Kamis, 08 Januari 2015

3 Orang Majus                                          Minggu, 4 January 2014
Yes 60:1-6
1 Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.2 Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.3 Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu.4 Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong.5 Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.6 Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN.
Ef 3:2-3a, 5-6
2 memang kamu telah mendengar ttg tugas penyelenggaraan kasih karunia Allah, yang dipercayakan kepadaku karena kamu,3 yaitu bagaimana rahasianya dinyatakan kepadaku dengan wahyu, 5 yang pada zaman angkatan-angkatan dahulu tidak diberitakan kepada anak-anak manusia, tetapi yang sekarang dinyatakan di dalam Roh kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya yang kudus,6 yaitu bahwa orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus.
Mat 2:1-12
1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem2 dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.4 Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.5 Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."7 Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia."9 Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.10 Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.11 Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.12 Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.
Pembahasan:
Yes 60:1-6 Sion dipulihkan.
Pasal ini ditulis selama tahun akhir hidup Yesaya. Allah menyatakan nubuat2 ini supaya memberikan pengharapan dan penghiburan kepada umat-Nya selama mereka tertawan di Babel 150 tahun sesudah zaman Yesaya (Yes 39:5-8); pasal ini penuh dg penyataan nubuat mengenai Mesias yad dan kerajaanNya di bumi kelak. Beberapa peristiwa yg dinubuatkan digenapi berhubungan dg tertawannya Yehuda oleh Babel dan pemulihannya. Banyak nubuat lain lebih khusus berhub dg datangnya Yesus ke bumi, dan yg lain lagi masih menunggu penggenapan. Secara umum, pasal Yes 40:1-48:22  menekankan pelepasan, pasal Yes 49:1-57:21 penebusan, dan Yes 58:1-66:24 kemuliaan. Jikalau TUHAN berkenan kepada jalan seseorang, maka musuh orang itu pun didamaikanNya dg dia" (Ams 16:7). Pernyataan Amsal ini benar dan berlaku bagi umat Israel. Allah berkenan lagi kpd Israel (Yes 60:10b). Ia menghimpun mereka yg semula terserak krn dibuang ke Babel untuk kembali ke Sion (Yes 60: 8, 9). peristiwa kembalinya kaum Yehuda dari Babel ke tanah perjanjian. Yesaya memandang nya sbg tindakan Yahweh, Allah Israel, yang memulihkan kembali kemasyhuran Sion. (Sion menunjuk kepada kota Yerusalem, pusat pemerintahan, pusat ibadah, tempat Tuhan Allah Israel, Yahweh berkenan hadir di tengah-tengah umat-Nya). Nasib dan keadaan umat Allah berubah total. Ia telah membuat Israel menjadi terang dan kebanggaanNya (Yes 60:1, 15). Ketika berada dalam pembuangan di Babel, mereka dinaungi oleh kegelapan; kini dalam alam kebebasan di tanah leluhur, yaitu tanah perjanjian, terang kemuliaan Allah kembali bercahaya meliputi mereka. Terang pembebasan ini bercahaya dan mengundang bangsa-bangsa lain untuk menyaksikan Yerusalem dibangun kembali.Ada dua hal sbg akibat perkenanan Allah tsb. Pertama, Israel akan kembali mengalami masa keemasan. Mereka akan kembali menjadi makmur krn Tuhan akan melimpahi mereka dg harta dari para musuh mereka (Yes 60: 5-6, 11, 17). Ibadah Israel akan kembali berkenan kpd Tuhan (Yes 60:7). Hidup mereka di Tanah Perjanjian akan dilimpahi sukacita, kebenaran, dan damai sejahtera karena Tuhan sendiri hadir di tengah2 umat-Nya (Yes 60:15-22). Kedua, ibarat serangga yg tertarik kpd terang, demikianlah musuh2 Israel akan tertarik untuk datang ke Sion krn Israel memantulkan terang Tuhan kpd mereka (Yes 60:3-4). Bangsa2 akan ikut membangun Sion bersama2 Israel (Yes 60: 10a). Mereka pun akan ikut menikmati segala sukacita, kebenaran, dan damai sejahtera yg diberikan Tuhan. Janji yang pasti. Walaupun belum diketahui kapan dan melalui peristiwa apa janji Allah digenapi, nubuat Yesaya ini mengandung kepastian. Yg jelas ketika umat Tuhan dikembalikan ke Yerusalem, mereka melihat bahwa janji Allah menuju penggenapan. Dan meskipun kota Yerusalem porak-poranda, hal itu tidak mengecewakan tetapi justru mengingatkan mereka akan kesalahan masa lalu, kekejaman musuh yg menghancurkan hidup mereka. Melalui mulut Yesaya, firman Tuhan menguatkan dan meneguhkan iman mereka, bahwa masa depan mereka ada di tangan Allah, Pembebas dan Penyelamat umatNya. Sebaliknya, bangsa2 yg menolak berkat Tuhan itu akan binasa (ayat 12). Pemulihan yg diberikan Tuhan bagi Israel bukan untuk mereka nikmati sendiri melainkan untuk dibagikan kpd bangsa2. Demikian pula seharusnya seseorang yg sudah diberkati membagikan berkat itu kpd org lain. Setiap kita telah menerima pemulihan Allah itu. Ia memulihkan kita dari perbudakan dosa & melimpahi kita dg segala berkat rohani. Jadilah berkat bagi orang lain.
Ef 3:2-3a, 5-6 Membuka rahasia Allah.
Rasul Paulus dipilih oleh Allah untuk memperkenalkan dan menjelaskan paling tidak dua penyataan besar. Yang pertama adalah Injil itu sendiri “kabar baik mengenai keselamatan yg diperoleh melalui kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus”. Dan yg kedua adalah kebenaran tentang Gereja sbg tubuh Kristus. Di dlm surat2 ttg Injil (Roma, I dan II Korintus serta Galatia) Paulus menguraikan panjang lebar penyataan pertama ini. Di dalam surat2 kelompok kronologi saat ini, yaitu "Surat-surat Penjara," sang rasul secara luas membahas penyataan yang kedua - Gereja sebagai tubuh Kristus. Pasal 3 merupakan puncak dari bagian utama pertama surat ini yang mengemukakan kedudukan kita di dalam Kristus.Pengalaman yg seseorang atau sekelompok orang lalui maupun nikmati, pasti memberi alasan akan kekhususan diri org /kelompok tsb.Scr positif pengakuan ini memacu org / kelompok tsb untuk meningkatkan kualitas pengalaman / kemampuannya. Namun, scr negatif, jika kekhususan itu ditempatkan pada porsi “perasaan” tanpa iman dan logika, maka siapapun akan merasa dirinya sendirilah yg paling benar, dan orang lain pasti salah. Dalam memberitakan Injil kepada etnis nonYahudi, Paulus banyak mendapatkan tantangan. Pemberitaan Injil inilah yang menyebabkannya menjadi tahanan kaisar Nero. Tetapi Paulus tidak pernah melihat hidupnya, sehingga Paulus menyebut diri sebagai tahanan Kristus (Ef 3:1).Org2 Yahudi melalui penyataan Allah dan pengalaman hidup nenek moyang mereka bersama Allah, merasa bahwa mereka dikhususkan Allah. Begitu pula dg org2 non Yahudi (org2 Yunani para pengikut agama misteri) melalui pengalaman spiritual, mereka beranggapan bahwa hanya mereka yg memiliki hikmat ilahi. Kedua anggapan ini sungguh keliru, karenanya Paulus mengungkapkan suatu kebenaran, yaitu rahasia Allah. Org2 non Yahudi yg sudah percaya telah dipersatukan dg org2 Yahudi yg percaya dalam satu tubuh, yaitu jemaat. Dalam menjelaskan dirinya sebagai pemberita Injil, dua hal terungkap: berita Injil dan tugas memberitakan Injil. Berita yang disampaikannya adalah misteri atau rahasia (Ef 3:3,4,9). Berita Injil disebut rahasia bukan karena isinya kabur, atau hanya diketahui para elite rohani, tetapi karena ia adalah kebenaran yang dinyatakan Allah kepada manusia (Ef3: 5). Apa isi rahasia Injil? Umat Allah terdiri dari segala etnis (Ef3:6). Istilah semua etnis penting sekali. Umat Allah tidak meliputi semua manusia, karena banyak manusia yang dengan sadar dan sengaja menolak untuk menjadi umat Allah. Jika Allah memaksa semua manusia yang menolak-Nya menjadi umat-Nya, maka sedikitnya dua hal terjadi: Allah adalah diktator dan manusia berubah menjadi robot. Umat Allah bersifat internasional. Tidak ada lagi perbedaan etnis Yahudi dan etnis nonYahudi. Semua etinis umat Allah memiliki kesamaan: sebagai ahli waris, sebagai anggota tubuh Kristus dan sebagai peserta janji (ayat 6). Ini terjadi melalui persatuan umat dengan Kristus. Paulus mengatakan rahasia Allah ini telah memberikan pengaruh yg dahsyat thdp diri dan pelayanannya. Olehnya Paulus didorong untuk mewartakan Injil kepada semua orang. Tugas kita, org2 yg percaya kepada Kristus pada masa kini, sebagaimana yg dilakukan oleh jemaat pada masa lampau (Ef 3:10) adalah memberitakan dan menawarkan rahasia Allah itu kpd semua orang untuk mereka alami. Apakah saat ini kita semua sudah melakukannya?
Mat 2:1-12 Dampak kelahiran Yesus
Mereka ini mungkin adalah anggota dari suatu golongan keagamaan yg terpelajar dari wilayah yg sekarang disebut Iran. Mereka mengkhususkan diri pada astrologi, ilmu kedokteran, dan ilmu pengetahuan alam. Kunjungan mereka terjadi pada saat usia Yesus sekitar 40 hari (Luk 2:22) hingga 2 tahun (Mat 2:16). Pentingnya kisah ini adalah bahwa
1.     Yesus layak memperoleh penghormatan sebagai raja dari seluruh umat manusia, dan
2.     baik orang bukan Yahudi maupun orang Yahudi termasuk dalam rencana penebusan Allah 
Dalam bab 2 tugas Yesus diperkenalkan: Ia menawarkan keselamatan kpd bangsa2 yg tidak mengenal Allah, yang diwakili oleh org2 Majus yang tertarik kepada cahaya Yesus,Mat 1-12; dalam bangsaNya sendiri Yesus bertugas menderita dg mengulangi pengalaman2 pahit bangsaNya: pembuangan pertama ke Mesir, Mat 1:13-15, pembuangan kedua ke Babel, Mat 1:16-18; kembalinya sbg sisa kecil yang terhina, Mat 1:19-23 (bdk Mat 1:23). Cerita ini dalam bentuk yang disebut "Haggada"; dengan kejadian2 mengajarkan apa yang diajarkan oleh Luk 2:30-34 dengan perkataan yg diucapkan Simeon,Luk 2:34. Di antara Maria dan Yusuf serta org2 Majus yg bersukacita menyambut kelahiran Yesus, ada satu orang yg malah marah,yakni Raja Herodes. Yesus lahir! Kabar ini berpengaruh pada pandangan dan perbuatan Herodes serta penduduk kota Yerusalem (ayat 3). Mengapa? Pertama, bagi Herodes kelahiran Yesus merup ancaman bagi kekuasaannya. Herodes mencari tahu dari para imam Yahudi tentang arti nubuat Nabi Mikha (Mi 5:1) dan Nabi Yesaya (Yes. 9:5; 11:1) tentang Yesus. Ia juga memanfaatkan pengetahuan perbintangan orang Majus untuk menemukan kebenaran nubuat para nabi itu (ayat 4, 7-8). Kedua, bagi penduduk Yerusalem kelahiran Yesus menimbulkan pengharapan untuk terbebasnya mereka dari penjajahan Romawi yang sedang dialami pada waktu itu. Pengharapan ini memunculkan keinginan bahwa Yesus akan menjadi raja Yahudi dan membawa Israel kembali menjadi bangsa yang jaya spt zaman Raja Daud dan Raja Salomo. Ketiga, bagi org Majus (golongan imam terpelajar yg mempelajari ilmu perbintangan dari daerah Madai, Persia) kelahiran Yesus merupakan peristiwa alam yang unik, langka, dan bernilai tinggi karena penampakan bintang yang menunjukkan tempat Yesus lahir (ayat 2, 11). Bagi orang percaya, kelahiran Yesus adalah berita surgawi dan sukacita, tentang kabar keselamatan! Namun, bagi Iblis, kelahiran Yesus berarti penggenapan firman Allah untuk kehancurannya (Kej. 3:15 ). Herodes menjadi gubernur Galilea pada usia yg cukup muda. Dg menempatkan dia di Galilea, pemerintah Roma berharap dia bisa mengendalikan org Yahudi yg hidup di situ. Ini menyebabkan ia disebut raja orang Yahudi. Herodes adalah org yg gila kuasa. Ia akan mempertahankan kekuasaannya dg cara apapun, bahkan membunuh! Ia bertakhta lebih dari empat puluh tahun, sampai mendengar kabar ttg seorang raja lain yang baru lahir (Mat 2:1-3). Tentu ia terkejut. Ia memang raja, tetapi tidak terlahir sbg raja. Ia harus berjuang untuk mendapatkan kedudukan itu. Lalu siapa yg dimaksud oleh tamu2 asing itu? Mengapa dia sampai tidak tahu? Maka dia memerintahkan imam kepala dan ahli Taurat untuk menyelidiki hal ini (ayat 4). Dan kepada orang2 Majus, ia meminta mereka untuk memberitahu dia bila mereka sudah menemukan bayi itu (ayat 7-8). Namun orang Majus tidak kembali menemui dia (ayat 12). Marahlah dia. Jalan satu-satunya agar bayi itu tak punya kesempatan untuk merebut takhtanya adalah dibunuh (ayat 16)! Ironis, raja yang punya kuasa, prajurit, dan senjata mau membunuh Raja cilik yang tidur nyaman dalam pelukan bundanya. Raja dan raja itu sama-sama memiliki kuasa, tetapi cara mereka menggunakan kuasa menunjukkan perbedaan mereka. Herodes adalah tiran, yang menggunakan kuasa untuk memenuhi ego pribadi. Yesus adalah hamba yang menggunakan kuasa untuk melayani, dengan fokus menyenangkan Allah.
Dari ketiga bacaan kami belajar:
1.       Pernyataan Herodes bahwa dia pun akan pergi dan menyembah bayi jika lokasi kelahirannya sudah dipastikan, adalah pernyataan dusta. Itu adalah kebohongan sebab Herodes yg tua ini bermaksud membunuh bayi Yesus. Ini merupakan contoh respons negatif terhadap Yesus. Tak jarang manusia merayakan minggu sebagai ritual yg wajib dilakukan,Tuhan melihat hati,bukan ritual, ini merupakan iman yang sangat dangkal, jadikan minggu sbg hari yang melayani Tuhan dg melayani manusia sepenuhnya, mengisi waktu dg berbagai kegiatan sosial.
2.       Persembahan org Majus adalah emas, kemenyan dan mur. Emas sbg gambaran barang yg berharga, kemenyan berbicara ttg pujian dan penyembahan, sedangkan mur berbicara ttg ketekunan.
3.       Seringkali kita manusia hanya menyembah harta benda. Uang atau benda2 yang dapat dibeli dengan uang menjadi fokus hidup kita. Ketika kita menyembah harta benda(mammon/berhala), kita tidak akan mempunyai hati untuk Yesus atau orang lain. Menyembah Yesus membebaskan kita terfokus pada materi. Harta benda duniawi tidak lagi mencengkeram hati kita. Ketika kita menemukan kesukacitaan dalam melayani Kristus, dengan sukarela kita akan memberikan harta benda kita kepadaNya sebagai persembahan.
4.       Dalam Ams 16:7 merupakan pernyataan yg benar dan berlaku bagi umat Israel. Allah berkenan lagi kpd Israel (Yes 60:10b). Ia menghimpun mereka yg semula terserak krn dibuang ke Babel untuk kembali ke Sion (Yes 60: 8, 9). peristiwa kembalinya kaum Yehuda dari Babel ke tanah perjanjian. Yesaya memandang nya sbg tindakan Yahweh, Allah Israel, yang memulihkan kembali kemasyhuran Sion. (Sion menunjuk kepada kota Yerusalem, pusat pemerintahan).
5. Surat Paulus kpd jemaat di Efesus memberi kedudukan kita di dalam Kristus.Pengalaman yg seseorang / sekelompok orang dilalui maupun dinikmati, pasti memberi alasan akan kekhususan diri org /kelompok tsb.Scr positif pengakuan ini memacu org / kelompok tsb untuk meningkatkan kualitas pengalaman / kemampuannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar