Doa Yesus Minggu 1 Juni 2013
Kis 1:12-14
12 Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari
bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari
Yerusalem.13 Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang
atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan
Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan
Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus.14 Mereka semua bertekun
dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria,
ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.
1 Ptr 4:13-16
13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang
kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan
bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.14 Berbahagialah
kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh
Allah ada padamu.15 Janganlah ada di antara kamu yang harus
menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.16
Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu,
melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.
Yoh 17:1-11a
1 Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit
dan berkata: "Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, spy
Anak-Mu mempermuliakan Engkau.2 Sama seperti Engkau telah memberikan
kpdNya kuasa atas segala yg hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang
kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya.3 Inilah
hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yg
benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.4 Aku telah
mempermuliakan Engkau di bumi dg jalan menyelesaikan pekerjaan yg Engkau
berikan kpdKu untuk melakukannya.5 Oleh sebab itu, ya Bapa,
permuliakanlah Aku padaMu sendiri dg kemuliaan yg Kumiliki di hadirat-Mu
sebelum dunia ada.6 Aku telah menyatakan nama-Mu kpd semua org, yang
Engkau berikan kpdKu dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah
memberikan mereka kpdKu dan mereka telah menuruti firman-Mu.7
Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal
dari padaMu.8 Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku
telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu
benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah
yang telah mengutus Aku.9 Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia
Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab
mereka adalah milik-Mu10 dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan
milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.11
Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia,
dan Aku datang kepada-Mu.
Pembahasan:
Kis 1:12-14
Kenaikan Yesus terjadi di Bukit Zaitun, yg terletak sejauh sekitar 3.000 kaki
di sebelah timur Yerusalem. Jarak ini merupakan jarak yang diperbolehkan bagi
orang Yahudi untuk berjalan pada hari Sabat tanpa melanggar ketetapan ttg
perhentian Sabat.
Yesus juga hidup terus untuk kita, gereja-Nya, agar kita dapat
hidup untuk Dia di tengah dunia ini. Para murid yg telah dibimbing-Nya sekian
lama menjadi saksi, yg telah mengalami dg mata kepala sendiri segala keajaiban
Yesus, masih saja belum menangkap makna Kerajaan Allah yg diwujudkan dalam diri
Yesus. Apa yg bisa dilakukan oleh para pengikut Yesus, sepeninggal Yesus naik
ke surga untuk melaksanakan tugas yang Tuhan embankan kepada mereka (Mat. 28:19-20)? Mereka hanya kawanan kecil, tak lebih dari 120 orang
(ayat 15). Mereka pun bukan org2 yg memiliki nama besar
/ kekuatan tertentu. Memang mereka murid-murid inti Yesus, tetapi apa yang bisa
mereka lakukan? Kemudian ada para wanita yg mengikut Yesus. Mungkin sebagian
dari antara mereka memiliki kekayaan yg pernah mendukung pelayanan Yesus (Luk.
8:1-3). Yang agak mencengangkan adalah para saudara
Yesus. Dulu waktu Yesus masih hidup, mereka termasuk yang menentang dan
memusuhi Dia (Mrk. 3:21). Akhirnya ada juga
para pengikut Yesus yg lain. Mereka hanyalah sekelompok org yg tidak memiliki
apa-apa yg dapat diandalkan. Apa yg mereka bisa lakukan? Yang jelas mereka
menaati pesan Tuhan Yesus untuk tinggal di Yerusalem menantikan kuasa Roh Kudus
memenuhi mereka (ayat 4-5). Mereka melakukannya dg sikap bersekutu, bersehati dalam
doa (ayat 14).Tidak signifikan secara jumlah dan sepertinya tidak
memiliki kekuatan apa-pun untuk melaksanakan misi yg Allah embankan kepada
mereka. Oki, dalam masa2 menjelang peringatan Pentakosta mari kita
meneladani para murid Yesus dengan bertekun dan bersekutu dalam doa. Sebagian
orang menganggap bahwa Alkitab menarik karena penuh dg angka-angka. Yesus
memanggil mereka untuk menjadi saksi, dan bilangan kedua belas murid punya
hubungan erat dg pemahaman kedua belas suku Israel sbg bagian dari Kerajaan
Allah (bdk. janji Yesus dalam Luk.
22:30). Pertama,
bilangan kedua belas murid bukanlah penanda status, seakan- akan merekalah
petinggi yang tertinggi dari gereja mula-mula setelah Yesus sendiri. Yesus
memanggil mereka untuk menjadi saksi, dan bilangan kedua belas murid punya
hubungan erat dengan pemahaman kedua belas suku Israel sebagai bagian dari
Kerajaan Allah (bdk. janji Yesus dalam Luk. 22:30).
Kedua, pemilihan pengganti Yudas
mereka lakukan dalam ketaatan dan penantian. Para calon hanya mereka yang
benar-benar menjadi saksi langsung pelayanan Yesus, dari baptisan hingga
kebangkitanNya (ayat 21-22). Karena itu, angka dua belas di dalam nas ini bukanlah
angka keramat. Angka dua belas dalam nas ini adalah angka dari teladan ketaatan
dan penyerahan rasuli kepada kehendak Allah.
1
Ptr 4:13-16 Tujuan penderitaan orang Kristen.
Karena Kristus telah menderita ...
kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dg pikiran yg demikian. "Hendaklah kamu ... menaruh
pikiran ... yg terdapat juga dalam Yesus." Pokok pikiran yg disampaikan di
sini sangat mirip. Kata Yunani yg dipakai berbeda, menunjukkan kepribadian
Paulus dan Petrus yg berbeda. Oleh mereka berdua Kristus dilihat sbg teladan
dan pemberi semangat bagi org2 percaya di dalam penderitaan. Apa yg harus umat Kristiani lakukan
dalam waktu yg singkat ini? Petrus menasihatkan, agar jemaat dan para pemimpin
jemaat mengisi waktu yg ada menurut kehendak Allah dg pelayanan dan perhatian.
Pelayanan yang dilakukan umat Kristiani bukan asal ada kemauan, asal ada
kesempatan, tetapi dg seluruh potensi, yang dikaruniakan kpd masing2
berdasar pada kasih. Tantangan umat Kristiani yg mengikuti jejak Yesus tak akan
luput dari serangan dunia ini. Serangan kpd iman Kristen harus diterima dg sukacita
dan tidak malu; sbg penguji kemurnian iman kpd Kristus. Mengisi waktu dg bijak,
melayani dg dedikasi dan kasih, tegar menghadapi tantangan iman, adalah nasihat
yang perlu Kristen hayati dan turuti.Krn ada hadiah sebesar $ 50.000 AS (lima
ratus juta rupiah) yang diberikan kepada peserta yang juara. Penderitaan sesaat
di dunia ini yg juga dialami oleh orang Kristiani berbeda dengan perlombaan
tersebut. Orang Kristiani rela menjalani penderitaan sesaat bukan untuk
mendapatkan sebuah pujian atau penghargaan dunia. Sebab jika ini yg terjadi,
penderitaan sesaat itu ialah hukuman atas dosa. Pertama, melalui penderitaan
orang Kristen dapat ambil bagian dalam penderitaan yang telah dialami Kristus
(ayat 13). Kedua, kalau orang Kristen menderita karena nama Kristus
berarti hal ini bertujuan supaya Tuhan dimuliakan (ayat 14,16).
Yoh
17:1-11a Doa Yesus untuk Kemuliaan Allah
Doa Yesus
yang terakhir untuk para murid-Nya menunjukkan keinginan-Nya yang mendalam bagi
semua orang percaya, baik dahulu maupun sekarang. Doa ini juga merupakan suatu
teladan yang diilhamkan Roh tentang bagaimana semua gembala sidang harus
mendoakan jemaat mereka, dan bagaimana orang-tua harus mendoakan anak-anak
mereka. Dengan berdoa untuk mereka yang berada di bawah pengawasan kita,
perhatian terbesar haruslah:
2.
spy Allah melindungi mereka dari dunia, agar tidak tersesat oleh
tipu daya Iblis dan ajaran palsu (ayat Yoh 17:6,11,14-17);
4. supaya
mereka kudus dalam pikiran, perbuatan, dan tabiat
5. supaya
mereka menjadi satu dalam tujuan dan persekutuan sebagaimana halnya Yesus
dengan Bapa (ayat Yoh 17:11,21-22;
7.
supaya mereka dapat bertekun dalam iman dan akhirnya bersama
dengan Kristus di sorga (ayat Yoh 17:24); dan
- supaya mereka
senantiasa hidup di dalam kasih dan kehadiran Allah (ayat Yoh 17:26).
Cerita
ttg Yesus membasuh kaki murid2Nya dan wejangan yg menyertainya, Yoh
13:2-20, merup pendahuluan bagi wejangan2
besar yang diucapkan Yesus dalam bab 13-17. Morris menekankan suasana kemenangan yg ditekankan dalam doa ini.
Tuhan Yesus telah mengajar dan menghiburkan murid2Nya. Unsur ajaran
juga terlihat dalam doa-Nya yg tercantum dalam pasal 11:42,
yaitu doa Tuhan Yesus di kubur Lazarus: "Aku tahu, bahwa Engkau selalu
mendengarkan Aku, tetapi oleh karena org banyak yg berdiri di sini mengelilingi
Aku, Aku mengatakannya, spy mereka percaya, bahwa Engkaulah yg telah mengutus
Aku."Injil Yohanes hanya menceritakan isi tiga doa Tuhan Yesus, tetapi doa-Nya di Taman Getsemani
tidak dicatat dalam Injil Yohanes. Doa ini dapat dibandingkan dg doa Tuhan
Yesus di Taman Getsemani. Dalam Yohanes
pasal 17 Tuhan Yesus lebih memikirkan pekerjaan-Nya seperti yg
diperintahkan oleh BapaNya, dan keadaan murid2Nya yg Dia serahankan
ke dalam perlindungan BapaNya.Hal ini dapat kita lihat di dalam perumpamaan Yesus
ttg doa org Farisi dan pemungut cukai (Luk. 18:9-13). Dalam doaNya ini terpampang jelas siapa Yesus dalam
kesadaran diriNya, apa sikapNya thdp Bapa, thdp para murid-Nya, dan thdp semua
org yg percaya kpdNya. Bagian pertama doa yg sering disebut sbg “Doa Imam Besar Agung”
ini berisi permohonan untuk diri-Nya kpd Bapa.Betapa akrab dan uniknya hub
Yesus dg Bapa tampak dalam beberapa hal. Pertama,
Dia menengadah ke surga, menandakan hubNya yg akrab dengan Allah Bapa. Kedua, Dia menyapa Allah sbg “Bapa” dan
menyebut diriNya sbg “Putra-Mu.” Kemuliaan yg Yesus minta dari Bapa ada dalam
hub dg beberapa kenyataan. Itu diwujudkanNya bukan saja melalui ajaranNya, tetapi
juga melalui sikap hidupNya dan bahkan di dalam kematianNya. Semua itu karya
Yesus yg memuliakan dan menyukakan hati Bapa. Kemuliaan yang Yesus minta dari
Bapa ada dalam hubungan dengan beberapa kenyataan. Pertama, krn Ia sudah memenuhi rencana Bapa untuk memberi hidup
kekal, yakni mengalami hidup Allah. Kita tahu bahwa itu dapat terjadi karena Ia
kelak menyerahkan nyawaNya dan membuat pengampunan dari Allah dan kasih Allah
untuk org2 pilihan Allah menjadi kenyataan. Itu diwujudkan-Nya bukan
saja melalui ajaranNya, tetapi juga melalui sikap hidupNya dan bahkan di dalam
kematianNya. Semua itu karya Yesus yg memuliakan dan menyukakan hati Bapa. Kedua, yg dimintaNya adalah sesuatu yg
memang merupakan hakNya. Maka, yg dimintaNya ini adalah pengokohan Bapa bahwa
semua yg Yesus lakukan berkenan kpd Bapa.Inilah saat yg paling menentukan bagi
Yesus. Sungguh suatu keadaan yg berat yg harus Yesus hadapi. Itulah sebabnya Ia
datang kpd BapaNya dalam doa; yg dikenal dg sebutan "Doa Imam Besar".
Doa Yesus untuk murid-murid-Nya. Karena itu, mereka perlu ditopang oleh doa
agar setia dalam tugas dan tekun dalam penderitaan.
Dari
ketiga bacaan kami belajar:
1.
Doa yg didaraskan Yesus adalah kuasa, anugrah
dan memuliakan Tuhan di surga.
2.
Yesus sudah memenuhi
rencana Bapa untuk memberi hidup kekal pada manusia sbg janjiNya. Karena kelak menyerahkan nyawaNya dan membuat
pengampunan untuk semua manusia pada BapaNya di surga.
3.
Doa Yesus terakhir untuk
para murid-Nya menunjukkan keinginan-Nya yang mendalam bagi semua orang
percaya, baik dahulu maupun sekarang. Doa ini suatu teladan yang diilhamkan Roh
ttg bgm semua gembala harus mendoakan jemaat mereka, dan bagaimana orang-tua
harus mendoakan anak-anak mereka.
4.
Hubungan yg erat terlihat dari pernyataan Yesus
dalam menyebut Bapa pada Tuhan, Dia sendiri sbg Anak/Putra Bapa.
5.
Dalam doaNya ini
terpampang jelas siapa Yesus dalam kesadaran diriNya, apa sikapNya thdp Bapa,
thdp para murid-Nya, dan thdp semua org yg percaya kpdNya.
6.
Dengan kepribadian Paulus dan Petrus yg berbeda,menunjukkan sbg
teladan dan pemberi semangat bagi org2 percaya di dalam penderitaan
dan sikap dalam pelayanan tertuju pada sikap hati mereka.
7.
Apapun yg kita lakukan di dunia mesti kita
telaah lagi supaya sesuai dg kehendak Bapa di surge, sehingga kala kita berada
di sana Bapa mengetahui apa yg kita lakukan sudah sesuai dg perintahNya.
8.
Kekudusan adalah syarat utama dalam berdoa pada
Tuhan, semua tradisi, berhala (berdoa menghadap patung), mempercayai hongsui
adalah kekejian bagi Tuhan, sebaiknya dihilangkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar