Senin, 04 Agustus 2014

Perumpamaan Kerajaan Allah    Minggu 27 Juli 2014
1 Raj 3:5,7-12
5 Di Gibeon itu TUHAN menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu." 7 Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.8 Demikianlah hambaMu ini berada di tengah2 umatMu yg Kaupilih, suatu umat yg besar, yg tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya.9 Maka berikanlah kpd hambaMu ini hati yg faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dg dapat membedakan antara yg baik dan yg jahat, sebab siapakah yg sanggup menghakimi umat-Mu yg sangat besar ini?"10 Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yg demikian.11 Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: "Oleh karena engkau telah meminta hal yg demikian dan tidak meminta umur panjang / kekayaan /nyawa musuhmu, melainkan pengertian utk memutuskan hukum,12 maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dg permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kpdmu hati yg penuh hikmat dan pengertian, shg sebelum engkau tidak ada seorgpun spti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun spt engkau.
Rm 8:28-30
28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.29 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.30 Dan mereka yang ditentukanNya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yg dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkanNya. Dan mereka yg dibenarkanNya, mereka itu juga dimuliakanNya.
Mat 13:44-52
44 "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yg terpendam di ladang, yg ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.45 Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yg indah.46 Setelah ditemukannya mutiara yg sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."47 "Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yg dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan.48 Setelah penuh, pukat itupun diseret org ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yg baik ke dalam pasu dan ikan yg tidak baik mereka buang.49 Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan org jahat dari org benar,50 lalu mencampakkan org jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.51 Mengertikah kamu semuanya itu?" Mereka menjawab: "Ya, kami mengerti."52 Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Karena itu setiap ahli Taurat yg menerima pelajaran dari hal Kerajaan Sorga itu seumpama tuan rumah yang mengeluarkan harta yang baru dan yang lama dari perbendaharaannya."
Pembahasan
1 Raj 3:5,7-12 Bukti Kasih Salomo. 
Allah menyatakan diri kepada Salomo. Mungkin pada waktu itu pikiran Salomo terangkat mencapai taraf kerohanian yang tinggi, menuju ekstase. Di dalam keadaan semacam ini penyataan sering kali disampaikan (bdg. Yes. 6:1-3).Berfirmanlah Allah, "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu." Allah yg bersemayam di surga turun ke bumi untuk memenuhi permohonan seorg manusia. Menurut pemahaman manusia, pada waktu itu Salomo bisa meminta apa saja.
NATO (North Atlantic Territory Organization; Organisasi Pertahanan Atlantik Utara) sering dipelesetkan menjadi No Action Talk Only (banyak bicara tanpa berbuat). Banyak orang hanya bisa berbicara dan berteori tanpa bisa melakukannya. Apakah Salomo seorang raja yg NATO? Alkitab mencatat bahwa Salomo mengasihi TUHAN dg sungguh2. Korban2 bakaran itu adalah pernyataan ibadah, ucapan syukur,& persekutuan Salomo kpd TUHAN. Ini adalah bukti pertama Salomo mengasihi TUHAN sungguh2.TUHAN mengaruniakan Salomo satu permintaan, dan Salomo memanfaatkannya. Ini menunjukkan bahwa Salomo tidak mementingkan diri sendiri, tetapi peduli kpd rakyatnya yg begitu banyak. Dg hikmat dari TUHAN, Salomo menyejahterakan umat Tuhan. Salomo mengasihi umat TUHAN krn Salomo mengasihi TUHAN! Salomo membuktikan diri bukan raja yg NATO. Apakah kita mengasihi Tuhan? Kalau kita mengasihi Tuhan, pasti kita menaati firmanNya, dan setia beribadah kpdNya. Kalau kita mengasihi Tuhan, pasti kita juga mengasihi sesama kita, dan kita akan meminta hal-hal yg terbaik bukan untuk diri sendiri melainkan untuk orang lain.Sth tindakan pembersihan musuh2 dari dalam tahta & pemerintahan Salomo menjadi kuat dan kokoh (
2:13-46). Namun dmk, Salomo terus memprioritaskan untuk terus memperkokoh tahta dan pemerintahannya. Hubungan luar negeri yang baik penting untuk memperkokoh tahta krn itu ia menggalang aliansi dg Mesir dg menjadi menantunya. Lalu sesuai dg 'kunci' yg diberikan Daud, Salomo juga menunjukkan kehidupan kerohanian yg indah di mana kasihnya kpd Tuhan dimanifestasikan lewat hidup yg taat kpdNya. Walau kasih karunia Allah masih menyertai Salomo terbukti dengan dikabulkannya permohonan Salomo dan bahkan diberkati oleh banyak hal yg tidak ia minta, namun tindakan Salomo ini merupakan suatu awal yang buruk.
Rm 8:28-30 Penderitaan, pengharapan, keselamatan 
Bagian ini sangat menghibur anak-anak Tuhan ketika mereka harus menderita dalam hidup ini.
1.  Allah akan mendatangkan kebaikan dari semua kesesakan, pencobaan, penganiayaan, dan penderitaan; hal baik yang dikerjakan ialah menjadikan kita serupa dg gambaran Kristus dan akhirnya menghasilkan kemuliaan kita (ayat Rom 8:29;
2.  Janji ini terbatas bagi mereka yg mengasihi Allah dan telah menyerahkan diri kpdNya melalui iman kpd Kristus (bd. Kel 20:6Ul 7:9Mazm 37:17Yes 56:4-71Kor 2:9).
3.  "Dalam segala sesuatu" tidak termasuk dosa atau kelalaian kita (ayat Rom 8:6,13; 6:16,21,23Gal 6:8); tidak seorang pun yang dapat membenarkan dosa dengan mengatakan bahwa Allah akan mendatangkan kebaikan daripadanya.
Penderitaan tidak untuk dihindari, tetapi dihadapi dg kebenaran firman. Kebenaran apa yg Paulus bukakan? Kreatif seperti apa yg dimungkinkan Allah bagi org Kristiani yg sedang menderita? Sedahsyat segelap apa pun penderitaan yg kita alami dan kekelaman perasaan yg diakibatkannya, tidak dapat dibandingkan dg perjumpaan kita dg Tuhan kelak dan fakta kita akan bersamaNya kekal. Penderitaan dapat menjadi alat Tuhan mengobarkan pengharapan iman yg kreatif. Roh membantu kelemahan kita dalam berdoa. Dalam situasi dmk, Roh hadir di dalam diri kita. Ia membantu kita dalam kelemahan kita (ayat 26a). Dan Ia berdoa dg keluhan2 yg tak terkatakan sesuai kehendak Allah sendiri (ayat 27). Gb dan rupa Allah yg rusak krn dosa itu, dipulihkan oleh Yesus. Meski menderita kita tak perlu meragukan kebenaran ini, sebaliknya "kita tahu". Allah menjadikan segala sesuatu menjadi alat-Nya untuk kebaikan kita asal kita mengasihi Dia. Alat2 Tuhan itu akan menuntun kita menjalani proses yg telah Tuhan pilihkan dan tentukan dalam kekekalan, kini dalam pengalaman: dipanggil, dibenarkan, dimuliakan (ayat 29-30).
Mat 13:44-52 Serangkaian Perumpamaan Tentang Kerajaan Allah
Perumpamaan ttg harta terpendam dan mutiara mengajarkan dua kebenaran:
  1. Kerajaan Allah merupakan suatu harta yang tak ternilai harganya, yang patut diinginkan melebihi segala sesuatu.
  2. Kerajaan Allah hanya dapat diperoleh dengan mengorbankan segala sesuatu yang mungkin menghalangi kita menjadi anggota Kerajaan itu. "Menjual seluruh miliknya" berarti bahwa kita harus mengalihkan segenap hati dari segala perkara lain dan memusatkan seluruh hidup kita kepada Kristus saja (Rom 12:1).
Rangkaian perumpamaan panjang yang "pertama ini disajikan pada hari tersibuk di dalam catatan pelayanan Yesus. Matius mencantumkan tujuh perumpamaan, dan satu kesimpulan penerapan. Markus mencantumkan empat, termasuk satu yang tidak ada dalam Matius. Lukas mencantumkan tiga, tidak seluruhnya bersamaan. Dua perumpamaan ditafsirkan oleh Yesus (perumpamaan tentang penabur dan perumpamaan tentang ilalang di antara gandum) dan satu perumpamaan ditafsirkan sebagian (perumpamaan tentang pukat); penafsiran ini merupakan skema untuk memahami perumpamaan lainnya. Sekalipun Yesus bukan pencipta dari metode mengajar ini, caraNya memanfaatkan metode tsb jauh melampaui para pengajar yg lain dalam hal keefektifan dan kedalaman kebenaran yg dilukiskan.Nilai suatu benda dapat terletak pada benda itu sendiri atau ada faktor lain di luar benda tersebut yang membuatnya berarti. Sebagai contoh: sebuah cincin emas sangat berarti karena nilai dirinya sendiri; berbeda halnya dengan sebuah cincin imitasi, akan berarti bagi seorang gadis karena cincin tersebut adalah pemberian sang kekasih hati. Cincin emas murni tidak akan luntur nilainya ditelan zaman, namun cincin imitasi mungkin akan berubah tidak bernilai karena kekasih hati sang gadis telah pergi meninggalkannya.Yesus menekankan betapa bernilainya hal Kerajaan Sorga melalui 2 gambaran: (ayat 1) harta yang terpendam di ladang. Ketika orang menemukan harta terpendam ini, ia sangat bersukacita karena menemukan sesuatu yang sangat bernilai. Maka segala miliknya yang lain menjadi tidak berarti dibandingkan harta tersebut. Ia rela menjual segala miliknya demi mendapatkan harta yang terpendam itu. (ayat 2) seorang pedagang sengaja mencari mutiara karena ia tahu betapa berharganya mutiara itu. Maka setelah ia menemukan mutiara yang dicarinya, ia segera menjual segala miliknya untuk membeli mutiara tersebut. Kedua perumpamaan ini menggambarkan betapa bernilainya hal Kerajaan Sorga, namun tidak setiap orang yang mendengarnya mengerti hal ini. Seorang yang menyadari betapa bernilainya hal Kerajaan Sorga, dengan sukacita akan meninggalkan apa pun dalam dunia ini asalkan mendapatkan kebahagiaan sejati dalam Kerajaan Sorga. Adakah sesuatu yang lebih bernilai dalam hidup Anda sehingga menghalangi untuk mendapatkan Kerajaan Sorga? Sebagai penutup, Yesus kembali mengingatkan tentang kesudahan zaman dimana akan terjadi pemisahan antara orang benar dan orang fasik. Bila tiba akhir zaman maka tidak ada lagi kesempatan bagi orang fasik untuk menyesali keadaannya, karena semuanya sudah terlambat. Ini pun menjadi peringatan bagi kita bahwa kesempatan ini sangat terbatas.
Dari ke tiga bacaan kami belajar:
1.       Kalau kita mengasihi Tuhan, pasti kita menaati firmanNya, dan setia beribadah kpdNya. Kalau kita mengasihi Tuhan, pasti kita mengasihi sesama kita, dan kita akan meminta hal2 yg terbaik bukan utk pribadi melainkan untuk orang lain.
2.       Salomo juga menunjukkan kehidupan kerohanian yg indah di mana kasihnya kpd Tuhan dimanifestasikan lewat hidup yg taat kpdNya. Walau kasih karunia Allah masih menyertai Salomo terbukti dg dikabulkannya permohonan Salomo dan bahkan diberkati oleh banyak hal yg tidak ia minta, namun tindakan Salomo ini merup suatu awal yg buruk, krn setelah itu Salomo cenderung mempunyai lebih banyak istri yang akhirnya membawa pada kehancurannya.
3.       Yesus Kristus adalah Harta Karun yg sejati; di dalam Dia tdpt segala kekayaan yg berlimpah dan berguna, dan yg akan menjadi bagian dari kita.Seluruh kepenuhan (Kol. 1:19; Yoh. 1:16), segala harta hikmat dan pengetahuan (Kol. 2:3), akan kebenaran, anugerah, dan kedamaian; semuanya ini terpendam di dalam Kristus bagi kita, dan jika kita mau mengikuti-Nya, semuanya itu akan menjadi milik kita,
4.       Injil adalah ladang yg di dalamnya harta karun ini terpendam. Harta itu terpendam dalam firman Injil, baik dalam Injil PL maupun dalam Injil PB.Jadi bacalah hingga habis.
5.       Semua anak manusia sibuk mencari mutiara yang indah: yang seorang ingin menjadi kaya, yang lainnya orang terhormat, dan yang satu lagi ingin menjadi orang terpelajar. Tetapi sebagian besar dari mereka akan tertipu dengan barang palsu yang mereka sangka mutiara.
6.       Yesus adalah Mutiara yg sangat berharga, Perhiasan yg tidak terbilang nilainya, yg akan membuat org yg memilikinya menjadi kaya, benar-benar kaya, kaya di hadapan Allah. Dg memiliki-Nya, kita sudah memiliki sesuatu yg dapat membuat kita bahagia.
7.       Penderitaan yg di dunia akan dipulihkan Yesus dalam kemuliaan Surga kelak dalam pengangkatan (repture).
8.       Apabila pukat itu sudah penuh dan diseret ke pantai,ada pemisahan antara yg baik & yg jahat yg terjaring di dalamnya. Org baik akan dikumpulkan ke dalam bejana2 sbg barang yg berharga, dan krn itu harus disimpan dg hari-hati, sedangkan orang jahat akan dicampakkan sbg brg yg keji & tidak berguna, dan sungguh sengsaralah keadaan org2 yg dicampakkan pada hari itu. Pada waktu pukat ada di dalam laut, kita tidak tahu apa yg ada di dalamnya, bahkan para nelayan sendiri pun tidak bisa membedakannya. Namun dmk, mereka tetap dg hati-hati menyeretnya ke pantai, beserta segala sesuatu yg ada di dalamnya, demi yg baik yg ada di dalamnya. Begitulah kepedulian Allah thdp gereja yg ada di dunia ini.
9. Perlengkapan apa yg harus dimiliki seorang hamba Tuhan, harta yg baru & yg lama. Org yg mempunyai begitu byk dan beragam kesempatan utk melayani, perlu membekali diri mereka dg baik pada masa tuaian dg kebenaran2 yang lama dan yg baru, dari PL dan dari PB, dg hal2 baik dari kuno dan modern, spy tiap2 manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik (2Tim. 3:16-17). Pengalaman2 yg lama dan pengamatan2 yg baru semuanya bermanfaat, dan kita tidak boleh puas dg penemuan2 lama saja, melainkan juga harus terus menambahkannya dg yg baru. Hiduplah dan belajarlah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar