Senin, 10 Maret 2014

Penghiburan dari Penderitaan

Penghiburan dari Penderitaan       Minggu 29 Sept 2013
Am 6:1a, 4-7
1 "Celaka atas org2 yg merasa aman di Sion, atas orang2 yg merasa tenteram di gunung Samaria, 4  yg berbaring di tempat tidur dari gading dan duduk berjuntai di ranjang; yang memakan anak2 domba dari kumpulan kambing domba dan anak2 lembu dari tengah2 kawanan binatang yg tambun;5 yg bernyanyi2 mendengar bunyi gambus, dan seperti Daud menciptakan bunyi2an bagi dirinya;6 yg minum anggur dari bokor, dan berurap dgn minyak yg paling baik, tetapi tidak berduka karena hancurnya keturunan Yusuf!7 Sebab itu sekarang, mereka akan pergi sbg org buangan di kepala barisan, dan berlalulah keriuhan pesta orang2 yg duduk berjuntai itu."
1 Tim 6:11-16
11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.12 Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil & telah engkau ikrarkan ikrar yg benar di depan banyak saksi.13 Di hadapan Allah yg memberikan hidup kepada segala sesuatu & di hadapan Kristus Yesus yg telah mengikrarkan ikrar yg benar itu juga di muka Pontius Pilatus, kuserukan kepadamu:14 Turutilah perintah ini, dgn tidak bercacat & tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya,15 yaitu saat yg akan ditentukan oleh Penguasa yg satu-satunya & yg penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.16 Dialah satu2nya yg tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yg tak terhampiri. Seorangpun tak pernah melihat Dia & memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat & kuasa yg kekal! Amin.
Luk 16:19-31
19 "Ada seorang kaya yg selalu berpakaian jubah ungu & kain halus, dan setiap hari ia bersukaria dalam kemewahan.20 Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dgn borok, berbaring dekat pintu rumah org kaya itu,21 dan ingin menghilangkan laparnya dgn apa yg jatuh dari meja org kaya itu. Malahan anjing2 datang & menjilat boroknya.22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat2 ke pangkuan Abraham.23 Org kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.24 Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.25 Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yg buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.26 Selain dari pada itu di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yg mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yg mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.27 Kata orang itu: Kalau demikian, aku minta kepadamu, bapa, supaya engkau menyuruh dia ke rumah ayahku,28 sebab masih ada lima orang saudaraku, supaya ia memperingati mereka dgn sungguh2, agar mereka jangan masuk kelak ke dalam tempat penderitaan ini.29 Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa & para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.30 Jawab orang itu: Tidak, bapa Abraham, tetapi jika ada seorang yang datang dari antara orang mati kepada mereka, mereka akan bertobat.31 Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yg bangkit dari antara orang mati."
Pembahasan
AMOS
Amos adalah nabi pertama dalam Alkitab yg pesannya dicatat secara terperinci. Ia berasal dari sebuah kota di Yehuda, tetapi ia berkhotbah kepada org2 Israel di kerajaan utara sekitar pertengahan abad 8 SM. Pada masa itu byk org hidup makmur, ibadah dipentingkan, & negeri Israel nampaknya damai. Tapi Amos melihat bahwa yg mengecap kemakmuran hanyalah para hartawan yg memperkaya diri dgn hasil penindasan dan ketidakadilan thdp org miskin. Org menjalankan ibadah dgn hati yg tidak tulus, dan keadaan damai hanya tampak dari luar. Dengan berani dan penuh semangat, Amos menyampaikan pesan bahwa Allah akan menghukum bgs Israel. Amos menyerukan agar keadilan "mengalir seperti air". Ia berkata, "Mungkin TUHAN akan mengasihani org2 yg tersisa dari bangsa Israel" (Am 5:15).
Isi peringatan dan nubuat Amos sungguh besar pengaruhnya:
·         Hukuman atas negara2 tetangga Israel Am 1:1-2:5
·         Hukuman atas Israel  Am 2:6-6:14
·         Lima penglihatan Am 7:1-9:15
Amos 6:1-14, Pengucapan “Celaka” yg ke tiga, dan terakhir. Utk menunjukkan bahwa Tuhan dapat dan akan mengirimkan kehancuran, Sion dan Samaria adalah 2 kota yg makmur dahulunya, sudah sangat diperlemah oleh Asyur dan dg segera dihancurkan sama sekali. Ia menghina pria & wanita dari Samaria yg ada dlm kemewahan (Am 4:1-3), yg kadang2 suka bicara muluk2 mengenai masalah kepatriotisme & agama, yg sekarang tetap buta thdp penderitaan org miskin,sementara itu berfoya2 dalam kemewahannya. Dalam ayat 9-11 mengingatkan  adanya bencana, dimana hanya tinggal 1 org yg tetap hidup & yg 1 ini meninggalkan kita dg suara mendesah, “Diam!”  Ayat 12 berlawanan scr khas dg sekolah kebijaksanaan : situasi Israel adalah idk wajar spt membajak lautan dg sapi. Dlm ayat 13-14, nabi menentang pengharap an palsu yg muncul bersamaan dg penyerbuan Yerobeam II ke Timur Sungai Yordan dan terus ke Utara ke Siria. Pandangan suram dari Amos jelas diubah, bahkan hampir2 dibalik, dg pengharapan yg baru tapi sia2 dalam 2 Raj 14:24-27(24 Ia melakukan apa yg jahat di mata TUHAN. Ia tidak menjauh dari segala dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula.25 Ia mengembalikan daerah Israel, dari jalan masuk ke Hamat sampai ke Laut Araba sesuai dgn firman TUHAN, Allah Israel, yg telah diucapkan-Nya dgn perantaraan hamba-Nya, nabi Yunus bin Amitai dari Gat-Hefer.26  Sebab TUHAN telah melihat betapa pahitnya kesengsaraan org Israel itu: sudah habis lenyap baik yg tinggi maupun yg rendah kedudukannya, dan tidak ada penolong bagi orang Israel.27 Tetapi TUHAN tidak mengatakan bahwa Ia akan menghapuskan nama Israel dari kolong langit; jadi Ia menolong mereka dgn perantaraan Yerobeam bin Yoas).
1 Tim 6:11-16 Pengajar yg baik dan tg jw mereka
Kita sekarang sampai pada akhir dari kewajiban RT yg disebutkan dalam surat ini. Berlawanan dg pengajar2 sesat, Timotius adalah abdi Allah, (bukannya mencari uang, ia hendaknya mencari keutamaan,yg membangun jemaaat, spt kesalehan, iman, pelayanan kasih, ketekunan dan kelembutan) (1 Kor 13:4-7 4Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri & tidak sombong.5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.)Ajaran yg sejati tdk memecah-belah jemaat & tdk tdk menyebabkan pertengkaran & kesombongan. Tugas Timotius adalah saksi setia Kristus dan Injil, spt Yesus menampilkan kesaksian setia di hadapan Pilatus (Luk 21:12-13 12Tetapi sebelum semuanya itu kamu akan ditangkap dan dianiaya; kamu akan diserahkan ke rumah2 ibadat dan penjara2, dan kamu akan dihadapkan kepada raja2 dan penguasa2 oleh karena nama-Ku.13 Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi). Tugas yg berat semacam ini mempunyai ganjaran yg khusus, kehidupan abadi (2 Tim 2:11 Benarlah perkataan ini: "Jika kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup dengan Dia). Timotius ditugaskan utk menaati perintah ini, mungkin hokum perjanjian umum yg dituntut dari semua org (1 Tim 1:8-11 8 Kita tahu bahwa hukum Taurat itu baik kalau tepat digunakan,9 yakni dengan keinsafan bahwa hukum Taurat itu bukanlah bagi orang yang benar, melainkan bagi orang durhaka dan orang lalim, bagi orang fasik dan orang berdosa, bagi orang duniawi dan yang tak beragama, bagi pembunuh bapa dan pembunuh ibu, bagi pembunuh pada umumnya,10 bagi orang cabul dan pemburit, bagi penculik, bagi pendusta, bagi orang makan sumpah dan seterusnya segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran sehat11yang berdasarkan Injil dari Allah yang mulia dan maha bahagia, seperti yang telah dipercayakan kepadaku.)/  pengutusannya yg khusus yg berasal dari Allah. Bgmpun jua, ia dipanggil ut menjadi tanpa cela & tanpa cacat, istilah dalam surat ini utk pelayanan yg setia, tekun & sepenuh hati. Spt Paulus, pelaksanaan pengutusan ini dihubungkan dg kedatangan Yesus & penelitian Ilahi atas hidup manusia,terutama para pemimpin (1 Kor 4:1-5 1Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.2Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.3 Bagiku sedikit sekali artinya entahkah aku dihakimi oleh kamu atau oleh suatu pengadilan manusia. Malahan diriku sendiripun tidak kuhakimi.4 Sebab memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Dia, yang menghakimi aku, ialah Tuhan.5 Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah, 1 Tes 2:4 Sebaliknya, karena Allah telah menganggap kami layak untuk mempercayakan Injil kepada kami, karena itulah kami berbicara, bukan untuk menyukakan manusia, melainkan untuk menyukakan Allah yang menguji hati kita). Perintah yg khusus kpd Timotius ditutup dg berkat yg khas, seruan kpd Allah & pengakuan akan keunikan dan kedaulatanNya 1Tim6:15-16). Fungsi seruan kpd penghakiman Allah dalam hal pengutusan seseorg adalah biasa dalam surat Pastoral (1 Tim 5:21 & 2 Tim 4:2). Dan, isi berkat adalah ajaran mengenai sifat monotheis Allah yg scr khusus diwartakan di sini jua(1 Tim 1:17, 1 Tim2 :4-5). Berkat itu menggarisbawahi pentingnya tugas yg diserahkan kpd Timotius. Dan krnnya, berakhirlah penampilan luas mengenai peraturan RT dalam jemaat2.
Luk 16:19-31 Lazarus dan org kaya
Ajaran Yesus mengenai penggunaan kekayaan yg semestinya digambarkan dg cerita dg dua nasib org yg berbeda. Seorg kaya yg mengetahui jelas kebutuhan pengemis dipintu gerbangnya, Ia tdk menyadari keseriusan kesempatannya utk mempersiapkan kehidupan kekalnya kelak(ayat 8-9). Bukan kekayaan yg menjauhkan dia dari pangkuan Abraham, melainkan pengelolaannya yg tdk dpt dipercaya. Kehidupan kedua org yg sungguh berbeda, dan kematian mereka. Lazarus dibawa malaikat, sedang org kaya hanya dikuburkan saja. Itu akhir org kaya dan awal utk Lazarus. Org Kaya ada di “dunia bawah”, (Syeal/ Hades), tempat ini terpisah dg kebahagiaan dg Abraham, meskipun  tdk sama dg “Neraka” menurut kita.  Org kaya masih bisa melihat Lazarus dari situ, ia masih berpikir bahwa Lazarus adalah hambanya, pertama minta setetes air utk mendinginkan lidahnya, kedua, minta memperingatkan saudaranya. Lazarus terkejut, org kaya ini mengenal namanya,. Abraham menjelaskan kpd org kaya, mengapa kenyataan itu terbalik.Itu tdk bisa diputar kembali ke dalam dunia. Meski org kaya itu memanggil Abraham dg sebutan “Bapa”, itu hanya darah bukan spiritual yg membuahkan keselamatan baginya. Bahwa org kaya menginginkan Lazarus pergi ke saudara2nya adalah tanda pertama bahwa ia memperhatikan org lain, tapi sudah terlambat., tdk berguna sama sekali. Mereka telah memiliki Musa dan para nabi, FT yg diutarakan pada umat Israel dan dunia itu, sudah cukup. Pernyataan ini mengingatkan kembali mengenai ucapan Yesus ttg hukum, dan para nabi (Ayat 16-17). Yesus masih berbicara kpd org Farisi& mengingatkan mereka bahwa pelaksanaan lahiriah hukum dan ketelitian pelaksanaan hukum tdk berarti hanya cukup mendengarkan FT. Abraham mengakhiri bahwa kebangkitan pun tdk akan meyakinkan mereka yg tdk bersedia mendengarkan dg seksana hukum dan para nabi . Nada Ironis dimaksudkan pada pendengar yg lebih luas (bukan Yahudi aja) yg membaca ini.
Dari ke tiga bacaan kami belajar:
1.    Dalam penderitaan bersama Yesus pasti mendapat kehidupan abadi di surga.
2.    Amos melayangkan perkataan yang pedas utk menyadarkan manusia atas tindakan yg tdk perhatikan kemelaratan yg ada disekitar kita, Paulus menegaskan kerukunan bukannya perpecahan dalam Yesus, dan Lukas memperlihatkan kehidupan yg kekal dalam diri Lazarus yg hidupnya sengsara di dunia, bukan org kaya yg hidupnya mewah dan tdk perduli.
3.    Harta tdk bisa membalas kasih Tuhan, itulah penghiburan bagi kita manusia saat nanti kita meninggal, inilah anugrah Tuhan yg luar biasa dan bukan kesombongan yg kita tonjolkan dlm hidup, hanya dari Tuhan sajalah kita menerima hiburan.
4.    Bukan kita mundur dalam kesengsaraan kita sehingga kita putus asa/ tawar hati, kita harus maju dan menemukan jalan keluar yg jitu dalam kemuliaan.
5.    Dalam kesengsaraan bersama Yesus, Ia mengajari  kita utk membenci kejahatan, tdk kompromi dgnya.
6.    Tanpa hiburan dari Yesus dalam menjalankan kesengsaraan kita tidak akan kuat hingga menyelesaikan pertandingan dalam hidup.
7.    Apa yg ditabur manusia saat di dunia itulah yg dituainya kelak, kesusahan akibat dari kita sendiri, bukan Tuhan tdk mengasihi kita, tapi Tuhan mau kita berhati2 dan menghilangkan bekas dan mengingatkan bahwa kita harus menghindarkan dosa serta mengevaluasi prioritas kita dalam hidup, mana yang penting dan mana yg tidak penting, dan menguji pelayanan kita apakah sungguh dalam melayani.
8.    Mengenal pribadi Yesus inilah yg menjadi prioritas yg utama dalam hidup, baru kemudian keluarga lalu baru bisnis.
9.    Selama hidup tanpa baca Kitab Suci adalah spt org buta mencari jalan menuju sebuah rumah yg sempit, tapi dg membaca dan mengerti dan melakukan apa yg diajarkan didalamnya kita akan melihat terang dan sebuah rumah yg indah dan megah di surga nanti.
10. Pelayanan yang setia, tekun dan mumpuni, menaungi serta mengasihi yg sengsara dan terpuruk memperlihatkan kasih yang abadi.
11. Kecaman nabi Amos sungguh menyadarkan kita akan penghukuman Tuhan yang selalu diadakan utk menyadarkan kita sebagai manusia yang perlu selalu melayani dan menaungi org miskin di sekitar kita.
12. Dalam penderitaan ada penghiburan dari sang Kasih Abadi yakni Yesus dg penyalibanNya di Golgota, tanpa tindakan kelanjutan dari pengorbananNya akanlah sia2 tindakanNya yg berani mati di kayu salib yg kejam, itu tugas kita utk melayani kaum miskin( kaum minoritas, yg lemah, yg sengsara, yg kesusahan, kesesakan, pengkhianatan), hiburan yg kita akan membuahkan hasil (Gal 6:22-23)
13. Setelah meninggal tdk ada waktu lagi kita mengulang kehidupan kita yang lalu, hanya penyesalan dan penghakiman yg kekal dalam neraka/ surga lah yg kita terima, dimana kita akan bertempat nanti,  mulailah kerjakan apa yg ingin kita dapatkan yakni  surga yg kekal.
14. Kasih Yesus, pengorbanan di salib, dan pengajaran selama 3 th di dunia, serta berbagai ajaran dari para nabi dan para rasul, hanya itu yang kita mesti perhatikan selalu dalam hidup, tanpa itu kita tdk ada jalan memperhatikan tindakan kita di dunia.
15. Belum tentu seorang yang penuh penderitaan masuk ke neraka, dalam menjalaninya, org tsb mengingat semua ajaran Yesus, akan memberi penghiburan yg melegakan yakni surga yg bahagia, yg mulia.

16. Belum tentu org kaya yg penuh materi yg melimpah masuk surga, dalam menjalankan hidup di dunia, semua yang dilakukan tanpa memperhatikan FT dan pelaksanaan FT, menghibur para kaum miskin hanyalah kekekalan yg menghanguskan yg layak bagi mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar