3 Orang Majus Minggu,
4 January 2014
Yes 60:1-6
1 Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang,
dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.2 Sebab sesungguhnya, kegelapan
menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit
atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.3 Bangsa-bangsa
berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit
bagimu.4 Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua
datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan
anak-anakmu perempuan digendong.5 Pada waktu itu engkau akan heran
melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab
kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa
akan datang kepadamu.6 Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu,
unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan
membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN.
Ef 3:2-3a, 5-6
2 memang kamu telah mendengar ttg tugas penyelenggaraan
kasih karunia Allah, yang dipercayakan kepadaku karena kamu,3 yaitu
bagaimana rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu, 5 yang pada
zaman angkatan-angkatan dahulu tidak diberitakan kepada anak-anak manusia,
tetapi yang sekarang dinyatakan di dalam Roh kepada rasul-rasul dan
nabi-nabi-Nya yang kudus,6 yaitu bahwa orang-orang bukan Yahudi,
karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh
dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus.
Mat 2:1-12
1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea
pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem2
dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru
dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk
menyembah Dia."3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu
terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.4 Maka dikumpulkannya semua
imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari
mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.5 Mereka berkata kepadanya:
"Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab
nabi:6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali
bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari
padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku
Israel."7 Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang
majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu
nampak.8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya:
"Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera
sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah
Dia."9 Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah
mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka
hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.10
Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.11
Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria,
ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan
mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.12
Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes,
maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.
Pembahasan:
Yes 60:1-6 Sion
dipulihkan.
Pasal ini ditulis selama
tahun akhir hidup Yesaya. Allah menyatakan nubuat2 ini supaya
memberikan pengharapan dan penghiburan kepada umat-Nya selama mereka tertawan
di Babel 150 tahun sesudah zaman Yesaya (Yes 39:5-8);
pasal ini penuh dg penyataan nubuat mengenai Mesias yad dan kerajaanNya di bumi
kelak. Beberapa peristiwa yg dinubuatkan digenapi berhubungan dg tertawannya
Yehuda oleh Babel dan pemulihannya. Banyak nubuat lain lebih khusus berhub dg
datangnya Yesus ke bumi, dan yg lain lagi masih menunggu penggenapan. Secara
umum, pasal Yes 40:1-48:22 menekankan pelepasan, pasal Yes 49:1-57:21 penebusan,
dan Yes 58:1-66:24 kemuliaan. Jikalau
TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itu pun didamaikanNya
dg dia" (Ams 16:7).
Pernyataan Amsal ini benar dan berlaku bagi umat Israel. Allah berkenan lagi
kpd Israel (Yes 60:10b).
Ia menghimpun mereka yg semula terserak krn dibuang ke Babel untuk kembali ke
Sion (Yes 60: 8, 9). peristiwa kembalinya kaum Yehuda dari Babel ke tanah
perjanjian. Yesaya memandang nya sbg tindakan Yahweh, Allah Israel, yang
memulihkan kembali kemasyhuran Sion. (Sion menunjuk kepada kota Yerusalem,
pusat pemerintahan, pusat ibadah, tempat Tuhan Allah Israel, Yahweh berkenan
hadir di tengah-tengah umat-Nya). Nasib dan keadaan umat Allah berubah total. Ia
telah membuat Israel menjadi terang dan kebanggaanNya (Yes 60:1, 15). Ketika berada dalam pembuangan di Babel, mereka dinaungi
oleh kegelapan; kini dalam alam kebebasan di tanah leluhur, yaitu tanah
perjanjian, terang kemuliaan Allah kembali bercahaya meliputi mereka. Terang
pembebasan ini bercahaya dan mengundang bangsa-bangsa lain untuk menyaksikan
Yerusalem dibangun kembali.Ada dua hal sbg akibat perkenanan Allah tsb. Pertama, Israel akan kembali mengalami
masa keemasan. Mereka akan kembali menjadi makmur krn Tuhan akan melimpahi
mereka dg harta dari para musuh mereka (Yes 60: 5-6, 11, 17). Ibadah Israel akan kembali berkenan kpd Tuhan (Yes 60:7). Hidup mereka di Tanah Perjanjian akan dilimpahi
sukacita, kebenaran, dan damai sejahtera karena Tuhan sendiri hadir di tengah2
umat-Nya (Yes 60:15-22). Kedua, ibarat serangga yg tertarik kpd terang, demikianlah musuh2
Israel akan tertarik untuk datang ke Sion krn Israel memantulkan terang Tuhan
kpd mereka (Yes 60:3-4). Bangsa2
akan ikut membangun Sion bersama2 Israel (Yes 60: 10a).
Mereka pun akan ikut menikmati segala sukacita, kebenaran, dan damai sejahtera
yg diberikan Tuhan. Janji yang pasti. Walaupun belum diketahui kapan dan
melalui peristiwa apa janji Allah digenapi, nubuat Yesaya ini mengandung
kepastian. Yg jelas ketika umat Tuhan dikembalikan ke Yerusalem, mereka melihat
bahwa janji Allah menuju penggenapan. Dan meskipun kota Yerusalem
porak-poranda, hal itu tidak mengecewakan tetapi justru mengingatkan mereka
akan kesalahan masa lalu, kekejaman musuh yg menghancurkan hidup mereka.
Melalui mulut Yesaya, firman Tuhan menguatkan dan meneguhkan iman mereka, bahwa
masa depan mereka ada di tangan Allah, Pembebas dan Penyelamat umatNya. Sebaliknya,
bangsa2 yg menolak berkat Tuhan itu akan binasa (ayat 12).
Pemulihan yg diberikan Tuhan bagi Israel bukan untuk mereka nikmati sendiri melainkan
untuk dibagikan kpd bangsa2. Demikian pula seharusnya seseorang yg
sudah diberkati membagikan berkat itu kpd org lain. Setiap kita telah menerima
pemulihan Allah itu. Ia memulihkan kita dari perbudakan dosa & melimpahi
kita dg segala berkat rohani. Jadilah berkat bagi orang lain.
Ef 3:2-3a, 5-6 Membuka
rahasia Allah.
Rasul Paulus dipilih oleh
Allah untuk memperkenalkan dan menjelaskan paling tidak dua penyataan besar. Yang pertama adalah Injil itu sendiri “kabar
baik mengenai keselamatan yg diperoleh melalui kematian dan kebangkitan Tuhan
Yesus”. Dan yg kedua adalah kebenaran
tentang Gereja sbg tubuh Kristus. Di dlm surat2 ttg Injil (Roma, I dan
II Korintus serta Galatia) Paulus menguraikan panjang lebar penyataan pertama
ini. Di dalam surat2 kelompok kronologi saat ini, yaitu
"Surat-surat Penjara," sang rasul secara luas membahas penyataan yang
kedua - Gereja sebagai tubuh Kristus. Pasal 3 merupakan puncak dari bagian utama pertama surat ini yang
mengemukakan kedudukan kita di dalam Kristus.Pengalaman yg seseorang atau
sekelompok orang lalui maupun nikmati, pasti memberi alasan akan kekhususan
diri org /kelompok tsb.Scr positif pengakuan ini memacu org / kelompok tsb untuk
meningkatkan kualitas pengalaman / kemampuannya. Namun, scr negatif, jika
kekhususan itu ditempatkan pada porsi “perasaan” tanpa iman dan logika, maka
siapapun akan merasa dirinya sendirilah yg paling benar, dan orang lain pasti
salah. Dalam memberitakan Injil kepada etnis nonYahudi, Paulus banyak
mendapatkan tantangan. Pemberitaan Injil inilah yang menyebabkannya menjadi
tahanan kaisar Nero. Tetapi Paulus tidak pernah melihat hidupnya, sehingga
Paulus menyebut diri sebagai tahanan Kristus (Ef 3:1).Org2 Yahudi melalui penyataan Allah dan
pengalaman hidup nenek moyang mereka bersama Allah, merasa bahwa mereka dikhususkan
Allah. Begitu pula dg org2 non Yahudi (org2 Yunani para
pengikut agama misteri) melalui pengalaman spiritual, mereka beranggapan bahwa
hanya mereka yg memiliki hikmat ilahi. Kedua anggapan ini sungguh keliru,
karenanya Paulus mengungkapkan suatu kebenaran, yaitu rahasia Allah. Org2
non Yahudi yg sudah percaya telah dipersatukan dg org2 Yahudi yg
percaya dalam satu tubuh, yaitu jemaat. Dalam menjelaskan dirinya sebagai
pemberita Injil, dua hal terungkap: berita Injil dan tugas memberitakan Injil.
Berita yang disampaikannya adalah misteri atau rahasia (Ef 3:3,4,9). Berita Injil disebut rahasia bukan karena isinya kabur,
atau hanya diketahui para elite rohani, tetapi karena ia adalah kebenaran yang
dinyatakan Allah kepada manusia (Ef3: 5). Apa isi rahasia Injil? Umat Allah terdiri dari segala
etnis (Ef3:6). Istilah semua etnis penting
sekali. Umat Allah tidak meliputi semua manusia, karena banyak manusia yang
dengan sadar dan sengaja menolak untuk menjadi umat Allah. Jika Allah memaksa
semua manusia yang menolak-Nya menjadi umat-Nya, maka sedikitnya dua hal
terjadi: Allah adalah diktator dan manusia berubah menjadi robot. Umat Allah
bersifat internasional. Tidak ada lagi perbedaan etnis Yahudi dan etnis
nonYahudi. Semua etinis umat Allah memiliki kesamaan: sebagai ahli waris,
sebagai anggota tubuh Kristus dan sebagai peserta janji (ayat 6).
Ini terjadi melalui persatuan umat dengan Kristus. Paulus mengatakan rahasia
Allah ini telah memberikan pengaruh yg dahsyat thdp diri dan pelayanannya.
Olehnya Paulus didorong untuk mewartakan Injil kepada semua orang. Tugas kita,
org2 yg percaya kepada Kristus pada masa kini, sebagaimana yg
dilakukan oleh jemaat pada masa lampau (Ef 3:10)
adalah memberitakan dan menawarkan rahasia Allah itu kpd semua orang untuk
mereka alami. Apakah saat ini kita semua sudah melakukannya?
Mat 2:1-12 Dampak
kelahiran Yesus
Mereka
ini mungkin adalah anggota dari suatu golongan keagamaan yg terpelajar dari
wilayah yg sekarang disebut Iran. Mereka mengkhususkan diri pada astrologi,
ilmu kedokteran, dan ilmu pengetahuan alam. Kunjungan mereka terjadi pada saat
usia Yesus sekitar 40 hari (Luk
2:22)
hingga 2 tahun (Mat
2:16).
Pentingnya kisah ini adalah bahwa
1. Yesus layak
memperoleh penghormatan sebagai raja dari seluruh umat manusia, dan
2. baik orang bukan
Yahudi maupun orang Yahudi termasuk dalam rencana penebusan Allah
Dalam bab 2 tugas Yesus diperkenalkan:
Ia menawarkan keselamatan kpd bangsa2 yg tidak mengenal Allah, yang
diwakili oleh org2 Majus yang tertarik kepada cahaya Yesus,Mat
1-12;
dalam bangsaNya sendiri Yesus bertugas menderita dg mengulangi pengalaman2
pahit bangsaNya: pembuangan pertama ke Mesir, Mat
1:13-15,
pembuangan kedua ke Babel, Mat
1:16-18;
kembalinya sbg sisa kecil yang terhina, Mat
1:19-23 (bdk Mat
1:23).
Cerita ini dalam bentuk yang disebut "Haggada"; dengan kejadian2
mengajarkan apa yang diajarkan oleh Luk
2:30-34 dengan
perkataan yg diucapkan Simeon,Luk 2:34. Di antara Maria
dan Yusuf serta org2 Majus yg bersukacita menyambut kelahiran Yesus,
ada satu orang yg malah marah,yakni Raja Herodes. Yesus lahir! Kabar ini
berpengaruh pada pandangan dan perbuatan Herodes serta penduduk kota Yerusalem
(ayat 3). Mengapa? Pertama, bagi Herodes kelahiran Yesus
merup ancaman bagi kekuasaannya. Herodes mencari tahu dari para imam Yahudi
tentang arti nubuat Nabi Mikha (Mi
5:1)
dan Nabi Yesaya (Yes. 9:5; 11:1) tentang Yesus. Ia juga memanfaatkan
pengetahuan perbintangan orang Majus untuk menemukan kebenaran nubuat para nabi
itu (ayat 4,
7-8).
Kedua, bagi penduduk Yerusalem
kelahiran Yesus menimbulkan pengharapan untuk terbebasnya mereka dari
penjajahan Romawi yang sedang dialami pada waktu itu. Pengharapan ini
memunculkan keinginan bahwa Yesus akan menjadi raja Yahudi dan membawa Israel
kembali menjadi bangsa yang jaya spt zaman Raja Daud dan Raja Salomo. Ketiga, bagi org Majus (golongan imam
terpelajar yg mempelajari ilmu perbintangan dari daerah Madai, Persia)
kelahiran Yesus merupakan peristiwa alam yang unik, langka, dan bernilai tinggi
karena penampakan bintang yang menunjukkan tempat Yesus lahir (ayat 2,
11).
Bagi orang percaya, kelahiran Yesus adalah berita surgawi dan sukacita, tentang
kabar keselamatan! Namun, bagi Iblis, kelahiran Yesus berarti penggenapan
firman Allah untuk kehancurannya (Kej.
3:15 ). Herodes
menjadi gubernur Galilea pada usia yg cukup muda. Dg menempatkan dia di Galilea,
pemerintah Roma berharap dia bisa mengendalikan org Yahudi yg hidup di situ.
Ini menyebabkan ia disebut raja orang Yahudi. Herodes adalah org yg gila kuasa.
Ia akan mempertahankan kekuasaannya dg cara apapun, bahkan membunuh! Ia
bertakhta lebih dari empat puluh tahun, sampai mendengar kabar ttg seorang raja
lain yang baru lahir (Mat 2:1-3). Tentu ia terkejut. Ia memang raja, tetapi
tidak terlahir sbg raja. Ia harus berjuang untuk mendapatkan kedudukan itu.
Lalu siapa yg dimaksud oleh tamu2 asing itu? Mengapa dia sampai
tidak tahu? Maka dia memerintahkan imam kepala dan ahli Taurat untuk
menyelidiki hal ini (ayat 4). Dan kepada
orang2 Majus, ia meminta mereka untuk memberitahu dia bila mereka
sudah menemukan bayi itu (ayat 7-8). Namun orang
Majus tidak kembali menemui dia (ayat 12). Marahlah
dia. Jalan satu-satunya agar bayi itu tak punya kesempatan untuk merebut
takhtanya adalah dibunuh (ayat 16)! Ironis, raja
yang punya kuasa, prajurit, dan senjata mau membunuh Raja cilik yang tidur
nyaman dalam pelukan bundanya. Raja dan raja itu sama-sama memiliki kuasa,
tetapi cara mereka menggunakan kuasa menunjukkan perbedaan mereka. Herodes
adalah tiran, yang menggunakan kuasa untuk memenuhi ego pribadi. Yesus adalah
hamba yang menggunakan kuasa untuk melayani, dengan fokus menyenangkan Allah.
Dari ketiga bacaan kami
belajar:
1. Pernyataan Herodes
bahwa dia pun akan pergi dan menyembah bayi jika lokasi kelahirannya sudah
dipastikan, adalah pernyataan dusta. Itu adalah kebohongan sebab Herodes yg tua
ini bermaksud membunuh bayi Yesus. Ini merupakan contoh respons negatif
terhadap Yesus. Tak jarang manusia merayakan minggu sebagai ritual yg wajib
dilakukan,Tuhan melihat hati,bukan ritual, ini merupakan iman yang sangat
dangkal, jadikan minggu sbg hari yang melayani Tuhan dg melayani manusia
sepenuhnya, mengisi waktu dg berbagai kegiatan sosial.
2. Persembahan org Majus adalah emas,
kemenyan dan mur. Emas sbg gambaran barang yg berharga, kemenyan berbicara ttg
pujian dan penyembahan, sedangkan mur berbicara ttg ketekunan.
3. Seringkali kita manusia
hanya menyembah harta benda. Uang atau benda2 yang dapat dibeli
dengan uang menjadi fokus hidup kita. Ketika kita menyembah harta
benda(mammon/berhala), kita tidak akan mempunyai hati untuk Yesus atau orang
lain. Menyembah Yesus membebaskan kita terfokus pada materi. Harta benda
duniawi tidak lagi mencengkeram hati kita. Ketika kita menemukan kesukacitaan
dalam melayani Kristus, dengan sukarela kita akan memberikan harta benda kita
kepadaNya sebagai persembahan.
4. Dalam Ams 16:7 merupakan pernyataan yg benar dan berlaku bagi umat Israel. Allah
berkenan lagi kpd Israel (Yes 60:10b). Ia
menghimpun mereka yg semula terserak krn dibuang ke Babel untuk kembali ke Sion
(Yes 60: 8, 9). peristiwa kembalinya kaum Yehuda dari Babel ke tanah
perjanjian. Yesaya memandang nya sbg tindakan Yahweh, Allah Israel, yang
memulihkan kembali kemasyhuran Sion. (Sion menunjuk kepada kota Yerusalem,
pusat pemerintahan).
5. Surat Paulus kpd jemaat di Efesus memberi
kedudukan kita di dalam Kristus.Pengalaman yg seseorang / sekelompok orang
dilalui maupun dinikmati, pasti memberi alasan akan kekhususan diri org
/kelompok tsb.Scr positif pengakuan ini memacu org / kelompok tsb untuk meningkatkan
kualitas pengalaman / kemampuannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar