Minggu, 10 Agustus 2014

            Kunjungan Maria            Minggu 10 August 2014
Why 11:19a-Why 12:1,3-6a
19 Maka terbukalah bait Suci Allah di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjianNya di dalam Bait Suci itu.1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan dibawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas biintang di atas kepalanya. 3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yg besar berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh dan diatas kepalanya ada tujuh mahkota.4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang2 di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri dihadapan perempuan yg hendak melahirkan itu, utk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkanNya. 5  Maka ia melahirkan seorang Anak laki2, yg akan menggembalakan semua bangsa dg gada besi; tiba2 Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke tahtanya. 6 Perempuan itu lari ke padang gurun, dimana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara disitu seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
1 Kor 15:20-26
20 Tetapi yg benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara org mati, sbg yg sulung dari org2 yg telah meninggal. 21 Sebab sama spt maut datang krn satu org manusia, dmk juga kebangkitan org mati datang krn satu org manusia. 22 Karena sama spt semua org mati dalam persekutuan dg Adam, dmk pula semua org akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dg Kristus. 23 Tetapi tiap2 org menurut urutannya:Kristus sbg buah sulung, sesudah itu mereka yg menjadi milikNya waktu kedatanganNya. 24 Kemudian tiba kesudahannya, yaitu bilamana Ia menyerahkan Kerajaan kpd Allah Bapa, sesudah Ia membinasakan segala pemerintahan, kekuasaan dan kekuatan. 25 Karena Ia harus memegang pemerintahan sbg Raja sampai Allah meletakkan semua musuhNya di bawah kakiNya. 26 Musuh yg terakhir ,yg dibinasakan ialah maut.
Luk 1:39-56
39 Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda. 40 Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kpd Elisabet. 41 Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yg di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dg Roh Kudus,  42 lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan  dan diberkatilah buah rahimmu. 43 Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? 44 Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yg di dalam rahimku melonjak kegirangan. 45 Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yg dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."46 Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,  47 dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku ,  48 sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,  49 karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan2 besar  kepadaku dan nama-Nya  adalah kudus.  50 Dan rahmat-Nya turun-temurun  atas org yg takut akan Dia. 51 Ia memperlihatkan kuasaNya dg perbuatan tangan-Nya  dan mencerai-beraikan org2 yg congkak hatinya;  52 Ia menurunkan org2 yg berkuasa dari takhtanya dan meninggikan org2 yg rendah;  53 Ia melimpahkan segala yg baik kpd org yg lapar, dan menyuruh org yg kaya pergi dg tangan hampa;  54 Ia menolong Israel, hamba-Nya, krn Ia mengingat rahmat-Nya, 55 spt yang dijanjikan-Nya kpd  nenek moyang kita, kpd Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya." 56 Dan Maria tinggal kira-kira tiga bulan lamanya bersama dengan Elisabet, lalu pulang kembali ke rumahnya.
Pembahasan:
Why 11:19a-Why 12:1,3-6a Pergumulan dengan Sang Naga.
Penglihatan tabut perjanjian Allah terlihat. Di PL tabut perjanjian melambangkan hadirat Allah di tengah2 umat Israel,walaupun hanya Imam Besar yg dapat melihatnya, dan itu pun hanya sekali setahun. Tetapi kalau Tuhan Yesus sudah kembali ke dunia ini, maka secara terang-terangan hadirat Allah ada di tengah2 umat Allah. Apa yg dikatakan melalui lambang dalam ayat ini, nanti akan menjadi kenyataan dalam Wahyu 21-22, terutama dalam Why 21:3. Menurut legenda umat Yahudi (misalnya dalam 2 Makabe 2:7), tabut perjanjian Allah akan muncul lagi di tengah2 umat Israel.Menurut Kitab Wahyu, tabut perjanjian Allah muncul di dalam Bait Suci Allah yang di surga. Adanya kilat, deru guruh, gempa bumi dan hujan es lebat melambangkan kedatangan atau hadirat Tuhan Allah. Dalam Why 4:5 hanya tiga dari lima unsur ini disebutkan. Dalam Why 8:5 ada empat unsur yang disebutkan. Baru dalam ayat ini kelima unsur ini muncul. Dalam pasal 16:18-21 kelima unsur ini ditulis dan dikembangkan. Menurut Bauckham,perkembangan struktur yang nyata ini berarti bahwa pasal 16:18-21 merupakan puncak perkembangan pasal 4:5; 8:5; dan 11:19. Pasal 4:5 menceritakan ruangan takhta Allah. Dari situlah berasal semua malapetaka yang dikisahkan dalam rantai hukuman ini. Dalam pasal 8:5 dikisahkan mengenai akibat pembukaan segel yang ketujuh. Dalam pasal 11:19dikisahkan mengenai akibat peniupan sangkakala yang ketujuh. Dalam pasal 16:18-21 dikisahkan mengenai akibat penumpahan cawan yg ketujuh. Dg dmk Kitab Wahyu menegaskan bahwa rantai malapetaka itu terikat menjadi satu hukuman yg berasal dari Allah sendiri. Kedatangan Tuhan kita sudah amat dekat! Tujuan pasal 12-15 adalah untuk menguraikan apa yg telah dikemukakan melalui dua tambahan yg sudah ada, yaitu perihal peperangan antara umat Allah dan musuh2 Allah serta kemenangan umat Allah yg bersaksi, yang tetap setia sampai mati. Itulah sebabnya beberapa istilah dari dua tambahan pertama diulangi dalam bagian ini, yaitu: 144.000 (7:4 dan 14:1); masa waktu tiga setengah tahun (11:2-3 dan 12:6, 14; dan 13:5); dan binatang (11:7 dan pasal 13).Ada mitos kafir yg mirip dengan visi ini, yakni kisah tentang seorang perempuan yang melahirkan dan seekor naga yang melawan perempuan tersebut. Menurut Beasley-Murray,mitos yang paling mirip adalah legenda kelahiran Dewa Apolos anak Dewi Leto. Menurut mitos itu, ada seekor naga yang bernama Python, dia diberitahu bahwa dia akan dibunuh oleh anak Dewi Leto. Karena itu, naga tersebut mengejar Leto dengan maksud untuk membunuhnya sebelum Dewi Leto sempat melahirkan. Tetapi dewa laut, yaitu Poseidon, menolong Leto dengan menempatkannya di Pulau Ortygia. Untuk melindungi Leto, Poseidon menurunkan Pulau Ortygia di bawah permukaan laut, sehingga naga Python tidak dapat menemui Dewi Leto. Setelah dilahirkan, Apolos dg segera menjadi dewasa, dan empat hari kemudian dia pergi membunuh naga Python.
1 Kor 15:20-26 Faedah buah sulung. 
Sementara orang Kristen di Korintus tidak dapat menerima kebangkitan org2 mati 1Ko 15:12. Org2 Yunani menganggap gagasan kebangkitan sbg gagasan yg terlalu kasar, Kis 17:32, sedangkan org2 Yahudi dahulu sudah memfirasatkannya,Maz 16:10, Ayb 19:25; Yeh 37:10, dan kemudian dg tegas mengajarkannya, Dan 12:2,3; 2Ma 7:9. Dg maksud menentang pendapat org2 Korintus yg salah itu, Paulus bertitik tolak ajaran dasari dari pemberitaan Injil, yaitu: peristiwa Paskah: Yesus wafat dan dibangkitkan, 1Kor 14:3-4 (bdk Rom 1:4; Gal 1:2-4; 1Te 1:10, dll). Ajaran itu diuraikan dg menyebut sejumlah penampakan Yesus yg dibangkitkan,1Kor 14:5-11, bdk Kis 1:8. Dg bertitik tolak dmk Paulus memperlihatkan betapa pendapat org2 Korintus itu tidak masuk akal, 1Kor 14:12-34, bdk 1Kor 15:13. Kristus dibangkitkan sbg yg sulung dari antara org2 mati dan Iapun akan menyebabkan kebangkitan org2 lain, 1Kor 14:20-28, bdk Rom 8:11. Pada akhir uraiannya Paulus menanggapi kesulitan2 mengenai cara org2 mati akan bangkit,1Kor 15:35-53. Seluruh pembahasan itu ditutup dg pengucapan syukur kpd Allah, 1Kor 15:54-57. Dalam mempelajari pasal ini sangat menolong apabila orang memiliki sedikit pengenalan ttg pandangan hidup Yunani. Pada umumnya org2 Yunani percaya pada keabadian jiwa, tetapi mereka tidak percaya pada kebangkitan tubuh. Bagi mereka kebangkitan tubuh tidak mungkin mengingat fakta bahwa mereka menganggap tubuh merupakan sumber kelemahan dan dosa manusia. Karena itu kematian sangat dinantikan, sebab melalui kematian jiwa akan dibebaskan dari tubuh; tetapi kebangkitan tidak diharapkan sebab itu berarti jiwa akan kembali turun ke kubur dengan tubuh. Inilah skeptisisme yang dijumpai Paulus di Atena (bdg. Kis. 17:31, 32), dan yang dihadapi oleh umat Kristen di dunia modern ini. Tiap hari kita bergumul melawan dosa. Tiap hari kita harus berhadapan dengan berbagai masalah pelik. Untuk apalagi hidup yang sudah sukar dan sulit itu ditambah-berati oleh penderitaan demi Kristus bila Dia tidak bangkit? Tetapi bila ada orang seperti Paulus yang mampu menjaga kekudusan dan tegar berkorban, dari mana datangnya kemungkinan itu bila bukan memang Kristus berkuasa di dalamnya?
Luk 1:39-56 Allah yang berpihak
Mulai Luk 1:5 ini sampai bab 3 Lukas meniru bahasa Yunani dari Septuaginta yang berbau bahasa Semit (Ibrani). Banyak ayat dalam bagian ini mengingatkan PL yg kerap disinggung. Keseluruhannya memberi kesan ketuaan. Lukas menghidupkan kembali suasana kalangan "org miskin", bdk Mat 5:3, di mana tokoh2 yg berperan dalam kisahnya ini hidup. Dari kalangan itupun Lukas mendapat informasinya. Sukacita seharusnya menjadi tanggapan bagi orang yang menerima rencana Allah dan terlibat di dalamnya. Sukacita inilah yang ditekankan Lukas dalam Injilnya, khususnya pada perikop ini.Sukacita ini terjadi saat Maria mengunjungi Elisabet. Bayi di dalam rahim Elisabet sampai melonjak ketika mendengar salam Maria (41, 44). Lalu Elisabet mengucapkan berkat bagi Maria krn telah dipilih menjadi ibu Tuhan (42-43). Maria percaya bahwa perkataan Allah akan digenapi (45). Meskipun apa yg akan terjadi pada Maria kelihatan mustahil, tetapi Elisabet percaya akan kasih setia Allah. Oki, ia tidak cemburu meski mengetahui bahwa Maria menerima berkat yg lebih besar. Ini membuat Maria bersukacita atas karya terbesar Allah bagi dunia melalui dirinya. Sukacita ini diekspresikan dalam pujian yang sering disebut Magnificat (memuliakan dari bahasa Latin, yang diambil dari awal pujian Maria).
Dari ke tiga bacaan kami belajar:
1.     1.       Perempuan dalam Why 12 merepresentasikan umat Allah, yang dalam segala penderitaan, pergumulannya menjadi sarana yang melaluinya Sang Mesias, Juruselamat hadir ke dalam dunia (bdk. Rom 9.5).
2.      2.  Kedatangan-Nya ke dalam dunia ini laksana seorang yg merampok rumah seorg kuat. Ia menaklukkan Iblis, dan kemudian melalui Injil-Nya, manusia diselamatkan. Meskipun Iblis murka, tetapi ini menjadi pertanda bahwa nasib akhirnya sudah ditentukan dan tinggal menunggu waktu untuk menjalani kekekalan dlm penghukuman ilahi. Itulah sebabnya ia berupaya sekuat tenaga memerangi pengikut setia Kristus. Namun, Allah melindungi umat-Nya, meski mereka tetap harus mengalami berbagai-bagai perjuangan.
3.     3.   Bagi org Korintus kebangkitan tubuh tidak mungkin mengingat fakta bahwa mereka menganggap tubuh merupakan sumber kelemahan dan dosa manusia. Karena itu kematian sangat dinantikan, sebab melalui kematian jiwa akan dibebaskan dari tubuh; tetapi kebangkitan tidak diharapkan sebab itu berarti jiwa akan kembali turun ke kubur dg tubuh. Inilah skeptisisme yg dijumpai Paulus di Atena (Kis. 17:31, 32), yg dihadapi umat Kristen di dunia modern ini.
4.       Maria memuliakan Allah karena karya Allah bagi dirinya. Ia yang rendah telah diperhatikan Allah sehingga segala keturunan akan menyebutnya berbahagia.' Maria memuji karya Allah atas orang yg takut akan Dia, sebaliknya Dia akan mempermalukan org yg menjadi musuh-Nya (Luk 1:50-53). Allah dipuji karena telah membuat harapan umat-Nya terwujud melalui Putra yang akan dilahirkan Maria (Luk1:54-55).
5.    Perbuatan2 besar-Nya, terutama melalui peristiwa Kelahiran Yesus, membuktikan hal itu (Luk1:47-49). Tetapi, tidak hanya kpd Maria saja. Nyanyian pujian Maria yg sarat dg kutipan dan singgungan kpd nas-nas PL ini juga menyatakan bahwa Allah berpihak kpd mereka yg takut akan Dia (Luk1:51), kepada org2 rendah (Luk 1:52), kepada org miskin (Luk1:53), dan terakhir kpd Israel, yg disebut "hamba-Nya" (Luk1:54-55). Karena itu, Allah memposisikan diri melawan orang-orang yang congkak dan angkuh (Luk1: 51), yang berkuasa (Luk1:52), dan yang kaya (Luk1:53).
6.  6.   Keberpihakan Tuhan pada manusia dalam diri Maria memberikan belas kasihan yg lengkap dan terwujud sejak dahulu kala semenjak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, dalam diri Yesus yg sempurna adanya sebagai Anak Domba.
7.      7.  Kemampuan Maria membawa diri dalam hikmat mengikuti Taurat Tuhan menyempurnakan kehadiran Yesus dan penyelenggaraan kesempurnaan Rencana Besar Tuhan dalam diri Yesus hingga disalib sebagai buah kesulungan dalam menyelamatkan manusia dalam belenggu dosa dan maut yg selama ini manusia takuti.
8.       8. Kunjungan Maria memiliki tujuan dua hal: Maria ingin mengungkapkan kebahagiaan dan rasa kasihnya krn sepupunya Elisabet juga mengalami kasih karunia Allah, mengandung anak yang Allah persiapkan untuk mempersiapkan jalan bagi Mesias. Untuk berbagi pergumulan, krn anugerah Allah atas dirinya.
9.       9.Maria sbg wakil manusia yg berserah penuh dalam doa dan perbuatan, tanpa mengerti KS seluruhnya dan mengimani apa yg ada tak mungkin dia menerima semua penderitaan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar