Penghiburan dari Penderitaan Minggu 29 Sept 2013
Am
6:1a, 4-7
1 "Celaka atas org2 yg merasa aman di
Sion, atas orang2 yg merasa tenteram di gunung Samaria, 4 yg berbaring di tempat tidur dari gading dan
duduk berjuntai di ranjang; yang memakan anak2 domba dari kumpulan
kambing domba dan anak2 lembu dari tengah2 kawanan
binatang yg tambun;5 yg bernyanyi2 mendengar bunyi
gambus, dan seperti Daud menciptakan bunyi2an bagi dirinya;6
yg minum anggur dari bokor, dan berurap dgn minyak yg paling baik, tetapi tidak
berduka karena hancurnya keturunan Yusuf!7 Sebab itu sekarang,
mereka akan pergi sbg org buangan di
kepala barisan, dan berlalulah keriuhan pesta orang2 yg duduk
berjuntai itu."
1
Tim 6:11-16
11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya
itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.12
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal.
Untuk itulah engkau telah dipanggil & telah engkau ikrarkan ikrar yg benar
di depan banyak saksi.13 Di hadapan Allah yg memberikan hidup kepada
segala sesuatu & di hadapan Kristus Yesus yg telah mengikrarkan ikrar yg
benar itu juga di muka Pontius Pilatus, kuserukan kepadamu:14
Turutilah perintah ini, dgn tidak bercacat & tidak bercela, hingga pada
saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya,15 yaitu saat yg akan
ditentukan oleh Penguasa yg satu-satunya & yg penuh bahagia, Raja di atas
segala raja dan Tuan di atas segala tuan.16 Dialah satu2nya
yg tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yg tak terhampiri. Seorangpun
tak pernah melihat Dia & memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah
hormat & kuasa yg kekal! Amin.
Luk
16:19-31
19 "Ada seorang kaya yg selalu berpakaian jubah ungu
& kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.20
Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dgn borok, berbaring
dekat pintu rumah org kaya itu,21 dan ingin menghilangkan laparnya
dgn apa yg jatuh dari meja org kaya itu. Malahan anjing2 datang
& menjilat boroknya.22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu
dibawa oleh malaikat2 ke pangkuan Abraham.23 Org kaya itu
juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia
memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di
pangkuannya.24 Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah
aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan
menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.25
Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang
baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yg buruk. Sekarang ia mendapat
hiburan dan engkau sangat menderita.26 Selain dari pada itu di
antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yg
mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yg mau datang dari situ kepada kami
tidak dapat menyeberang.27 Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta
kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,28 sebab
masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dgn sungguh2,
agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.29
Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa & para nabi; baiklah
mereka mendengarkan kesaksian itu.30 Jawab orang itu: Tidak, bapa
Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada
mereka, mereka akan bertobat.31 Kata Abraham kepadanya: Jika mereka
tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau
diyakinkan, sekalipun oleh seorang yg bangkit dari antara orang mati."
Pembahasan
AMOS
Amos adalah nabi pertama dalam Alkitab yg
pesannya dicatat secara terperinci. Ia berasal dari sebuah kota di Yehuda,
tetapi ia berkhotbah kepada org2 Israel di kerajaan utara sekitar
pertengahan abad 8 SM. Pada masa itu byk org hidup makmur, ibadah dipentingkan,
& negeri Israel nampaknya damai. Tapi Amos melihat bahwa yg mengecap kemakmuran
hanyalah para hartawan yg memperkaya diri dgn hasil penindasan dan
ketidakadilan thdp org miskin. Org menjalankan ibadah dgn hati yg tidak tulus,
dan keadaan damai hanya tampak dari luar. Dengan berani dan penuh semangat,
Amos menyampaikan pesan bahwa Allah akan menghukum bgs Israel. Amos menyerukan
agar keadilan "mengalir seperti air". Ia berkata, "Mungkin TUHAN
akan mengasihani org2 yg tersisa dari bangsa Israel" (Am 5:15).
Isi peringatan dan nubuat Amos sungguh
besar pengaruhnya:
·
Hukuman atas
negara2 tetangga Israel Am 1:1-2:5
·
Hukuman atas
Israel Am 2:6-6:14
·
Lima penglihatan
Am 7:1-9:15
Amos
6:1-14, Pengucapan “Celaka” yg ke
tiga, dan terakhir. Utk menunjukkan bahwa Tuhan dapat dan akan mengirimkan
kehancuran, Sion dan Samaria adalah 2 kota yg makmur dahulunya, sudah sangat
diperlemah oleh Asyur dan dg segera dihancurkan sama sekali. Ia menghina pria
& wanita dari Samaria yg ada dlm kemewahan (Am 4:1-3), yg kadang2
suka bicara muluk2 mengenai masalah kepatriotisme & agama, yg
sekarang tetap buta thdp penderitaan org miskin,sementara itu berfoya2
dalam kemewahannya. Dalam ayat 9-11 mengingatkan adanya bencana, dimana hanya tinggal 1 org yg
tetap hidup & yg 1 ini meninggalkan kita dg suara mendesah, “Diam!” Ayat 12 berlawanan scr khas dg sekolah
kebijaksanaan : situasi Israel adalah idk wajar spt membajak lautan dg sapi.
Dlm ayat 13-14, nabi menentang pengharap an palsu yg muncul bersamaan dg
penyerbuan Yerobeam II ke Timur Sungai Yordan dan terus ke Utara ke Siria.
Pandangan suram dari Amos jelas diubah, bahkan hampir2 dibalik, dg
pengharapan yg baru tapi sia2 dalam 2 Raj 14:24-27(24 Ia melakukan apa yg jahat di mata TUHAN. Ia tidak
menjauh dari segala dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel
berdosa pula.25 Ia mengembalikan daerah Israel, dari jalan masuk ke
Hamat sampai ke Laut Araba sesuai dgn firman TUHAN, Allah Israel, yg telah
diucapkan-Nya dgn perantaraan hamba-Nya, nabi Yunus bin Amitai dari Gat-Hefer.26 Sebab TUHAN telah melihat betapa pahitnya
kesengsaraan org Israel itu: sudah habis lenyap baik yg tinggi maupun yg rendah
kedudukannya, dan tidak ada penolong bagi orang Israel.27 Tetapi
TUHAN tidak mengatakan bahwa Ia akan menghapuskan nama Israel dari kolong
langit; jadi Ia menolong mereka dgn perantaraan Yerobeam bin Yoas).
1
Tim 6:11-16 Pengajar yg baik dan tg
jw mereka
Kita sekarang sampai pada akhir dari
kewajiban RT yg disebutkan dalam surat ini. Berlawanan dg pengajar2
sesat, Timotius adalah abdi Allah, (bukannya mencari uang, ia hendaknya mencari
keutamaan,yg membangun jemaaat, spt kesalehan, iman, pelayanan kasih, ketekunan
dan kelembutan) (1 Kor 13:4-7 4Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu.
Ia tidak memegahkan diri & tidak sombong.5 Ia tidak melakukan
yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah
dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.6 Ia tidak bersukacita
karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.7 Ia menutupi segala
sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung
segala sesuatu.)Ajaran yg sejati tdk
memecah-belah jemaat & tdk tdk menyebabkan pertengkaran & kesombongan.
Tugas Timotius adalah saksi setia Kristus dan Injil, spt Yesus menampilkan
kesaksian setia di hadapan Pilatus (Luk 21:12-13 12Tetapi
sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke
rumah2 ibadat dan penjara2, dan kamu akan dihadapkan
kepada raja2 dan penguasa2 oleh karena nama-Ku.13
Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi). Tugas yg berat semacam ini mempunyai ganjaran yg
khusus, kehidupan abadi (2 Tim 2:11 Benarlah
perkataan ini: "Jika kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup dengan Dia). Timotius ditugaskan utk menaati perintah ini,
mungkin hokum perjanjian umum yg dituntut dari semua org (1 Tim 1:8-11 8 Kita tahu
bahwa hukum Taurat itu baik kalau tepat digunakan,9 yakni dengan
keinsafan bahwa hukum Taurat itu bukanlah bagi orang yang benar, melainkan bagi
orang durhaka dan orang lalim, bagi orang fasik dan orang berdosa, bagi orang
duniawi dan yang tak beragama, bagi pembunuh bapa dan pembunuh ibu, bagi
pembunuh pada umumnya,10 bagi orang cabul dan pemburit, bagi
penculik, bagi pendusta, bagi orang makan sumpah dan seterusnya segala sesuatu
yang bertentangan dengan ajaran sehat11yang berdasarkan Injil dari
Allah yang mulia dan maha bahagia, seperti yang telah dipercayakan kepadaku.)/ pengutusannya
yg khusus yg berasal dari Allah. Bgmpun jua, ia dipanggil ut menjadi tanpa cela
& tanpa cacat, istilah dalam surat ini utk pelayanan yg setia, tekun &
sepenuh hati. Spt Paulus, pelaksanaan pengutusan ini dihubungkan dg kedatangan
Yesus & penelitian Ilahi atas hidup manusia,terutama para pemimpin (1 Kor
4:1-5 1Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba
Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.2Yang akhirnya
dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat
dipercayai.3 Bagiku sedikit sekali artinya entahkah aku dihakimi
oleh kamu atau oleh suatu pengadilan manusia. Malahan diriku sendiripun tidak
kuhakimi.4 Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan
karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan.5
Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang.
Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan
memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan
menerima pujian dari Allah, 1 Tes 2:4 Sebaliknya, karena Allah telah menganggap kami layak
untuk mempercayakan Injil kepada kami, karena itulah kami berbicara, bukan
untuk menyukakan manusia, melainkan untuk menyukakan Allah yang menguji hati
kita). Perintah yg khusus kpd Timotius
ditutup dg berkat yg khas, seruan kpd Allah & pengakuan akan keunikan dan kedaulatanNya
1Tim6:15-16). Fungsi seruan kpd penghakiman Allah dalam hal pengutusan seseorg
adalah biasa dalam surat Pastoral (1 Tim 5:21 & 2 Tim 4:2). Dan, isi berkat
adalah ajaran mengenai sifat monotheis Allah yg scr khusus diwartakan di sini
jua(1 Tim 1:17, 1 Tim2 :4-5). Berkat itu menggarisbawahi pentingnya tugas yg
diserahkan kpd Timotius. Dan krnnya, berakhirlah penampilan luas mengenai
peraturan RT dalam jemaat2.
Luk
16:19-31 Lazarus dan org kaya
Ajaran Yesus mengenai penggunaan
kekayaan yg semestinya digambarkan dg cerita dg dua nasib org yg berbeda. Seorg
kaya yg mengetahui jelas kebutuhan pengemis dipintu gerbangnya, Ia tdk
menyadari keseriusan kesempatannya utk mempersiapkan kehidupan kekalnya
kelak(ayat 8-9). Bukan kekayaan yg menjauhkan dia dari pangkuan Abraham,
melainkan pengelolaannya yg tdk dpt dipercaya. Kehidupan kedua org yg sungguh
berbeda, dan kematian mereka. Lazarus dibawa malaikat, sedang org kaya hanya
dikuburkan saja. Itu akhir org kaya dan awal utk Lazarus. Org Kaya ada di “dunia
bawah”, (Syeal/ Hades), tempat ini terpisah dg kebahagiaan dg Abraham,
meskipun tdk sama dg “Neraka” menurut
kita. Org kaya masih bisa melihat
Lazarus dari situ, ia masih berpikir bahwa Lazarus adalah hambanya, pertama
minta setetes air utk mendinginkan lidahnya, kedua, minta memperingatkan
saudaranya. Lazarus terkejut, org kaya ini mengenal namanya,. Abraham
menjelaskan kpd org kaya, mengapa kenyataan itu terbalik.Itu tdk bisa diputar
kembali ke dalam dunia. Meski org kaya itu memanggil Abraham dg sebutan “Bapa”,
itu hanya darah bukan spiritual yg membuahkan keselamatan baginya. Bahwa org
kaya menginginkan Lazarus pergi ke saudara2nya adalah tanda pertama
bahwa ia memperhatikan org lain, tapi sudah terlambat., tdk berguna sama
sekali. Mereka telah memiliki Musa dan para nabi, FT yg diutarakan pada umat
Israel dan dunia itu, sudah cukup. Pernyataan ini mengingatkan kembali mengenai
ucapan Yesus ttg hukum, dan para nabi (Ayat 16-17). Yesus masih berbicara kpd
org Farisi& mengingatkan mereka bahwa pelaksanaan lahiriah hukum dan
ketelitian pelaksanaan hukum tdk berarti hanya cukup mendengarkan FT. Abraham
mengakhiri bahwa kebangkitan pun tdk akan meyakinkan mereka yg tdk bersedia
mendengarkan dg seksana hukum dan para nabi . Nada Ironis dimaksudkan pada
pendengar yg lebih luas (bukan Yahudi aja) yg membaca ini.
Dari
ke tiga bacaan kami belajar:
1.
Dalam penderitaan bersama Yesus pasti mendapat
kehidupan abadi di surga.
2.
Amos melayangkan perkataan yang pedas utk
menyadarkan manusia atas tindakan yg tdk perhatikan kemelaratan yg ada
disekitar kita, Paulus menegaskan kerukunan bukannya perpecahan dalam Yesus,
dan Lukas memperlihatkan kehidupan yg kekal dalam diri Lazarus yg hidupnya
sengsara di dunia, bukan org kaya yg hidupnya mewah dan tdk perduli.
3.
Harta tdk bisa membalas kasih Tuhan, itulah
penghiburan bagi kita manusia saat nanti kita meninggal, inilah anugrah Tuhan
yg luar biasa dan bukan kesombongan yg kita tonjolkan dlm hidup, hanya dari
Tuhan sajalah kita menerima hiburan.
4.
Bukan kita mundur dalam kesengsaraan kita
sehingga kita putus asa/ tawar hati, kita harus maju dan menemukan jalan keluar
yg jitu dalam kemuliaan.
5.
Dalam
kesengsaraan bersama Yesus, Ia mengajari kita utk membenci kejahatan, tdk kompromi
dgnya.
6.
Tanpa hiburan dari
Yesus dalam menjalankan kesengsaraan kita tidak akan kuat hingga menyelesaikan
pertandingan dalam hidup.
7.
Apa yg ditabur
manusia saat di dunia itulah yg dituainya kelak, kesusahan akibat dari kita
sendiri, bukan Tuhan tdk mengasihi kita, tapi Tuhan mau kita berhati2
dan menghilangkan bekas dan mengingatkan bahwa kita harus menghindarkan dosa
serta mengevaluasi prioritas kita dalam hidup, mana yang penting dan mana yg
tidak penting, dan menguji pelayanan kita apakah sungguh dalam melayani.
8.
Mengenal pribadi
Yesus inilah yg menjadi prioritas yg utama dalam hidup, baru kemudian keluarga
lalu baru bisnis.
9.
Selama hidup
tanpa baca Kitab Suci adalah spt org buta mencari jalan menuju sebuah rumah yg
sempit, tapi dg membaca dan mengerti dan melakukan apa yg diajarkan didalamnya
kita akan melihat terang dan sebuah rumah yg indah dan megah di surga nanti.
10. Pelayanan yang setia, tekun dan mumpuni, menaungi
serta mengasihi yg sengsara dan terpuruk memperlihatkan kasih yang abadi.
11. Kecaman nabi Amos sungguh menyadarkan kita akan
penghukuman Tuhan yang selalu diadakan utk menyadarkan kita sebagai manusia
yang perlu selalu melayani dan menaungi org miskin di sekitar kita.
12. Dalam penderitaan ada penghiburan dari sang Kasih
Abadi yakni Yesus dg penyalibanNya di Golgota, tanpa tindakan kelanjutan dari
pengorbananNya akanlah sia2 tindakanNya yg berani mati di kayu salib
yg kejam, itu tugas kita utk melayani kaum miskin( kaum minoritas, yg lemah, yg
sengsara, yg kesusahan, kesesakan, pengkhianatan), hiburan yg kita akan
membuahkan hasil (Gal 6:22-23)
13. Setelah meninggal tdk ada waktu lagi kita mengulang
kehidupan kita yang lalu, hanya penyesalan dan penghakiman yg kekal dalam
neraka/ surga lah yg kita terima, dimana kita akan bertempat nanti, mulailah kerjakan apa yg ingin kita dapatkan
yakni surga yg kekal.
14. Kasih Yesus, pengorbanan di salib, dan pengajaran
selama 3 th di dunia, serta berbagai ajaran dari para nabi dan para rasul,
hanya itu yang kita mesti perhatikan selalu dalam hidup, tanpa itu kita tdk ada
jalan memperhatikan tindakan kita di dunia.
15. Belum tentu seorang yang penuh penderitaan masuk ke
neraka, dalam menjalaninya, org tsb mengingat semua ajaran Yesus, akan memberi
penghiburan yg melegakan yakni surga yg bahagia, yg mulia.
16. Belum tentu org kaya yg penuh materi yg melimpah masuk
surga, dalam menjalankan hidup di dunia, semua yang dilakukan tanpa
memperhatikan FT dan pelaksanaan FT, menghibur para kaum miskin hanyalah
kekekalan yg menghanguskan yg layak bagi mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar