12; Kis 20:29.
    III.      METAFORA orang jahat, licik dan penuh tipu muslihat. Luk 13:32.
    IV.      Binatang buas dan ganas yang suka mengembara sendiri daripada dalam gerombolan,
      V.      Anjing hutan atau serigala lazim terdapat di Palestina ( Yoh 10:12)
    VI.      di waktu malam (Hab 1:8).
  VII.      Keganasannya sangat ditakuti (Yeh 22:27; Zef 3:3; Kis 20:29) shg kekuatan merusaknya menjadi pepatah ( Yer 5:6).
VIII.      Yehezkiel mencerca nabi-nabi palsu sebagai anjing-anjing hutan (AV, ‘foxes’, NRSV, REB, NJB, jackals’),
    IX.      Yang mengharapkan keuntungan dari keruntuhan bangsa Israel ( Yeh 13:4).
      X.      Dalam PB anjing hutan tidak merupakan simbol akal busuk atau kelicikan, seperti dalam bahasa modern,
    XI.      Namun binatang itu dipandang rendah sebagai binatang yang tidak berharga dan remeh.
  XII.      Itulah yang dimaksud Yesus ketika menyebut Herodes Antipas sebagai serigala (Luk 13:32).
Karena nama Elisa berarti “Allah JuruSlamatku (Elohim)” maka dialah yg ditujukan dalam bacan kali ini ingin menunjukkan bayangan yg lalu sabar menunggu, kini Yesus hadir jadi semua pasti digenapi, dan benar bahwa Yesus disalibkan sbg Sang Juru Selamat yg dinantikan, artinya kaum Yahudi tidak perlu menunggu siapa lagi hanya dalam diri Yesuslah kita berpengharapan.
Saya belajar dari 3 bacaan ini:
1.       Kemerdekaan (pembabtisan) belum tentu menjadikan kita warga Kerajaan Tuhan.
2.       Tindakan menengok kebelakang adalah tdk dikehendaki Tuhan.(Luk 9:62)
3.       Pertobatan total dan pencarian kedalaman Kerajaan Tuhan yg murni menjadikan hati kita layak utk Kerajaan Tuhan
4.       Kuk perhambaan akan dibuang oleh kasih Yesus, beban yg seberat apapun akan dipulihkan asal kita setia jadi murid Yesus, mau memikul salib dan melaksanakan perintahNya.
5.       Elisa meminta Elia utk sabar kala dia mesti minta ijin dg ortunya, adalah sikap Tuhan yang Maha Sabar, dan menunggu dg setia sampai kita manusia siap utk pelayanan yg penuh oleh kasihNya yg Sempurna.
6.       Perintah Ikutlah Yesus, bukan mengikuti Yesus, artinya setiap perbuatanNya patut utk ditiru, bukan diikuti, bukan jadi pengikut tapi jadi murid.
7.       Perbuatan kita seharusnya menghasilkan buah ROH (Gal 5:22-23)bukan buah daging.
8.       Elisa sebagai nabi (arti namanya Allah Juru Slamat) yang dimanifestasikan dalam diri Yesus hingga disalibkan.
9.       Perbuatan membajak adalah proses yg harus ditempuh dalam memasuki kerajaan Tuhan, tidak ada cara lain (org yg pertama kali menemukan bajak =Nuh (Rest Giver)), artinya hati kita perlu digemburklan dahulu, baru semua akan ditambahkan oleh Tuhan.
10.   Dari sifat Elisa, diperlukan banyak sekali sikap hidup yang patut ditiru, bahkan dalam diri Yesus, Dia mengosongkan diriNya bahkan lahirpun di kandang yg sangat hina.
11.   Figur serigala dan burung menggambarkan org baik dan jahat pun memiliki tempat berteduh sedangkan Yesus terus bergerak, bahkan tdk punya tempat utk meletakkan kepalaNya di tanah, karena KekuasaanNya adalah Semesta. Artinya kejahatan dan kebaikan bisa dikuasaiNya dg mudah, karena Yesuslah penentu itu semua.
12.   Tindakan menggigit, menelan seperti banyak dilakukan kaum Farisi, bahkan muridNya pun mengatakan utk menurunkan api dari langit (suatu tindakan penghakiman), jua sesama umat yang memiliki rasa IRI hati, menjatuhkan, dan ini akan menghasilkan penghancuran yg sebenarnya.
13.   Inti semua dirangkum oleh Paulus dg kata yg indah “Kasihilah sesamamu spt dirimu sendiri”, bagaimana anda dan kita semua memperlakukan sesama kita, taburkan apa yg kita inginkan, sehingga tanah yg kita tanam (hati) akan menghasil kan buah pembenaran /roh di dalam Yesus Sang Penebus yang akanmengangkat kita ke Surga kelak.

14.   Elisa berlaku sbg PELAYAN(Abdi), artinya siap melayani semua kebutuhan Elia (Allah Sendiri), sampai rohaninya penuh akan arti poengajaran yg dilakukan Elia sepanjang hidupnya, sehingga dia putuskan utk minta roh bukan fisiknya. Melayani sb abdi tanpa memikirkan dirinya sendiri, sehingga perlu diteladani, dihayati sbg syarat ikut Yesus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar